Pengkhotbah

Tim i-Humor's picture

PENGASONG KORAN

"Koran, Bu. Beritanya masih hangat," ujar seorang pengasong di perempatan jalan.

"Saya tidak suka baca koran."

"Buat kipas-kipas agar tidak gerah 'kan bisa, Bu...."

"Saya tidak perlu kipas-kipas. Mobil saya ini sudah ada AC-nya."

"Buat bungkus kue, alas lemari, atau dibakar kalau nanti sudah sampai di rumah, 'kan juga bisa, Bu...."

Tim i-Humor's picture

MENGUKUR TIANG

Roni berjalan-jalan di suatu daerah dekat tempat tinggalnya. Ia melihat Badu berusaha sekuat tenaga memanjat sebuah tiang dan membawa alat pengukur.

Roni: Hei, sedang apa kamu!?

Badu: Bosku menyuruhku mengukur tiang ini!

Roni: Mengapa tidak kau letakkan saja tiangnya di bawah?

Badu: Dia (bos) meminta ukuran tingginya, bukan panjangnya!

Tim i-Humor's picture

TAKARAN WAKTU

Jika seorang suami berkata, "Sayang, tinggal 2 menit lagi pertandingan bola ini akan selesai," maka ini adalah jumlah waktu yang sama, ketika seorang istri berkata, "Sayang, tunggu sebentar lagi ya, saya akan siap berangkat dalam 2 menit lagi!"

Tim i-Humor's picture

NALURI SEORANG HAKIM GARIS

Rita dan Yonan baru saja melangsungkan pernikahan, setelah keduanya cukup lama berpacaran. Suatu hari, Rita mengadu ke ibunya dan mengutarakan niat ingin minta cerai.

Rita: Rasa-rasanya aku sudah tak tahan lagi, Bu.

Ibu: Lho, memangnya ada apa, Nak?

Rita: Mas Yonan itu setiap malam kalau tidur pasti selalu di tepi ranjang. Sepertinya, dia terbiasa dengan pekerjaannya.

Ibu: Memangnya pekerjaan suamimu itu apa?

Rita: Hakim garis sepak bola, Bu.

Tim i-Humor's picture

MEREBUT PEKERJAAN

Kepala sekolah marah-marah ketika melihat lantai teras di kelas II-A1-3 penuh kotoran. "Siapa yang piket hari ini?" ia bertanya pada para siswa yang belum memperoleh pelajaran pada jam pertama tersebut. Beberapa siswa lalu mengacungkan jari.

"Kenapa kalian tidak menyapu lantai teras kelas ini?"

Salah seorang siswa berdiri dan mencoba menjelaskan duduk perkaranya. "Maaf, Pak! Sewaktu akan saya bersihkan tadi, saya dipandangi terus-menerus oleh tukang kebun di sekolah kita. Seolah-olah saya dituduh merebut lapangan pekerjaannya, Pak."

Tim i-Humor's picture

KELELAHAN

Sepulang dari kebaktian Natal, seorang istri pendeta berbaring di sofa karena kelelahan. Ia menumpahkan kekesalannya, "Aduuuh, saya benar-benar merasa capek."

Sang suami memandangnya dan berkata, "Saya heran dengan kamu. Saya telah memimpin dua kebaktian Natal kemarin malam. Hari ini memberi lima kali khotbah. Lalu, kenapa kamu yang merasa kelelahan, Bu?"

Dengan wajah masam sang istri menjawab, "Masalahnya, saya harus duduk mendengarkan semua khotbah itu, kan?"

TIP-TIP NAIK ANGKOT

  1. Kalau mau naik angkot tidak perlu dandan berlebihan, karena hanya di FTV saja kita bisa ketemu sopir angkot yang ganteng bahkan cantik.

  2. Hentikan dulu angkotnya, jangan naik pas angkot lagi ngebut.

  3. Sebelum naik, perhatikan nomor plat'nya, kalau RI 1 jangan dinaiki, kalau tidak ingin digampar Paspampres.

  4. Kalau mau naik angkot harus kaki terlebih dulu, lalu tangan. Jangan pernah tangan duluan lalu bergelantung di dalam angkot.

  5. Kalau mau masuk, sandalnya tidak usah dilepas. Supaya sopan Anda bisa mengucapkan "Shalom..."

Tim i-Humor's picture

TIDAK SESUAI RENCANA

Seorang Manajer Penjualan Air Segar yang kecewa kembali dari tugasnya di Israel.

Seorang temannya bertanya, "Mengapa kamu gagal menjual ke orang-orang di sana?"

Manajer Penjualan itu menjelaskan, "Ketika aku ditugaskan ke sana, aku sangat percaya diri akan membuat sebuah promosi penjualan yang baik. Tapi ada masalah, aku tidak bisa berbahasa Ibrani. Jadi, aku berencana untuk menyampaikan pesan lewat tiga poster."

Poster pertama: Seorang laki-laki tergolek di gurun pasir yang panas, benar-benar pucat dan kelelahan.

Poster kedua: Laki-laki itu sedang minum Air Segar.

Poster ketiga: Laki-laki itu sekarang benar-benar segar kembali.

Lalu ketiga poster itu ditempelkan di mana-mana.

"Luar biasa! Idemu pasti berhasil!" kata temannya.
"Jadinya malah parah!" kata si Manajer Penjualan.

"Tak ada yang memberitahuku bahwa orang-orang Israel membaca dari kanan ke kiri!" (t/dicky)

GARIS PUTIH

Di sebuah kota ada seorang pemuda yang sedang mabuk di pinggir jalan, sebut saja Bejo. Juga seorang pemuda lain, sebut saja dia Wawan. Wawan mendekati Bejo dan bertanya,

Wawan: "Mas, permisi saya mau tanya. Kalau saya mau ke hotel harus jalan ke arah mana ya?"
Bejo: "Kalo kamu mau ke hotel. Kamu harus jalan lurus ... terus ... terus. Terus kamu lurus saja nanti hotelnya ada di situ." (sambil menunjuk ke arah timur)
Wawan: "O... gitu ya mas... terima kasih ya!"

Baru beberapa langkah wawan kembali lagi dan bertanya, ...

Tim i-Humor's picture

DATANG ATAU TIDAK

Seorang hartawan akan melangsungkan pesta pernikahan bagi anaknya. Ia memunyai seorang saudara miskin yang tidak ingin diundangnya, karena ia tahu bahwa saudaranya tidak mungkin mampu memberi sumbangan. Namun demi menghargai adat istiadat, ia tetap harus mengundang saudara miskin itu.

Hartawan itu mengirimkan kartu undangan dengan menambahkan dua kalimat di atasnya:

"Jika kamu datang, berarti kamu rakus. Jika kamu tidak datang, berarti kamu pelit."

Hartawan itu tertawa dalam hati, "Coba lihat kamu datang tidak?" demikian ia berkata dalam hati.

Pada hari H-nya, sang hartawan melihat saudaranya itu datang menghadiri pesta pernikahan anaknya.

Setelah mengucapkan selamat dan menyodorkan sebuah amplop merah (angpao/hongbao) pada sang hartawan, saudara miskin itu langsung menyantap makanan lezat yang tersaji dan duduk dengan santainya.

Sang hartawan membuka amplop yang diterimanya, di dalamnya hanya terlihat satu lembar uang RMB 1 dolar (sekitar Rp 1.350) dengan selembar kertas bertuliskan,

Tim i-Humor's picture

CUMA...

Bu Bambang hari ulang tahunnya tepat pada hari Paskah. Sebagai hadiah, Pak Bambang membelikan istrinya sebuah mobil. Walaupun belum lulus ujian menyetir, si istri tidak sabar ingin pamer dan berkeliling dengan teman-temannya. Ketika Pak Bambang berangkat kerja, si istri mewujudkan niatnya untuk berkeliling kompleks.

Ketika Pak Bambang pulang, Bu Bambang dengan malu-malu berkata dengan nada suara semesra mungkin, "Papa tercinta, aku baru saja menabrak sesuatu. Mobilnya baik-baik saja kok. Cuma ... kap mesinnya tidak bisa ditutup, radiatornya bocor, bannya pecah, dan kaca depannya jadi bagian kecil-kecil."

Tim i-Humor's picture

TERLALU GILA

Ceritanya, ada 3 orang gila. Dokter Jhody sedang mengetes apakah mereka masih gila atau sudah waras. Kemudian, disediakan kolam renang kosong untuk mereka.

Orang gila pertama, "Hiiaaaat!! Braak!!" Wah, berarti masih gila orang ini.

Orang gila kedua, "Ciaat!! Braaak!!" Wah, berarti orang ini juga masih gila.

Giliran orang gila ketiga, dia hanya jongkok saja di pinggiran. "Wah, berarti orang ini sudah waras", pikir Dokter Jhody, kemudian dia bertanya, "Kok, kamu tidak lompat?" Jawabnya, "Ngga ahh, airnya dingin.....!!!"

Tim i-Humor's picture

KORBAN TABRAKAN

Suatu hari terjadi tabrakan maut di tikungan jalan di Biak. Banyak orang berkumpul mengelilingi tempat kejadian. Seorang laki-laki pendek (mirip Zakheus) ingin sekali mengetahui apa yang terjadi, namun sulit menerobos massa yang berkumpul. Ternyata laki-laki pendek ini panjang akalnya. Dengan suara lantang ia berteriak, "Minggir, minggir, aku saudara laki-laki korban."

Semua yang berkerumum memberi jalan kepadanya. Setelah sampai di depan, ternyata yang ditabrak dan menjadi tontonan adalah seekor anjing berkudis.

Tim i-Humor's picture

SELAMAT HARI KASIH SAYANG

Seorang siswa SMA malas mempersiapkan diri menghadapi ulangan pada malam Hari Kasih Sayang yang selalu ia rayakan bersama dengan pasangannya. Keesokan harinya, pada lembar jawaban ia hanya menuliskan keluh kesahnya.

"Soal-soal ini terlalu sukar. Cuma Tuhan yang bisa menjawabnya. Selamat Hari Kasih Sayang, Bu."

Ketika pulang sekolah, ia menerima hasil ulangan bertuliskan:

"Tuhan dapat 100, kamu dapat 0, Selamat Hari Kasih Sayang"

Tim i-Humor's picture

DILARANG BERJUALAN

Seorang pedagang kaki lima menjajakan dagangannya di pinggir jalan sebuah kota besar. Tanpa sadar, dia beristirahat di bawah papan yang bertuliskan: "Pedagang Kaki Lima Dilarang Berjualan di Sini".

Selang beberapa waktu, petugas keamanan lingkungan menghampiri dan menegurnya, "Hei, Pak, lihat papan itu (sambil menunjuk papan yang terpampang tepat di atasnya). Bapak dilarang berjualan di sini. Bapak bisa kena denda!!"

Dengan tenang pedagang itu menjawab, "Lho Pak, kenapa saya dikenakan denda kalau saya sebenarnya tidak melakukan kesalahan. Bapak yang harus memerhatikan tulisan di papan itu. Di situ khan tertulis pedagang kaki lima. Sedangkan saya kan hanya pedagang yang kakinya dua!!"

Tinggalkan Komentar