SYUKURAN WISUDA

Seorang anak yang sudah lama kuliah di kota akhirnya akan diwisuda. Bapaknya yang masih di kampung dimintanya segera datang.

Anak : Pak, minggu depan aku mo diwisuda nih. Bapak harus segera
datang ya ....
Bapak : Baik, Nak. Bapak sudah lama menantikan wisudamu. Sekalian Bapak
udah lama tidak ke kota. Pengen nyoba masakannya orang kota
yang katanya enak-enak.

Setelah anaknya diwisuda, bapaknya ingin merayakan wisuda anaknya di restoran yang mewah di kota tersebut.

Bapak : Nak, kita ke restoran yang paling enak ya ....
Anak : Baik, Pak.

Maklum ..., karena bapaknya dari kampung, masuk ke resto gede rada keki juga. Semua yang dimakan anaknya, dimakan juga oleh bapaknya.

Setelah selesai makan, si anak mengambil tusuk gigi untuk membersihkan kotoran gigi sambil menutup mulutnya dengan tangan satunya (seperti yang biasa orang lakukan).

Dalam perjalanan pulang ....

Anak : Pak, makanannya tadi enak ga?
Bapak : Wah uenakk ... tenan ..., tapi yang terakhir itu lohh ....
Anak : Emang kenapa, Pak?
Bapak : Rasanya kok seperti kayu yah ....

"Bibir orang benar menggembalakan banyak orang, tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi." (Amsal 10:21)

Kiriman: < superman_lah(at)xxxx >

Tinggalkan Komentar