SARJANA

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 09/29/2015 - 07:33

Shalom,
Untuk dua edisi terakhir pada bulan September ini, publikasi e-Humor hadir dalam edisi spesial menggunakan format HTML. Kedua edisi spesial ini akan mendaur ulang bahan-bahan lama dengan penampilan yang lebih menarik. Sehubungan dengan peringatan hari Sarjana Nasional yang akan jatuh pada tanggal 29 September nanti, tema yang diangkat pada edisi 2479 kali ini adalah sarjana.

JAWABAN JEMAAT

Submitted by Tim i-Humor on Mon, 04/28/2014 - 16:32

Dalam sebuah kebaktian kebangunan rohani di gereja, seorang pendeta berkhotbah dengan penuh semangat, "Bila gereja kita mau menjadi lebih baik, ia harus bangun dari tidurnya dan ber

SERATUS PERSEN

Submitted by Tim i-Humor on Sat, 04/06/2013 - 10:48

Seorang pengusaha, Pak Toni, datang kepada pendetanya, "Pak Pendeta, sesuai janji saya, jika proyek saya berhasil, 100 persen keuntungannya akan saya berikan buat pekerjaan Tuhan.

CUMA ADA NAMA

Submitted by Tim i-Humor on Thu, 03/22/2012 - 12:12

Ketika akan memulai khotbahnya, seorang pendeta menemukan sehelai kertas di mimbar dengan tulisan, "Bodoh". Dengan tersenyum pendeta itu melambaikan surat tersebut di hadapan jemaatnya. Ia membacakan apa yang tertulis di situ. Kemudian ia berkata, "Saya sering mendapat surat dari orang yang lupa menuliskan namanya. Tetapi ini sungguh suatu perkecualian. Orang ini menulis surat, tetapi hanya menuliskan namanya, ia lupa menulis isi suratnya."

BEDA KEYAKINAN

Submitted by Tim i-Humor on Wed, 04/06/2011 - 15:32

Yudi: "Akhirnya aku putus sama Dina..."
Budi: "Lha kamu kenapa putus? Bukannya sudah pernah sepakat mau menikah?"
Yudi: "Iya, tetapi batal."
Budi: "Kenapa?"
Yudi: "Beda keyakinan..."
Budi: "Beda agama gitu?"
Yudi: "Bukan, aku berkeyakinan bahwa aku ganteng, tapi si Dina tidak yakin..."

[Sumber: Kiriman dari Yudika Cahyadi]

Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. (2 Korintus 6:14)

BERPASANGAN

Submitted by Tim i-Humor on Wed, 11/24/2010 - 11:53

Guru: "Anak-anak, kalian harus tahu bahwa bilangan di Indonesia memiliki keistimewaan. Mereka saling berpasangan. Satu berpasangan dengan sembilan, dan keduanya sama-sama diawali dengan huruf S. Dua dan delapan diawali dengan huruf D. Tiga dan tujuh diawali dengan huruf T. Sedangkan empat dan enam diawali dengan huruf E."

Lukas: "Tapi, kok lima tidak ada pasangannya, Pak!"

Guru: "Ada. Lima berpasangan dengan lima belas, lima puluh, lima ratus, lima ribu, lima juta, ..."

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran