Roma

Tim i-Humor's picture

MENGAMEN

Untuk memperingati Hari Kasih Sayang, seorang musisi ingin menunjukkan kasihnya kepada para pengamen jalanan yang setiap hari berkeliling jalan dan rumah-rumah tanpa mengenal lelah walaupun cuaca panas ataupun hujan. Sesaat kemudian, dia bertemu dengan seorang pengamen yang kira-kira usianya sudah di atas 50 tahun. Muncullah rasa penasaran terhadap kegigihan bapak pengamen itu sehingga ia mulai menginterogasinya.

"Pak, sejak kapan Bapak mengamen dan penghasilan Bapak seharinya kira-kira berapa?" tanya sang musisi.

"Sejak usia 30 tahun, Dik. Yah, lumayan. Paling sedikit Rp 50.000," jawab Bapak pengamen. "Anak saya ada 4 orang, pertama di UI, kedua di ITB, ketiga di UGM, dan yang terakhir di UNDIP," lanjutnya.

"Hebat, mereka kuliah di sana, Pak?" ujar sang musisi dengan rasa kagum.

"Ngamen juga seperti saya."

Tim i-Humor's picture

KERUKUNAN

Seorang turis menikmati malam tahun barunya di Solo. Dia menikmati pertunjukan wayang kulit sebagai kekayaan negara Indonesia.

"Nilai filsafat macam apa yang Tuan dapat petik setelah semalam suntuk kita menyaksikan pertunjukan wayang kulit?" tanya seorang pemandu wisata pada turis yang dipandunya.

"Kerukunan!" jawab si turis mantap. "Bayangkan, sekali pun mereka habis berperang mati-matian, mereka tidur bersama-sama dalam satu kotak!"

Tim i-Humor's picture

SERING ABSEN

Melayani sebagai seorang guru memang banyak suka dan dukanya. Banyak pula kisah-kisah lucu yang dapat mewarnai aktivitas pelayanan seorang guru.

Guru: Bu, saya memunyai berita bagus dan berita buruk mengenai anak Anda, si Jhoni.

Orang tua murid: Berita buruknya apa, Pak?

Guru: Jhoni sering tidak mengerjakan PR. Dia juga senang membuat siswa lain terganggu. Ribut dengan teman sebelahnya. Kadang suka menjahili guru lain.

Orang tua murid: Lalu kabar baiknya apa, Pak?

Guru: Tidak setiap hari kami merasakan keusilannya.

Orang tua murid: Ya, baguslah, berarti masih bisa diarahkan.

Guru: Maksud saya, dia juga murid yang paling sering absen!

Tim i-Humor's picture

MELAMAR HANTU

Budi bertandang ke rumah gadis yang dikenalnya semalam sesuai petunjuk alamat yang diberikan kepadanya. Ketika bertemu dengan orang tua si gadis, dengan penuh harap, Budi berbicara dengan bapak si gadis.

Budi: Maaf, Pak, semalam saya berkenalan dengan Rini, anak Bapak. Entahlah, saat itu juga saya jatuh hati kepadanya dan Rini sendiri sudah bersedia menjadi pendamping saya. Untuk itulah saya datang kemari, untuk melamar Rini.

Bapak: Lho, adik ini bagaimana? Rini anak saya itu sudah meninggal 7 hari yang lalu karena kecelakaan!

Budi: Tidak apa-apa kok, Pak, saya sendiri juga sudah meninggal 100 hari yang lalu.

Tim i-Humor's picture

MENYOGOK

Si Abu mati dan berjalan menuju gerbang surga. Di ambang gerbang surga, ia bercakap-cakap dengan Rasul Petrus.

Petrus: Apa yang membuatmu berpikir engkau layak masuk surga?

Abu : Sekitar 3 minggu lalu saya memberi uang 100.000 rupiah kepada orang cacat.

Petrus: Apa lagi?

Abu : Dua minggu lalu saya memberi 100.000 rupiah kepada seorang tunawisma.

Petrus: Apa lagi?

Abu : Seminggu yang lalu saya menyumbang 100.000 rupiah kepada panti asuhan.

Petrus: Tunggu sebentar. (Petrus masuk ke dalam).

Tim i-Humor's picture

DIHUKUM KARENA DUA KESALAHAN

Suatu masa pada zaman pemerintahan Presiden X, para mahasiswa berdemonstrasi untuk menurunkan sang penguasa. Salah seorang mahasiswa melemparkan batu ke arah gedung parlemen sambil berteriak, "X babi!"

Si mahasiswa tersebut ditahan polisi dan akhirnya dihukum pengadilan 10 tahun penjara, dengan tuduhan: 1. menghina kepala negara, dan 2. membocorkan rahasia negara.

Tim i-Humor's picture

PROSEDUR PELAPORAN DAN PEMBAYARAN PAJAK

Direktur Jendral Pajak sedang berbicara di hadapan sekelompok usahawan tentang kewajiban dan tanggung jawab membayar pajak.

"Adalah suatu kehormatan bagi kita sebagai warga negara untuk membayar pajak dengan tersenyum," kata Direktur Pajak.

Tiba-tiba dari barisan belakang terdengar suara berteriak kegirangan, "Aduh, syukur!! Tadinya kusangka bahwa pajak harus dibayar dengan uang."

Tim i-Humor's picture

DUA ATAU TIGA ANAK?

Kedua teman yang baru saja menikah mengunjungi kami ketika kemudian topik pembicaraan soal anak mencuat. Sang wanita mengatakan bahwa ia ingin memiliki tiga anak, sementara sang suami mengatakan bahwa dua anak saja cukup.

Mereka mendiskusikan perbedaan tersebut selama beberapa menit sampai sang suami -- sambil berharap kata-katanya akan mengakhiri pembicaraan -- mengatakan, "Setelah anak kedua, aku akan melakukan vasektomi."

Tim i-Humor's picture

KUTU RAMBUT

Seorang guru bertanya kepada muridnya yang sedang menggaruk-garuk kepala.

Guru: Mengapa kamu menggaruk kepalamu seperti itu?

Murid: Ada serangga aritmatika di kepalaku?

Guru: Serangga aritmatika ...? Apa itu?

Tim i-Humor's picture

TUHAN, JAGA DIRI YA!

Suatu kali seorang anak merasa khawatir tentang sesuatu. Maka ia pergi ke gereja dan berdoa, "Tuhan, saya harap Kamu dapat menjaga diri dengan baik. Karena jika sesuatu terjadi pada-Mu, kami semua pasti akan celaka."

Tim i-Humor's picture

MINTA CUTI TIGA HARI

Seorang prajurit meminta cuti selama tiga hari kepada komandannya.

Sang komandan berkata, "Apa kamu gila? Kamu baru saja bergabung dan sekarang kamu sudah mau minta tiga hari cuti? Kamu harus melakukan sesuatu yang luar biasa dulu kalau mau dapat jatah cuti!"

Maka, prajurit tadi kembali ke pangkalan keesokan harinya dengan sebuah tank milik musuh!

BERITA BAIK DAN BURUK

Seorang pria tua mengunjungi dokternya dan setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh, sang dokter berkata, "Aku punya berita baik dan buruk untukmu, yang mana yang ingin kamu dengar dulu?"

PESAWAT BARANG MILITER

Sebuah pesawat barang militer yang sedang terbang di atas pemukiman penduduk tiba-tiba kehilangan daya dan mulai menukik turun. Sang pilot mencoba mengangkat kembali hidung pesawat, tapi pesawat terlalu berat karena banyaknya barang yang diangkut. Ia pun berteriak kepada para prajurit untuk membuang barang-barang yang ada agar pesawat lebih ringan. Lalu mereka membuang pistol. "Buang lainnya lagi!" teriak sang pilot. Lalu mereka melempar senapan. "Lagi!" teriaknya lagi. Mereka membuang misil, dan akhirnya sang pilot dapat mengendalikan pesawat lagi.

PINGUIN JALAN-JALAN

Seorang polisi sedang mengatur lalu lintas pada sebuah perempatan yang sangat ramai saat ia melihat seorang pengemudi membawa selusin pinguin di bagian belakang mobilnya. Polisi itu kemudian menghentikan mobilnya. "Anda tidak boleh membawa pinguin berkendara seperti ini," kata pak polisi.

GUNA KAKI

Seorang anak pendeta yang telah remaja merengek-rengek minta diizinkan ayahnya memakai mobil untuk membeli dua botol minuman di sebuah toko yang tidak begitu jauh dari rumahnya.

"Anakku," tegur ayahnya. "Untuk apakah kedua kakimu yang diciptakan Tuhan ini?"

Tinggalkan Komentar