TAKARAN WAKTU

Submitted by Tim i-Humor on Mon, 07/09/2012 - 15:28

Jika seorang suami berkata, "Sayang, tinggal 2 menit lagi pertandingan bola ini akan selesai," maka ini adalah jumlah waktu yang sama, ketika seorang istri berkata, "Sayang, tunggu sebentar lagi ya, saya akan siap berangkat dalam 2 menit lagi!"

NALURI SEORANG HAKIM GARIS

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 06/26/2012 - 16:21

Rita dan Yonan baru saja melangsungkan pernikahan, setelah keduanya cukup lama berpacaran. Suatu hari, Rita mengadu ke ibunya dan mengutarakan niat ingin minta cerai.

Rita: Rasa-rasanya aku sudah tak tahan lagi, Bu.

Ibu: Lho, memangnya ada apa, Nak?

Rita: Mas Yonan itu setiap malam kalau tidur pasti selalu di tepi ranjang. Sepertinya, dia terbiasa dengan pekerjaannya.

Ibu: Memangnya pekerjaan suamimu itu apa?

Rita: Hakim garis sepak bola, Bu.

MEREBUT PEKERJAAN

Submitted by Tim i-Humor on Wed, 03/14/2012 - 18:36

Kepala sekolah marah-marah ketika melihat lantai teras di kelas II-A1-3 penuh kotoran. "Siapa yang piket hari ini?" ia bertanya pada para siswa yang belum memperoleh pelajaran pada jam pertama tersebut. Beberapa siswa lalu mengacungkan jari.

"Kenapa kalian tidak menyapu lantai teras kelas ini?"

Salah seorang siswa berdiri dan mencoba menjelaskan duduk perkaranya. "Maaf, Pak! Sewaktu akan saya bersihkan tadi, saya dipandangi terus-menerus oleh tukang kebun di sekolah kita. Seolah-olah saya dituduh merebut lapangan pekerjaannya, Pak."

KELELAHAN

Submitted by Tim i-Humor on Thu, 01/05/2012 - 13:38

Sepulang dari kebaktian Natal, seorang istri pendeta berbaring di sofa karena kelelahan. Ia menumpahkan kekesalannya, "Aduuuh, saya benar-benar merasa capek."

Sang suami memandangnya dan berkata, "Saya heran dengan kamu. Saya telah memimpin dua kebaktian Natal kemarin malam. Hari ini memberi lima kali khotbah. Lalu, kenapa kamu yang merasa kelelahan, Bu?"

Dengan wajah masam sang istri menjawab, "Masalahnya, saya harus duduk mendengarkan semua khotbah itu, kan?"

TIP-TIP NAIK ANGKOT

Submitted by admin on Tue, 11/29/2011 - 14:13
  1. Kalau mau naik angkot tidak perlu dandan berlebihan, karena hanya di FTV saja kita bisa ketemu sopir angkot yang ganteng bahkan cantik.

  2. Hentikan dulu angkotnya, jangan naik pas angkot lagi ngebut.

  3. Sebelum naik, perhatikan nomor plat'nya, kalau RI 1 jangan dinaiki, kalau tidak ingin digampar Paspampres.

  4. Kalau mau naik angkot harus kaki terlebih dulu, lalu tangan. Jangan pernah tangan duluan lalu bergelantung di dalam angkot.

  5. Kalau mau masuk, sandalnya tidak usah dilepas. Supaya sopan Anda bisa mengucapkan "Shalom..."

TIDAK SESUAI RENCANA

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 11/15/2011 - 17:56

Seorang Manajer Penjualan Air Segar yang kecewa kembali dari tugasnya di Israel.

Seorang temannya bertanya, "Mengapa kamu gagal menjual ke orang-orang di sana?"

Manajer Penjualan itu menjelaskan, "Ketika aku ditugaskan ke sana, aku sangat percaya diri akan membuat sebuah promosi penjualan yang baik. Tapi ada masalah, aku tidak bisa berbahasa Ibrani. Jadi, aku berencana untuk menyampaikan pesan lewat tiga poster."

Poster pertama: Seorang laki-laki tergolek di gurun pasir yang panas, benar-benar pucat dan kelelahan.

Poster kedua: Laki-laki itu sedang minum Air Segar.

Poster ketiga: Laki-laki itu sekarang benar-benar segar kembali.

Lalu ketiga poster itu ditempelkan di mana-mana.

"Luar biasa! Idemu pasti berhasil!" kata temannya.
"Jadinya malah parah!" kata si Manajer Penjualan.

"Tak ada yang memberitahuku bahwa orang-orang Israel membaca dari kanan ke kiri!" (t/dicky)

GARIS PUTIH

Submitted by yuvenlapu69 on Sun, 08/28/2011 - 12:38

Di sebuah kota ada seorang pemuda yang sedang mabuk di pinggir jalan, sebut saja Bejo. Juga seorang pemuda lain, sebut saja dia Wawan. Wawan mendekati Bejo dan bertanya,

Wawan: "Mas, permisi saya mau tanya. Kalau saya mau ke hotel harus jalan ke arah mana ya?"
Bejo: "Kalo kamu mau ke hotel. Kamu harus jalan lurus ... terus ... terus. Terus kamu lurus saja nanti hotelnya ada di situ." (sambil menunjuk ke arah timur)
Wawan: "O... gitu ya mas... terima kasih ya!"

Baru beberapa langkah wawan kembali lagi dan bertanya, ...

DATANG ATAU TIDAK

Submitted by Tim i-Humor on Fri, 07/08/2011 - 16:20

Seorang hartawan akan melangsungkan pesta pernikahan bagi anaknya. Ia memunyai seorang saudara miskin yang tidak ingin diundangnya, karena ia tahu bahwa saudaranya tidak mungkin mampu memberi sumbangan. Namun demi menghargai adat istiadat, ia tetap harus mengundang saudara miskin itu.

Hartawan itu mengirimkan kartu undangan dengan menambahkan dua kalimat di atasnya:

"Jika kamu datang, berarti kamu rakus. Jika kamu tidak datang, berarti kamu pelit."

Hartawan itu tertawa dalam hati, "Coba lihat kamu datang tidak?" demikian ia berkata dalam hati.

Pada hari H-nya, sang hartawan melihat saudaranya itu datang menghadiri pesta pernikahan anaknya.

Setelah mengucapkan selamat dan menyodorkan sebuah amplop merah (angpao/hongbao) pada sang hartawan, saudara miskin itu langsung menyantap makanan lezat yang tersaji dan duduk dengan santainya.

Sang hartawan membuka amplop yang diterimanya, di dalamnya hanya terlihat satu lembar uang RMB 1 dolar (sekitar Rp 1.350) dengan selembar kertas bertuliskan,

CUMA...

Submitted by Tim i-Humor on Fri, 04/29/2011 - 17:26

Bu Bambang hari ulang tahunnya tepat pada hari Paskah. Sebagai hadiah, Pak Bambang membelikan istrinya sebuah mobil. Walaupun belum lulus ujian menyetir, si istri tidak sabar ingin pamer dan berkeliling dengan teman-temannya. Ketika Pak Bambang berangkat kerja, si istri mewujudkan niatnya untuk berkeliling kompleks.

Ketika Pak Bambang pulang, Bu Bambang dengan malu-malu berkata dengan nada suara semesra mungkin, "Papa tercinta, aku baru saja menabrak sesuatu. Mobilnya baik-baik saja kok. Cuma ... kap mesinnya tidak bisa ditutup, radiatornya bocor, bannya pecah, dan kaca depannya jadi bagian kecil-kecil."

TERLALU GILA

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 01/25/2011 - 14:43

Ceritanya, ada 3 orang gila. Dokter Jhody sedang mengetes apakah mereka masih gila atau sudah waras. Kemudian, disediakan kolam renang kosong untuk mereka.

Orang gila pertama, "Hiiaaaat!! Braak!!" Wah, berarti masih gila orang ini.

Orang gila kedua, "Ciaat!! Braaak!!" Wah, berarti orang ini juga masih gila.

Giliran orang gila ketiga, dia hanya jongkok saja di pinggiran. "Wah, berarti orang ini sudah waras", pikir Dokter Jhody, kemudian dia bertanya, "Kok, kamu tidak lompat?" Jawabnya, "Ngga ahh, airnya dingin.....!!!"

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran