LEBIH PERCAYA MANUSIA

Submitted by Tim i-Humor on Mon, 06/16/2014 - 14:12

Di sebuah Gereja, ada seorang jemaat yang kurang mampu secara ekonomi sedang mengeluh kepada pendetanya, "Pak Pendeta, jika menghitung penghasilan yang saya terima dan kebutuhan yang saya keluarkan setiap bulannya, rasanya tidak mungkin saya bisa memberikan persepuluhan."

KEDUA UJUNG

Submitted by Tim i-Humor on Thu, 05/03/2012 - 14:22

Harto, seorang pecandu rokok akhirnya bertobat. Pandu, yang menjadi teman merokoknya mulai penasaran, bagaimana si Harto berhenti merokok.

Pandu: To, siapa yang bisa menghentikanmu merokok?

Harto: Oh, istriku.

Pandu: Bagaimana dia melakukannya?

Harto: Jika aku ingin merokok, dia yang menyalakan api... pada kedua ujungnya.

KHAWATIR

Submitted by Tim i-Humor on Thu, 03/08/2012 - 11:06

"Anda tidak perlu khawatir meninggalkan istri Anda. Dia itu adalah istri yang baik, sehingga tidak akan menyeleweng ketika Anda tinggal pergi," kata seorang lelaki kepada tetangganya, yang akan berdinas ke luar kota selama 2 minggu.

"Saya tahu itu ..."

"Lalu apa yang Anda khawatirkan?"

"Apakah Anda tetangga yang baik ..."

JANGAN MAIN LAGI DENGANNYA

Submitted by Tim i-Humor on Wed, 07/20/2011 - 13:58

"Sayang, Mama tidak mau lagi mendengarkan kamu mengucapkan kata-kata tidak sopan seperti itu!" kata seorang ibu ketika mendengar anaknya yang masih SD mengucapkan "jalang" dan "binatang" berkali-kali.

"Tapi, Ma, Chairil Anwar juga mengucapkannya," kata si anak.

"Kalau begitu, kamu tidak boleh main sama dia lagi!"

PENGANGGURAN

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 10/26/2010 - 15:31

Iyal dan Helmi adalah dua orang pengangguran yang sedang mencari pekerjaan.

Iyal: "Hel, susah ya sekarang cari kerjaan."

Helmi: "Sebenarnya ada sih kerjaan buat kamu. Kamu mau?"

Iyal: "Iya mau, kerja apa?"

Helmi: "Tolong carikan saya pekerjaan. Itu kerjanya."

ANAK-BAPAK SAMA SAJA

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 03/30/2010 - 13:52

ANAK-BAPAK SAMA SAJA

Suatu hari ada seorang anak kecil mencuri mangga dari pohon milik tetangganya dan tertangkap basah oleh pemilik pohon tersebut. Si pemilik pohon tersebut lalu berteriak dengan nada mengancam.

"Hei! Dasar bandel! Ayo, turun dari pohon mangga! Nanti aku lapor ke bapak kamu!"

Tetapi si anak bukannya segera turun malah dia mendongak ke atas pohon sambil berkata, "Pak! Cepat turun, Pak! Kita sudah ketahuan!"

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran