PAKSAAN

Sepasang muda-mudi yang akan menikah, datang menemui pendeta di gereja untuk mengisi formulir pernikahan.

Pendeta melihat bahwa calon mempelai pria tampak sangat gugup dan memutuskan untuk membantunya mengisi formulir. "Saya akan membacakan pertanyaannya dan isilah dengan jujur."Satu per satu pertanyaan dibacakan dan si calon mempelai pria menuliskan jawabannya.

Pendeta membaca pertanyaan terakhir, "Apakah kesediaanmu menikah adalah keinginanmu sendiri dan tanpa paksaan orang lain?" Si calon mempelai pria terdiam sesaat. Tiba-tiba calon mempelai wanita berkata dengan tegas, "Tulis 'Ya' pada kolom jawaban!"

[Sumber: Senam Mulut Bikin Imut; hlm. 108]

Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. (Ef 5:22)

Tinggalkan Komentar