Roma

Tim i-Humor's picture

GBU = GOD BLESS YOU?

Seorang hamba Tuhan punya warung kecil-kecilan untuk tambahan penghasilan. Di depan warungnya, ada tulisan "GBU".

Tim i-Humor's picture

ONGKOS PACARAN

Ayah Jono merasa khawatir dengan Jono yang terlalu boros menggunakan uang untuk berpacaran.

Tim i-Humor's picture

MENCURI

"Kenapa kamu mencuri 'tape' yang ada di dalam mobil?" tanya seorang polisi kepada Bobi dalam pemeriksaan di kantor polisi.

"Terpaksa, Pak," sesal Bobi.

Tim i-Humor's picture

ITU-ITU SAJA

Pelanggan: Yaaah, kok filmnya ini-ini saja sih, Bang?

Petugas rental: Soalnya... yang beli itu-itu juga sih, Mbak!

Tim i-Humor's picture

ALASAN MENOLAK PELAMAR (6)

Gatot: Punya mertua?
Pelamar 7: Punya....

Gatot: Pengusaha kaya?
Pelamar 7: Iya....

Gatot: Kamu tidak diterima.

Pelamar 7: Alasannya?
Gatot: Mertuamu saja tidak mau mempekerjakan kamu.

Pelamar 7: Tapi... sebetulnya, mertua saya tidak kaya.
Gatot: Makin tidak saya terima.
Pelamar 7: Alasannya....

Gatot: Nanti kamu sering minta naik gaji dengan alasan untuk membantu mertuamu.

Tim i-Humor's picture

TAKUT MARAH

Sebelum merayakan Paskah, Godi memunyai keinginan untuk mengakui dosa kepada pendetanya.

Godi: Pak Pendeta, saya mau mengaku dosa.
Pendeta: Apa yang mau kau akui?

Godi: Saya telah mencuri seekor bebek.
Pendeta: Kamu harus bertemu pemiliknya dan meminta maaf.

Godi: Saya takut.
Pendeta: Kenapa takut?

Godi: Masalahnya bebek itu sudah saya masak dan saya makan.
Pendeta: Oh, begitu. Jujur saja, pemilik bebek itu pasti ikhlas.

Godi: Syukurlah kalau begitu, Pak Pendeta.
Pendeta: Kalau boleh tahu, bebek siapa yang kamu curi?

Godi: Milik Bapak.

Tim i-Humor's picture

LETAK GALILEA

Lina pulang dari gereja dengan wajah cemberut. Dia merasa bahwa hari ini adalah hari yang tidak baik untuknya.

"Kenapa wajahmu masam, Nak?" tanya bapaknya.

Lina menjawab, "Tadi saya tidak bisa menjawab pertanyaan guru sekolah minggu, Pak."

"Memangnya, apa pertanyaan gurumu?" tanya bapaknya lagi.

"Guru saya bertanya di mana letak Galilea."

"Oh, gitu. Ya sudah. Tidak usah sedih. Lain kali kalau meletakkan sesuatu, ingat baik-baik tempatnya, ya," kata bapaknya sambil mengelus kepala anaknya.

Tim i-Humor's picture

TAKUT TUKANG JAHIT

Dalam dunia khayalan, ada seorang dukun yang bisa berbicara dengan Jin.

Dukun: "Hai Jin, siapa sih yang paling kamu takuti selain Tuhan sama orang saleh?"

Jin: "Anu Pak Dukun, saya ngeri banget sama tukang JAHIT."

Dukun: "Jiahh ... Kok, kamu takut sama tukang jahit?"

Sambil gemetar Jin berkata: "Saya takut kalau dipermak sama tukang jahit, Bos! Soalnya saya pernah lewat di depan rumahnya tukang jahit, ada tulisan: 'TERIMA PERMAK SEGALA JENIS JIN'."

Tim i-Humor's picture

ANJING AJAIB DAN SEORANG PESIMIS

Seorang pemburu angsa liar pergi ke pasar untuk mencari anjing. Secara tak terduga, ia mendapatkan anjing yang bisa berjalan di atas air untuk mengambil angsa yang telah tertembak.

Ia mengajak temannya, yang kebetulan seorang pesimis, untuk menguji kebolehan anjing itu.

Mereka menunggu di tepi danau. Ketika sekawanan angsa lewat, ia menembaknya, dan seekor di antaranya terjatuh. Anjing itu segera meloncat ke dalam air. Ajaib! Anjing itu tidak tenggelam. Ia benar-benar berjalan di atas air untuk mengambil angsa yang tertembak, dan hanya telapak kakinya saja yang basah. Hal itu berlangsung sepanjang perburuan hari itu.

Si pesimis mengamati dengan saksama, menyaksikan semua kejadian itu, namun tidak berkomentar sedikit pun.

Dalam perjalanan pulang, si pemburu bertanya kepada temannya itu, "Kau melihat ada yang tidak biasa dengan anjing baruku?"

"Yah, begitulah," jawab si pesimis. "Ia tidak bisa berenang."

Tim i-Humor's picture

GURU KREATIF

Pak Arifin, seorang guru SD yang kreatif namun pelupa, suatu saat mendongeng pada murid-muridnya. "Anak-anak... Pada suatu hari di sebuah hutan, ada pemuda yang suka berburu. Ia bernama Malin Kundang..." Seorang muridnya yang kritis, tahu kalau Pak Arifin keliru, sehingga ia menyela, "Maaf, Pak... Pemburu itu kan mestinya ..."

"Ssssttt... Jangan memotong dulu... Kalau mau bertanya nanti saja..." potong Pak Arifin. "Nah, saya teruskan ya... Suatu hari si Malin Kundang sedang berburu, dan di tengah hutan ada suatu telaga. Nah, di tengah telaga itu dia melihat tujuh bidadari dari balik sebuah pohon besar."

Sementara murid-muridnya mulai senyam-senyum, sadarlah Pak Arifin bahwa ia keliru. Tapi ia terlalu gengsi untuk mengakui kesalahannya. Setelah berpikir sejenak, ia pun mendapat ide cemerlang...

"Namun kemudian salah seorang bidadari terkejut melihatnya dan berseru: Hei Malin Kundang, ngapain kamu di situ? Seharusnya kan Jaka Tarub yang ngintip kami di situ..."

Tim i-Humor's picture

TIDAK SELALU SEPERTI YANG TERLIHAT

Karena ada sedikit kerusakan, pesawat Medan-Surabaya terpaksa mendarat di Jakarta. Penumpang dipersilakan turun dulu dan nanti kembali naik pesawat 1 jam lagi. Semua penumpang turun kecuali seorang pemuda. Pilot menghampiri pemuda itu yang ternyata adalah seorang tunanetra. "Pak, kita akan berhenti selama 1 jam, apakah Bapak tidak mau meluruskan kaki dan menghirup udara segar?"

Si pemuda tunanetra ini menjawab, "Terima kasih, Pak. Kalau boleh saya tetap di sini saja. Dan kalau Bapak tidak keberatan, tolong anjing saya yang ada di bagasi dibawa ke luar supaya dia bisa jalan-jalan dan buang air."

"Tidak masalah," jawab sang pilot. Sang pilot mengenakan kacamata hitamnya, dan pergi mengambil anjing si pemuda itu. Ketika ia melangkah keluar pesawat, semua penumpang yang sedang menunggu dan melihat bahwa pilot mereka memakai kacamata hitam dan dituntun oleh seekor anjing, langsung menukar pesawat mereka, bahkan ada juga yang menukar penerbangannya dengan maskapai penerbangan yang lain.

Tim i-Humor's picture

HABIS GAJIAN

Suami 1: "Setelah aku semprotkan minyak wangi ke tubuhku kemarin sore, istriku langsung lengket denganku malam harinya."
Suami 2: "Apakah karena aroma parfum itu?"
Suami 1: "Tampaknya bukan deh, ... karena saya baru saja gajian."

[Sumber: diedit dari Guruku Super Lucu, 151]

Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! (Roma 12:9b)

Tim i-Humor's picture

KUE COKELAT

Suatu hari seorang pendeta memimpin kelas sekolah minggu dan menjelaskan bagaimana anggota tubuh Gereja saling melengkapi dan saling mendukung dalam pelayanan bagi Tuhan. Karena berhadapan dengan anak-anak, maka ia pun menggunakan contoh yang memadai. Ia membagikan kue biskuit dengan butiran cokelat yang terdapat di atas kue tersebut kepada anak-anak.

Sambil menunjuk kepada cokelatnya ia menjelaskan, "Gereja itu seperti kue ini; untuk membuatnya diperlukan bahan seperti tepung, gula, telur, dan butiran cokelat ini. Gereja juga begitu, ada perlu banyak orang untuk saling melengkapi dalam pelayanan jemaat."

Ia melanjutkan, "Bagaimana jadinya jika butiran cokelat ini diambil dari kue ini? Apa yang saya dapatkan?" sambil menunjuk kepada butiran cokelat di kue tersebut.

Seorang anak mengacungkan tangan dan menjawab: "Lemak yang diserap akan berkurang empat gram".

Tim i-Humor's picture

PERAMPOK

Pada saat malam Natal yang tenang dan syahdu, pintu sebuah rumah dibuka dengan paksa dan mengejutkan sepasang suami istri yang sedang tertidur nyenyak. Seorang lelaki dengan wajah garang mengacungkan senjata tajam ke arah si istri.

"Sebelum kamu mati kubunuh, sebutkan dulu namamu!"
Dengan tergagap si istri menjawab, "Na...nama sa...saya Na...Natalia."

"Natalia? Namamu sama dengan nama istriku. Aku tidak akan membunuhmu," ujar si perampok. Lalu ia mendekati si suami dan sambil mengacungkan senjatanya ia berkata,
"Sebutkan namamu!"

Si suami menjawab, "Namaku Irwan..., tapi semua orang memanggilku Natalia."

Tim i-Humor's picture

SKSD (SOK KENAL SOK DEKAT)

"Sepertinya kita pernah bertemu sebelum ini ya?" ujar seorang lelaki muda di suatu tempat wisata.

"Mungkin di Paris atau di Roma?" si gadis asal menjawab.

"Ya, benar. Kita pernah bertemu di Paris!"

"Sudah kuduga, Anda akan membenarkan tempat mana pun yang kusebut walaupun aku sebenarnya belum pernah ke sana."

Tinggalkan Komentar