Amsal

Tim i-Humor's picture

PENGACARA DALAM MASALAH

Dalam perjalanan pulang ke rumahnya, seorang pengacara yang masih mabuk oleh minuman keras menabrak mobil yang berada di depannya. Pengacara ini keluar dari mobilnya dan dengan gayanya yang khas ia berkata, "Anak muda, nampaknya kau berada dalam masalah besar. Aku seorang pengacara!" Si sopir mobil yang ditabrak membuka kaca pintu mobilnya lalu berkata, "Nampaknya kau yang dalam masalah. Aku seorang hakim!"

Tim i-Humor's picture

BINTANG JATUH

Jono, pemuda dari desa mengunjungi tempat peneropongan bintang. Tanpa sepengetahuan sang petugas, dia mencoba melihat ke langit melalui teropong terbesar yang ada di tempat itu dan tidak sengaja memencet sebuah tombol. Kebetulan saat itu ada bintang jatuh!

Jono pun berkata, "Wow, hebat juga tembakan meriam ini!" pikirnya.

Tim i-Humor's picture

LUPA

Menjelang Paskah, anggota persekutuan pemuda di gereja Robert hendak mengadakan puasa selama 40 hari.

Pada hari yang ke-7 Robert mengaku dosa kepada sang Romo, "Romo, tadi siang saya benar-benar lupa telah menyantap dua roti. Batalkah puasa saya?"

"Kalau benar-benar lupa, tidak mengapa, karena Tuhan Maha Pengampun."

"Kalau begitu, tolong doakan agar besok saya lupa lagi."

Tim i-Humor's picture

SANGAT PELIT

"Kasihanilah saya, berilah saya uang sekadarnya untuk membeli sesuap nasi. Sudah 3 hari ini saya tidak merasakan nasi...," pinta pengemis kepada seorang yang terkenal sangat pelit.

"Ah, tenang saja. Rasa nasi tidak akan pernah berubah kok, walaupun Anda tidak makan sampai 1 minggu lagi."

Tim i-Humor's picture

CEREWET

Ramli berusaha menyalakan mobilnya, berulang kali dicoba, tidak berhasil. "Bonny, sayang," katanya menegur istrinya yang dari tadi tidak sabaran, "Cobalah diam sejenak, supaya aku bisa dengar apabila mesin sudah hidup."

Tim i-Humor's picture

MEMANGNYA?

Seorang pengawas gereja memerhatikan lantai aula gereja penuh sampah kulit kacang. Dengan kesal, ia mencari siapa yang membuang sampah sembarangan. Ketika hendak mencari, ia melihat salah seorang petugas keamanan gereja sedang makan kacang.

Ia bertanya, "Hei, apa kamu yang tadi makan kacang di dalam aula?"

Petugas itu memandang sang pengawas dan mengangguk pelan, "Iya, Pak. Ada apa?"

Pengawas itu bertanya dengan kesal, "Kenapa kulitnya kamu buang ke lantai?"

Sang petugas menatapnya dengan wajah bingung dan berkata, "Maaf, Pak. Memangnya kulitnya harus dimakan juga, ya Pak?"

Tim i-Humor's picture

BAGAIMANA?

Seorang profesor sedang melakukan penelitian. Dia ditemani oleh seorang mahasiswa abadi (maksudnya mahasiswa yang seharusnya sudah lulus tapi masih belum lulus).

Profesor: "Penelitian menunjukkan bahwa senam akan membuat kuman-kuman mati."

Mahasiswa: "Tapi, bagaimana kita mengajari kuman untuk melakukan senam?"

Tim i-Humor's picture

BINGUNG

Seorang murid baru sedang memperkenalkan diri di depan kelas.

Chika: "Hai semua... namaku Chika, rumahku jauh di sana."

Bu guru: "Oh, Chika anak ke berapa?"

Chika: "Kalau dari ibu, saya anak pertama; kalau bapak, belum punya anak."

Bu guru: "Lho, kok bisa begitu? Kan Chika anak bapak dan ibu?"

Chika: "Kata ibu aku dilahirkan ibu, sedang bapak tidak bisa melahirkan. Kasihan ya, Bu... bapak tidak bisa punya anak?"

Tim i-Humor's picture

LEMBU DAN KELEDAI

Wrekso memiliki lembu dan keledai. Keduanya dipergunakan untuk membajak ladang.

Suatu hari lembu mendekati keledai dan berkata, "Temanku yang baik, tidak apa-apa ya, kalau hari ini kau membajak sendirian? Kaki belakangku rasanya sakit sekali."

Keledai yang baik hati tidak keberatan, dan hari itu ia bekerja sendirian.

Keesokan harinya lembu berkata, "Bisakah kau menggantikanku sehari lagi? Kakiku masih sakit ..."

"Mengapa tidak?" jawab keledai.

Hal yang sama berulang keesokan harinya, dan esoknya lagi. Lembu itu beristirahat, sedangkan keledai bekerja keras.

Keesokan harinya, ketika lembu mengajukan permintaan serupa, keledai berkata, "Tentu saja, tidak apa-apa. Tetapi, omong-omong, kemarin tukang jagal mendatangi majikan kita. Aku melihat mereka berbicara dan menunjuk-nunjuk ke arahmu."

Tim i-Humor's picture

KERETA API

Sarjo melamar pekerjaan sebagai penjaga lintasan kereta api. Dia diantar menghadap Pak Banu, kepala bagian, untuk tes wawancara.

"Seandainya ada dua kereta api berpapasan pada jalur yang sama, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Pak Banu, ingin mengetahui seberapa cekatan Sarjo.

"Saya akan pindahkan salah satu kereta ke jalur yang lain," jawab Sarjo dengan yakin.
"Kalau handle untuk mengalihkan rel-nya rusak, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Pak Banu lagi.

"Saya akan turun ke rel dan membelokkan relnya secara manual."
"Kalau macet atau alatnya rusak bagaimana?"
"Saya akan balik ke pos dan menelepon stasiun terdekat."

"Kalau teleponnya lagi dipakai?"
"Saya akan lari ke telepon umum terdekat?"
"Kalau rusak?"
"Saya akan pulang menjemput kakek saya."

"Lho?" tanya Pak Banu heran dengan jawaban Sarjo.

"Karena seumur hidupnya yang sudah 73 tahun, kakek saya belum pernah melihat kereta api tabrakan..."

Tim i-Humor's picture

KESATRIA DAN NAGA

Dari menara istananya, sang raja melihat seorang kesatria di kejauhan. Kesatria itu berderap menunggang kuda, dan dengan sangat gagah, memanggul seekor naga di pundaknya.

"Dasar bodoh!" teriak sang raja. "Tugasmu itu membunuh naga dan membawa pulang sang putri!"

Tim i-Humor's picture

KENA BATUNYA

Ita yang baru masuk SMU, masa-masa pubernya membuat dia centil dan suka menjahili orang. Kali ini, dia mendapat kata-kata baru.

Hari pertama, dia menelepon temannya: "Rin, gue sudah tahu semuanya!"

"Hah..." Suara di sana terdengar lemas.

"Ta, elu jangan bilang Indri kalau gue jalan sama cowoknya ya, Ta. Gue ada voucher makan di restoran terkenal, elu jangan bilang-bilang yah. Maaf gue cuma bisa memberi itu doang."

"Okelah, gue sih terima aja, lu kan temen gue." Begitu telepon ditutup, Ita langsung teriak girang. "Wah oke juga nih, gue dapat voucher makan gratis. Coba gue praktik lagi!"

Kali ini, Ita masuk kamar kakaknya dan langsung bicara pelan di dekat kuping kakaknya yang lagi tiduran.

"Wa, gue sudah tahu semuanya. Ternyata gitu ya, Wa."

Tim i-Humor's picture

SUDAH TAHU

Seorang ibu sedang berusaha mengajar anaknya, yang masih berusia 6 tahun, mengenali suatu benda.

Ia bertanya, "Coba kamu sebutkan, ini benda apa namanya?"

Anaknya mengamati sejenak dan menjawab, "Kenapa? Apa Ibu tidak tahu namanya?"

Ibunya menjawab, "Bukannya Ibu tidak tahu. Apa kamu tahu benda apa ini?"

Si anak menjawab, "Iya, saya tahu."

Ibunya mulai kesal, "Kalau begitu, coba kamu sebutkan benda apa ini?"

Si anak menjawab, "Buat apa? Kan Ibu tahu benda apa itu. Saya juga tahu. Jadi, tidak usah dikatakan, kan?"

Tim i-Humor's picture

SETRIKA

Sepasang suami istri terburu-buru saat hendak mengikuti kebaktian Minggu. Di tengah jalan, sang istri berkata kepada suaminya,

"Ya ampun, Pak. Saya lupa mematikan setrika tadi. Bagaimana kalau nanti rumah kita kebakaran?"

"Tenang, Bu. Rumah kita tidak akan kebakaran," sahut suaminya.

"Kenapa kamu begitu yakin, Pak?" tanya sang istri.

"Soalnya tadi saya juga lupa mematikan keran kamar mandi."

Tim i-Humor's picture

PUJIAN BAGI SELIR

Seorang raja melewatkan malam bersama para selirnya, tiga ratus wanita yang cantik jelita. Sambil mengamati seorang penari dan menyimak musik klangenannya, ia berbisik di telinga selir terdekat, "Rambutmu seperti rembulan di atas padang pasir. Matamu laksana bintang-gemintang. Pinggulmu bak oasis. Bibirmu bagaikan mata air segar di tengah gumuk. Tolong ya, bisikkan kata-kata ini kepada selir di sampingmu dan suruh dia meneruskannya ke selir lain!"

Tinggalkan Komentar