Humor Pekerjaan

Tim i-Humor's picture

SEKRETARIS DIBAJAK

Seorang pengusaha sukses ditanya kawannya, "Apa kamu tidak khawatir, memercayakan berbagai data informasi tentang perusahaan kepada sekretarismu?"

"Kenapa kamu berpikir seperti itu?"

"Bagaimana kalau sekretaris itu 'dibajak' oleh pengusaha sainganmu?"

Dengan santai pengusaha itu menjawab, "Dia memang sudah saya persiapkan untuk 'dibajak'. Oleh karena itu, berbagai data penting selama ini sengaja saya kacaukan sehingga menyesatkan."

Tim i-Humor's picture

KHAWATIR

Seorang pengusaha konfeksi selalu merasa khawatir. Akibatnya, ia sering tidak bisa tidur pada malam hari. Ia merasa beban hidupnya makin berat.

Suatu hari, ia memutuskan datang kepada pendetanya untuk konseling mengenai masalahnya. Ia berkata, "Pak Pendeta, saya benar-benar punya masalah berat. Saya tidak bisa tidur setiap malam. Apa yang harus saya lakukan?"

Pendetanya menjawab, "Apa Bapak sudah mencoba melakukan teknik menghitung domba?" Si pengusaha pulang dan bertekad melaksanakan nasihat sang pendeta. Seminggu kemudian, ia kembali menemui pendetanya dengan wajah yang makin kuyu dan lesu, "Pak Pendeta, saya sudah menjalankan nasihat Bapak. Saya bahkan menghitung domba sampai 20.000 ekor. Tetapi, saya kemudian membayangkan 20.000 ekor domba bisa menghasilkan 40 kilo benang wol. Itu cukup untuk membuat 30 meter bahan wol. Bisa dibikin 12.000 setel jas. Padahal, toko saya hanya muat 2.000 jas. Dengan stok berlebih sebanyak itu, bagaimana saya bisa tidur?"

Tim i-Humor's picture

JARANG LEMBUR

"Dulu kamu sering kerja lembur, mengapa sekarang jarang?" tanya bos pada anak buahnya.

"Ya. Anggaran belanja saya sudah berkurang."

"Maksudmu?"

"Tiga dari empat istri sudah saya cerai."

Tim i-Humor's picture

PEDAGANG OH PEDAGANG

  1. Pedagang yang TIDAK BISA DITAWAR adalah penjual roti. Promosinya: "Roti tawar... roti tawar..." tapi tidak boleh ditawar.

  2. Pedagang yang PALING NEKAT adalah penjual gas. Sudah tahu jalanan menurun masih saja bilang "Gas... gas..." bukannya "Rem...rem..."

  3. Pedagang yang KURANG KERJAAN adalah penjual nasi goreng. Nasi sudah matang masih saja digoreng.

  4. Pedagang yang TIDAK KENAL KATA MENYESAL adalah penjual bubur. Nasi sudah menjadi bubur masih dijual juga.

  5. Pedagang yang PALING ANEH adalah pedagang ikan. Ikan mati dibilang ikan segar.

  6. Pedagang yang TIDAK BELAJAR MATEMATIKA yaitu tukang cetak foto. Ditanya 3X4 berapa, dia jawab 500.

Tim i-Humor's picture

ALASAN LAMARAN DITOLAK (IV)

Mengapa surat lamaran kerja ditolak? karena bahasanya sok akrab:

Dengan hormat,

Hai, apa kabar nih? Baik-baik aja khan? Saya juga dalam keadaan sehat wal afiat ketika menulis surat ini, semoga Bapak juga baik-baik aja seperti saya di sini. Ngomong-ngomong gimana kabar anak-anak, sehat kan? Istri Bapak pasti makin cantik aja... salam ya buat mereka. Oya, hampir lupa nih, saya bermaksud melamar pekerjaan pada perusahaan Bapak.

Tim i-Humor's picture

ALASAN LAMARAN DITOLAK (III)

Karena terlalu banyak singkatan yang menyesatkan seperti contoh di bawah ini:

Dgn hrmt,

Ttrk dng ikl lwg krj yg dmt pd srt kbr Kamps, tgl 10 Mei yg ll, mk sy mbrnkn diri utk mengisi lwg pek yg Bpk bthkn. Brkt ini sy lmprkn cv sy dan srt-srt ref dr tmpt krj sy yg lm. Sy percy pnglman krj sy dpt bergn bg prshsn di tmpt Bpk. Sy mau bkrj krs dan jjr. Trm ksh utk ksmptn interview yg dibrkn kdp sy. Sy tdk akn mngcwkn Bpk.

Hrmt sy.

Pelajaran: Jika ingin menyampaikan sesuatu, sampaikanlah dengan benar, jangan menyesatkan supaya kamu sendiri tidak menjadi sesat.

Tim i-Humor's picture

ALASAN LAMARAN DITOLAK (II)

Mengapa surat lamaran kerja ditolak? Karena terlalu banyak lampiran yang tidak perlu. Contohnya:

Sebagai bahan pertimbangan Bapak, bersama ini saya sertakan:

  1. Fotokopi KTP Bapak dan Ibu saya.
  2. Pas foto ketika saya dibaptis.
  3. Surat kelakuan baik dari seluruh keluarga saya.
  4. Rekening listrik dan telepon selama 3 bulan terakhir.

Pelajaran: Sebaiknya, kita bijak menggunakan kesempatan. Jangan membuang-buang waktu untuk menyertakan informasi yang tidak terlalu penting.

Tim i-Humor's picture

MEREBUT PEKERJAAN

Kepala sekolah marah-marah ketika melihat lantai teras di kelas II-A1-3 penuh kotoran. "Siapa yang piket hari ini?" ia bertanya pada para siswa yang belum memperoleh pelajaran pada jam pertama tersebut. Beberapa siswa lalu mengacungkan jari.

"Kenapa kalian tidak menyapu lantai teras kelas ini?"

Salah seorang siswa berdiri dan mencoba menjelaskan duduk perkaranya. "Maaf, Pak! Sewaktu akan saya bersihkan tadi, saya dipandangi terus-menerus oleh tukang kebun di sekolah kita. Seolah-olah saya dituduh merebut lapangan pekerjaannya, Pak."

Tim i-Humor's picture

ALASAN LAMARAN DITOLAK (I)

Dengan hormat,

Setelah saya membaca iklan lowongan pekerjaan dari perusahaan yang Bapak pimpin, yang dimuat di surat kabar nasional terbesar, saya jadi begitu tertarik untuk bergabung dengan perusahaan yang Bapak pimpin. Oleh karena itu, saya bermaksud melamar pekerjaan di perusahaan Bapak sesuai dengan lowongan yang ada. Saya percaya, dengan segala pengalaman dan kemampuan saya, sayalah orang yang dibutuhkan perusahaan Bapak. Harapan saya, agar melalui surat ini terjalin tali silaturahmi yang erat antara kita berdua, sebagaimana telah diamanatkan oleh semua agama.

Hormat saya.

Pelajaran: Bertele-tele bukan salah satu cara yang baik untuk berkomunikasi. Alkitab sudah memperingatkan kita untuk tidak bertele-tele dalam berkomunikasi dengan "Atasan" :>

Tim i-Humor's picture

KERETA API

Sarjo melamar pekerjaan sebagai penjaga lintasan kereta api. Dia diantar menghadap Pak Banu, kepala bagian, untuk tes wawancara.

"Seandainya ada dua kereta api berpapasan pada jalur yang sama, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Pak Banu, ingin mengetahui seberapa cekatan Sarjo.

"Saya akan pindahkan salah satu kereta ke jalur yang lain," jawab Sarjo dengan yakin.
"Kalau handle untuk mengalihkan rel-nya rusak, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Pak Banu lagi.

"Saya akan turun ke rel dan membelokkan relnya secara manual."
"Kalau macet atau alatnya rusak bagaimana?"
"Saya akan balik ke pos dan menelepon stasiun terdekat."

"Kalau teleponnya lagi dipakai?"
"Saya akan lari ke telepon umum terdekat?"
"Kalau rusak?"
"Saya akan pulang menjemput kakek saya."

"Lho?" tanya Pak Banu heran dengan jawaban Sarjo.

"Karena seumur hidupnya yang sudah 73 tahun, kakek saya belum pernah melihat kereta api tabrakan..."

Tim i-Humor's picture

KESATRIA DAN NAGA

Dari menara istananya, sang raja melihat seorang kesatria di kejauhan. Kesatria itu berderap menunggang kuda, dan dengan sangat gagah, memanggul seekor naga di pundaknya.

"Dasar bodoh!" teriak sang raja. "Tugasmu itu membunuh naga dan membawa pulang sang putri!"

Tim i-Humor's picture

BERITA BANJIR

Seorang wartawan muda melaporkan bencana banjir dengan bahasa yang berbunga-bunga. Ia menulis, "Tuhan duduk di atas bukit yang berada di selatan kota S, menyaksikan bencana banjir yang diizinkan-Nya."

Editor segera menghubungi wartawan itu, "Lupakan saja banjirnya. Cepat, wawancarai Tuhan!"

Tim i-Humor's picture

TAKUT TUKANG JAHIT

Dalam dunia khayalan, ada seorang dukun yang bisa berbicara dengan Jin.

Dukun: "Hai Jin, siapa sih yang paling kamu takuti selain Tuhan sama orang saleh?"

Jin: "Anu Pak Dukun, saya ngeri banget sama tukang JAHIT."

Dukun: "Jiahh ... Kok, kamu takut sama tukang jahit?"

Sambil gemetar Jin berkata: "Saya takut kalau dipermak sama tukang jahit, Bos! Soalnya saya pernah lewat di depan rumahnya tukang jahit, ada tulisan: 'TERIMA PERMAK SEGALA JENIS JIN'."

Tim i-Humor's picture

SUDAH BERHENTI KERJA

Seorang bos sedang minum kopi bersama karyawannya di kantin kantor. Ia menceritakan serangkaian lelucon yang baru saja didengarnya. Setiap orang yang mendengarnya tertawa keras-keras. Setiap orang kecuali Wrekso.

Ketika bos itu tahu bahwa Wrekso tidak bereaksi, ia bertanya, "Kenapa, So? Apa kau sedang kehilangan selera humor?"

"Tidak, Pak," jawab Wrekso. "Tapi saya tak perlu ikut tertawa, kan? Besok saya sudah berhenti kerja, kok!"

Tim i-Humor's picture

SETIAP TAHUN

Mary membaca lowongan kerja yang ada di ManSor Yellow Pages. Ia tertarik dengan lowongan pekerjaan sebagai sekretaris di sebuah gereja yang ia tahu adalah gereja yang mapan dengan fasilitas yang bagus. Ia pun pergi ke gereja tersebut dan mengisi formulir pendaftaran. Seminggu kemudian ia dipanggil untuk acara interview, yang akan dilakukan oleh Gembala Sidang. Gembala Sidang melihat bahwa Mary tidak mengisi tahun lahirnya.

Gembala: "Saya sudah melihat tanggal lahirmu, 7 Juli, bolehkah saya tahu tahunnya?"

Mary: "Oh, itu setiap tahun, Pak..."

Tinggalkan Komentar