GULA-GULA SATU ONS

Submitted by Tim i-Humor on Thu, 01/04/2001 - 00:00

Seorang anak kecil datang untuk membeli gula-gula satu ons. Pelayan mengambil tangga di belakang toko, naik ke rak paling atas, menurunkan stoples, menimbang permen, naik tangga, mengembalikan stoples, turun tangga dan mengembalikan tangga ke belakang toko.

Seorang anak kecil datang lagi untuk membeli gula-gula satu ons.
Pelayan mengambil tangga di belakang toko, naik ke rak paling atas, menurunkan stoples, menimbang permen, naik tangga, mengembalikan stoples, turun tangga dan mengembalikannya ke belakang toko.

Kemudian datang anak kecil ketiga yang juga membeli gula-gula satu ons. Selesai mengembalikan tangga, datang pula anak kecil yang keempat. Kini pelayan toko itu sudah kehabisan tenaga. Ketika masih berada di atas untuk mengembalikan stoples, anak kecil kelima datang.

PENDETA TAK PERNAH BERBOHONG

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 12/28/1999 - 00:00

Suatu kali seorang pendeta melihat anak-anak sekolah minggu bergerombol membentuk lingkaran di halaman gereja. Di tengah-tengah mereka berbaring seekor anjing kecil. Karena tertarik pendeta tersebut mendekati anak-anak itu dan bertanya, "Apa yang sedang kalian lakukan, anak-anak ?" Salah seorang anak menjawab, "Ah, pak pendeta, kami sedang berlomba siapa yang paling pandai berbohong akan mendapat hadiah anjing kecil itu."

Sang pendeta amat terkejut karena di gereja mereka justru mengadakan lomba dalam hal berbohong. Kemudian ia menjawab, "Wah, wah, kalian ini bagaimana? Saya sewaktu usia kalian tidak pernah berbohong."

TIDAK MUNGKIN KEDUANYA

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Dua orang pemuda sedang berjalan di pemakaman. Mereka sampai pada sebuah nisan. Tulisan di batu nisan itu berbunyi, "Di sini terbaring seorang politikus dan seorang yang jujur."

"Ya, ampun," ujar seorang di antara mereka. "Bukankah mengerikan memasukkan dua orang dalam satu kubur?"

Oleh sebab itu aku menganggap orang-orang mati, yang sudah lama meninggal, lebih bahagia dari pada orang-orang hidup, yang sekarang masih hidup. (Pengkhotbah 4:2)

TIDAK BISA TIDUR

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Dosen : "Saudara tampak lesu dan mengantuk!"

Mahasiswa : "Maaf, Pak, semalam saya tidak bisa tidur. Saya lembur belajar."

Dosen : "Kalau begitu ujian ditunda."

Mahasiswa : "Tapi Pak, saya sudah siap ujian."

Dosen : "Ah, tidur saja tidak bisa apalagi menjawab soal ujian."

Lagipula, anakku, waspadalah! Membuat banyak buku tak akan ada akhirnya, dan banyak belajar melelahkan badan. (Pengkhotbah 12:12)

PRIA ASING

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Seorang turis dari Indonesia sedang berwisata ria di New York, Amerika. Pada hari itu, ia melewati Empire State Building, salah satu gedung tertinggi di dunia. Si turis mengagumi gedung tersebut dengan lamanya tanpa ia sadari tiba-tiba seorang pria asing menegurnya.

"Hai ... gedung yang Indah ya ..." kata sang Pria.

"Ya ... sangat Indah dan tinggi sekali." sahut balik sang turis.

Si Pria asing lalu berkata, "Hei ... kamu tahu tidak kalau kamu lompat dari jendela lantai paling atas, kamu bisa melayang karena gravitasinya sangat kecil."

PILOT WANITA

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Sebagai salah satu dari sedikit pilot wanita di perusahaan penerbangan tempat aku bekerja, aku seringkali disangka oleh orang-orang yang belum mengenalku sebagai pramugari, agen tiket, atau bahkan karyawan penjaja makanan kecil. Kadang orang yang melihat aku memakai seragam akan bertanya apakah aku benar-benar seorang pilot. Dan hanya sedikit orang yang memujiku karena mampu bekerja di bidang yang didominasi lelaki.

Suatu hari sebelum memulai tugas penerbanganku, aku terlebih dahulu menggosok gigi di tempat mencuci tangan yang terletak di lobi kamar mandi kantorku. Kemudian seorang wanita keluar dari kamar kecil dan spontan berkata, "Wahhh, saudara perempuanku pasti sangat bangga kepadamu!" Aku langsung berpikir pasti saudara perempuannya itu adalah aktivis wanita yang sangat membela emansipasi wanita, sehingga dia akan sangat bangga melihat seorang wanita yang menjadi pilot.

PESAWAT KERTAS

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Dani memandang gurunya dengan wajah penuh kesedihan.

"Ada apa, Dani?" tanya gurunya, "Ibu harap bukan tentang PR mu lagi, ya ...!"

"Hmm ... ta ... ta ... piii ... emang ini tentang PR Dani, Ibu guru," "Dani gak sengaja pake kertas yang ada PR nya untuk buat pesawat terbang, Bu ...."

"Itu bukan hal yang baik untuk dilakukan," kata gurunya. "Untuk kali ini saja Ibu kasih kesempatan, tidak menghukummu. Kamu boleh membuka lipatan kertas PR yang kamu buat pesawat terbang itu lalu kumpulkan."

PENGHARAPAN

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

"Isterimu bertingkah seperti orang hamil, emangnya dia sedang hamil?" tanya Rudy kepada Kris.

"Ah, dia nggak hamil kok," jawab Krist, "Dia sedang mengharapkan."

"Mengharapkan untuk hamil?" tanya Rudy lagi.

"Dia itu mengharapkan aku memasak untuk makan malam, dia mengharapkan aku yang mengerjakan pekerjaan rumah tangga, mengharapkan aku membelikan makanan yang dia mau, dia mengharapkan aku membersihkan kakinya tiap malam ......."

Sebagaimana engkau tidak mengetahui jalan angin dan tulang-tulang dalam rahim seorang perempuan yang mengandung, demikian juga engkau tidak mengetahui pekerjaan Allah yang melakukan segala sesuatu. (Pengkhotbah 11:5)

PEKERJAAN

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Seorang polisi menyetop sebuah mobil mewah yang baru saja melanggar rambu lalu lintas.

Pengemudi mobil tersebut dengan wajah memerah marah segera keluar, berkacak pinggang dan menuding-nuding polisi tersebut, "Heh, situ nggak tau ya siapa saya? Awas ya, saya bisa ambil pekerjaan situ!!"

"Pak, bapak tidak akan mau mengambil pekerjaan saya ...," kata polisi tersebut datar sambil menuliskan sebuah surat tilang. "Kerjaan ini jam kerjanya lama, bayarannya sedikit dan Anda juga harus sering bertemu banyak orang menjengkelkan."

MUSUH

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

"Lapor Komandan, tiga orang musuh sudah berhasil saya tembak mati di tempat."

"Bagus! Lalu, mana ke-sepuluh temanmu?"

"Ditembak mati musuh, Komandan!"

Tiada seorangpun berkuasa menahan angin dan tiada seorangpun berkuasa atas hari kematian. Tak ada istirahat dalam peperangan, dan kefasikan tidak melepaskan orang yang melakukannya. (Pengkhotbah 8:8)

Kiriman dari Utomo <utama.c(at)>.

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran