KOMPUTER OH KOMPUTER

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Sepasang suami istri sama-sama bekerja di bidang IT, tetapi si suami lah yg sepanjang hari, ibaratnya makan, tidur terus di depan komputer.

Si istri akhirnya menyadari betapa parahnya pengaruh komputer bagi suaminya, saat satu kali ia mencoba membantu menggaruk punggung suaminya.

Si suami berkata, "Bukan disitu, `scroll` ke bawah dikit!"

Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari. (Pengkhotbah 2:11)

CEWEK MATRE

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Dua wanita sedang berbincang bincang seraya menyantap makan siangnya.

"Yang kau pikirkan hanya uang saja," kata wanita yang pertama.

"Tidak," sahut temannya, "saya juga memikirkan pria!"

"Pria yang seperti apa?"

"Pria yang mempunyai banyak uang tentunya!"

(5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia. (Pengkhotbah 5:10)

BUKAN JONNY

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Malam itu begitu gelap ketika dua orang lelaki datang ke sebuah rumah dan langsung menendang pintunya dengan terburu-buru.

"Katakan, kamu baik-baik saja, Jonny?" kata Joko. Kami menemukan tubuh di tepi pantai, dan mengira bahwa itu adalah kamu."

"Seperti apakah dia?" tanya Jonny.

"Mirip denganmu, Jonny. Tanpa tanda pengenal."

"Apakah dia memakai sepatu?" "Ya."

"Apakah dia memakai celana panjang?" "Ya."

BOLA KASTI

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Ada sebuah ketukan di pintu. Ternyata yang mengetuk adalah seorang anak lelaki berusia sekitar enam tahun. Sebuah barang miliknya masuk dalam garasiku, katanya, dan dia ingin mengambilnya kembali.

Saat aku membuka pintu garasiku, aku memperhatikan 2 keanehan, sebuah bola kasti dan lubang di kaca jendela garasiku yang seukuran dengan bola kasti itu.

"Bagaimana bolamu bisa masuk ke dalam garasiku?" tanyaku pada anak lelaki itu.

Setelah melirik bergantian ke arah bolanya, kemudian ke arah jendelaku, dan melirik ke arahku, dia berkata, "Lewat lubang di jendelanya Om itu."

BELAJAR!

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Sepulangnya dari kerja Pak Daniel mendapati anaknya, Silvi sedang menonton film.

"Kamu ini kalau gak main barbie, baca komik, main PS, ya nonton ... kapan belajarnya?" tegur Pak Daniel.

"Silvi sudah belajar kok, Pa!" jawab Silvi tanpa sedikit pun melepaskan pandangannya dari televisi.

"Kapan?" tanya Pak Daniel.

"Tadi Pa, di sekolah!"

Berkatalah aku dalam hati: "Allah akan mengadili baik orang yang benar maupun yang tidak adil, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya." (Pengkhotbah 3:17)

BAPAK PERGI

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

Pada Suatu hari pak Badu berkata kepada Udin anaknya:





Pak Badu: "Din ... ntar klo ada orang yang datang dan nyari Bapak
bilang aja Bapak lagi pergi ya ...????"
Udin : "Iya, Pak ...."

(Kemudian udin melihat bapaknya menuju kamar tidur. Tak lama kemudian
tamu datang.)

911

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/30/1999 - 00:00

BAHTERA NUH I

Di Amerika, kalau kita butuh pertolongan darurat kita tinggal telepon aja nomor 911 dan pertolongan segera datang. Waktu nomor 911 baru saja disosialisasikan, ada seorang nenek yang hidup sendiri terserang sakit perut yang sangat hebat.

Dia pergi sendiri ke rumah sakit menyetir mobilnya. Waktu tiba di ruang gawat darurat, nenek itu begitu pucat dan hampir pingsan. Suster yang melihatnya takjub tapi juga kasihan.

"Kenapa Nenek tidak telpon 911 saja, nanti kan bisa diantar ambulans kesini," kata suster.

CINTA=BIS

Submitted by Tim i-Humor on Wed, 10/13/1999 - 00:00

Cinta itu seperti seseorang yang menunggu BIS.
Sebuah bis datang, dan kau bilang "wah... terlalu penuh, nggak bisa duduk nih! Aku tunggu bis berikutnya saja". Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya sudah tua dan jelek begini....nggak mau ah...." Bis selanjutnya datang, tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan melewatimu begitu saja. Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, kondisinya masih bagus, tapi kamu bilang, "Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan", maka kamu membiarkan bis ketiga pergi. Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi kuliah. Ketika bis kelima datang, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan menuju kampusmu!!!

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran