Submitted by Tim i-Humor on Thu, 01/04/2001 - 00:00

Seorang anak kecil datang untuk membeli gula-gula satu ons. Pelayan mengambil tangga di belakang toko, naik ke rak paling atas, menurunkan stoples, menimbang permen, naik tangga, mengembalikan stoples, turun tangga dan mengembalikan tangga ke belakang toko.

Seorang anak kecil datang lagi untuk membeli gula-gula satu ons.
Pelayan mengambil tangga di belakang toko, naik ke rak paling atas, menurunkan stoples, menimbang permen, naik tangga, mengembalikan stoples, turun tangga dan mengembalikannya ke belakang toko.

Kemudian datang anak kecil ketiga yang juga membeli gula-gula satu ons. Selesai mengembalikan tangga, datang pula anak kecil yang keempat. Kini pelayan toko itu sudah kehabisan tenaga. Ketika masih berada di atas untuk mengembalikan stoples, anak kecil kelima datang.

"Kamu juga mau membeli gula-gula satu ons?" tanya pelayan toko dengan stoples masih di tangan.

"Tidak, Pak," jawab anak itu.

Pelayan toko kemudian menyelipkan stoples itu di rak paling atas, turun tangga dan mengembalikannya ke belakang toko.

"Nah, sekarang kamu mau beli apa?" tanya pelayan toko dengan sisa-sisa tenaganya.

"Gula-gula setengah ons." jawab anak kecil itu.

Jerih payah orang bodoh melelahkan orang itu sendiri, karena ia tidak mengetahui jalan ke kota. (Pengkhotbah 10:15)

Sumber: Cabe Rawit, buku I, p.28.

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran