Humor Anak-Anak

Tim i-Humor's picture

PAHLAWAN

Tina adalah anak yang manis. Dodi, teman sepermainannya menyukai Tina. Suatu ketika, Tina bermain sendiri di dekat rumah tua yang tidak terpakai. Tiba-tiba Bona, anak yang terkenal nakal dan badannya tambun, datang lalu merebut mainan Tina dan membuat Tina menangis.

Ternyata Bona disuruh Dodi untuk menakut-nakuti si Tina. Dengan gaya pemberani si Dodi datang menolong Tina, Dodi juga menyombongkan diri dengan menyebut dirinya seorang pahlawan. Tujuannya supaya Tina terpesona. Tak lama kemudian, tiba-tiba ada seekor kecoak terbang dan hinggap di tangan Dodi!

"Huuuaaaa....!!!" Dodi lari ketakutan.

Tina berkata dalam hati, "Katanya Pahlawan, tapi sama kecoak saja takut!"

Tim i-Humor's picture

SUDAH TAHU

Seorang ibu sedang berusaha mengajar anaknya, yang masih berusia 6 tahun, mengenali suatu benda.

Ia bertanya, "Coba kamu sebutkan, ini benda apa namanya?"

Anaknya mengamati sejenak dan menjawab, "Kenapa? Apa Ibu tidak tahu namanya?"

Ibunya menjawab, "Bukannya Ibu tidak tahu. Apa kamu tahu benda apa ini?"

Si anak menjawab, "Iya, saya tahu."

Ibunya mulai kesal, "Kalau begitu, coba kamu sebutkan benda apa ini?"

Si anak menjawab, "Buat apa? Kan Ibu tahu benda apa itu. Saya juga tahu. Jadi, tidak usah dikatakan, kan?"

Tim i-Humor's picture

PUNYA SAUDARA?

"Ma, Bu Guru tadi bertanya, apakah aku masih punya adik yang nanti akan bersekolah di sekolahku juga?"

"Wah, dia penuh perhatian ya? Apa komentarnya ketika kau menjawab kau ini anak tunggal?"

"Bu Guru hanya berkata 'syukurlah'."

Tim i-Humor's picture

TIDAK MOOD

Seorang anak kecil berusia 4 tahun diajak ibunya ke gereja. Selesai kebaktian, mereka bersalaman dengan pendeta di depan pintu. Sambil menatap anak itu, Pak Pendeta berkata, "Halo, apa kabar? Sudah umur berapa, nih?" Anak itu tidak menjawab.

Pak pendeta mendekatkan kepalanya, "Umurmu berapa, Sayang?" tanyanya.

Si anak mengangkat empat jari tangannya. Pak pendeta tersenyum. "Itu berapa?" tanyanya lagi. Si anak diam. Pak pendeta bertanya lagi, "Nak, kamu bisa omong, tidak?"

Anak itu memandang Pak Pendeta dan berkata, "Pak Pendeta bisa berhitung, tidak?"

Tim i-Humor's picture

MAKAN PERMEN

Seorang ibu mendatangi seorang pendeta, meminta pendeta itu berbicara kepada anaknya, agar menghentikan kebiasaannya makan permen. Pendeta itu menyimak permohonan ibu tersebut, lalu meminta ibu itu datang lagi minggu depan.

Ibu itu mematuhinya. Ketika ia datang lagi, pendeta itu menatap si bocah dan berkata, "Nak, berhentilah makan permen!"

Terperangah oleh sederhananya penyelesaian masalah itu, si ibu bertanya, "Pak Pendeta, kenapa kami harus menunggu sampai seminggu? Bukankah Bapak bisa mengatakannya waktu kami datang menemui Bapak dulu?"

"Saya meminta kalian menunggu selama seminggu karena seminggu yang lalu saya masih makan permen."

PEDAGANG KAKI LIMA

Mama: "Fredy, kalau sudah besar kamu ingin jadi apa?"

Fredy: "Ingin jadi pedagang kaki lima, Ma!"

Mama: "Lho?"

Fredy: "Kan asyik, Ma. Kalau capek berjalan dengan dua kaki, bisa pakai kaki yang lainnya."

Tim i-Humor's picture

TIDAK BOLEH

Si kecil Amy, adalah anak tunggal dari keluarga Pak Joyo. Dia adalah anak yang patuh juga taat kepada orang tuanya. Suatu ketika dia menceritakan sebuah rahasia kepada pamannya.

Amy: "Paman, Kalau sudah besar nanti aku akan menikah dengan anak lelaki di rumah sebelah." (setengah berbisik)

Paman: "Kenapa?"

Amy: "Karena aku tidak boleh menyeberang jalan."

Tim i-Humor's picture

BAKPAO

Karena bangun kesiangan, Adam, anak kecil berusia 5 tahun berlari-lari ke sekolah minggu. Di tengah jalan, dia melihat penjual bakpao. Karena belum sarapan, ia membeli satu bakpao dan akan memakannya sedikit demi sedikit saat khotbah nanti.

Puji-pujian dan doa usai sudah. Tibalah saatnya untuk mendengarkan firman Tuhan. Adam mulai makan sedikit demi sedikit bakpao yang dibelinya tadi.

Cerita Alkitab minggu itu berjudul "Kejatuhan Manusia dalam Dosa". Guru sekolah minggu yang telah mempersiapkan diri dengan baik sangat antusias, semangatnya berkobar-kobar sehingga ketika dia bercerita dia bersuara setengah berteriak,

"... Tuhan bertanya, Adam... apa yang kau makan?" Mendadak Adam kecil yang sedang asik makan berdiri dengan takut dan menjawab, "Bakpao, Kak.."

Tim i-Humor's picture

TEMBOK YOSUA

Esther seorang guru sekolah minggu mengadakan praktik mengajar di sekolah minggu, di daerah terpencil. Dengan bersemangat ia bertanya pada anak-anak, "Anak-anak, siapa yang merobohkan tembok Yerikho?"

Dengan polosnya anak-anak serempak menjawab, "Bukan kami... Bukan Kami...". Esther sedih dan mengemukakan hal ini kepada Guru Sekolah Minggu di jemaat itu.

Guru-gurunya pun menjawab, "Ibu Esther, anak-anak memang begitu, mereka tidak mau mengakui perbuatan mereka. Nanti, kami tanyakan pelan-pelan pasti ada yang mau mengakuinya..." Ibu Esther makin sedih.

Malamnya ada rapat majelis, Esther mengemukakan kejadian pagi dan siang hari itu. "Saya Sedih karena anak-anak sekolah minggu bahkan guru-gurunya tidak ada yang tahu siapa yang merobohkan tembok Yerikho..." Sidang majelis berembuk sejenak, dan ketika ada keputusan, Ibu Esther dipanggil.

Ketua sidang berkata demikian, "Ibu Esther kami telah sepakat. Begini saja. Hitung saja berapa anggarannya nanti kami yang ganti."

Ibu Esther langsung pingsan.

Tim i-Humor's picture

PALING MALAS

Seorang ayah memarahi anaknya yang terkenal sangat malas. "Siapa agaknya yang paling malas di kelasmu?" sindir ayahnya.

Nanda: "Wah, saya tidak tahu."

Ayah: "Aku rasa kamu tahu. Kalau semua murid sedang belajar atau menulis pelajarannya, lalu ada yang hanya duduk-duduk saja tanpa mengerjakan sesuatu. Itulah si pemalas."

Nanda: (Dengan santainya) "Ooo..., itu saya tahu, guruku yang sering begitu."

Tim i-Humor's picture

HAMIL

Pak Guru sedang memberikan pelajaran bahasa di sebuah SD kelas 1.

Guru: "Hary, coba buatlah kalimat yang menggunakan kata 'turun'!"

Hary: "Petugas pemadam kebakaran itu turun menggunakan tangga dengan hamil."

Guru: "Hary, kalimat apa itu? Apa kau tahu artinya 'hamil'?"

Hary: "Ya, Pak. Saya tahu. Hamil artinya membawa seorang bayi kecil."

Tim i-Humor's picture

DILEMPARKAN KEMBALI

Seorang ayah bermain-main dengan anaknya di sebuah pantai. Tiba-tiba anaknya yang baru berumur empat tahun menarik tangannya dan membawanya ke suatu tempat di mana ia menemukan seekor burung camar yang telah mati di atas pasir.

"Ayah, apa yang telah terjadi dengan burung ini?" tanya anaknya.

"Dia mati dan telah pergi ke Sorga," jawab ayahnya.

Si anak berpikir sebentar lalu bertanya, "Apakah Tuhan melemparkannya kembali ke sini?"

Tim i-Humor's picture

BOLEHKAH?

Budi adalah anak yang malas. Ketika dia akan menghadapi ujian, dia berdoa pada saat gereja sedang sepi "Bunda Maria yang kudus, bolehkah besok saya menyontek Andi, teman saya yang selalu saja mendapatkan rangking 1 di kelas?"

Seorang Pastor yang kebetulan berada tepat di belakang patung Yesus dan Bunda Maria langsung menjawab doa Budi tanpa memperlihatkan wajahnya, "Tidak boleh!"

Dengan santai Budi berkata, "Tuhan, yang saya tanya 'kan Ibu-Mu..."

Tim i-Humor's picture

JAWABAN

Seorang ibu bingung dan heran melihat jawaban soal matematika PR anaknya yang masih kelas 1 SD yang tertulis di sana: 2+2=Yesus; 4+4=Yesus; 3+3=Yesus; 5+5=Yesus. Lalu ibunya bertanya,

"Nak, kenapa jawaban PR Matematika kamu itu 'Yesus' semua?"

Si anak menjawab, "Lho, Mama yang bilang kalau 'Yesus' itu adalah jawaban dari segala persoalan?"

Ibu, "O...o..."

Tim i-Humor's picture

PEMADAM KEBAKARAN

Dian: "Gin, kakeknya Dita sudah tua banget, lho!"
Gina: "Umurnya berapa?"

Dian: "Tidak tahu, cuma waktu ulang tahunnya, keluarganya harus mengerahkan pemadam kebakaran untuk meniup lilinnya."
Gina: "&$@@%&*@?!..."

Tinggalkan Komentar