Humor Pekerjaan

Tim i-Humor's picture

SUDAH BERHENTI KERJA

Seorang bos sedang minum kopi bersama karyawannya di kantin kantor. Ia menceritakan serangkaian lelucon yang baru saja didengarnya. Setiap orang yang mendengarnya tertawa keras-keras. Setiap orang kecuali Wrekso.

Ketika bos itu tahu bahwa Wrekso tidak bereaksi, ia bertanya, "Kenapa, So? Apa kau sedang kehilangan selera humor?"

"Tidak, Pak," jawab Wrekso. "Tapi saya tak perlu ikut tertawa, kan? Besok saya sudah berhenti kerja, kok!"

Tim i-Humor's picture

SETIAP TAHUN

Mary membaca lowongan kerja yang ada di ManSor Yellow Pages. Ia tertarik dengan lowongan pekerjaan sebagai sekretaris di sebuah gereja yang ia tahu adalah gereja yang mapan dengan fasilitas yang bagus. Ia pun pergi ke gereja tersebut dan mengisi formulir pendaftaran. Seminggu kemudian ia dipanggil untuk acara interview, yang akan dilakukan oleh Gembala Sidang. Gembala Sidang melihat bahwa Mary tidak mengisi tahun lahirnya.

Gembala: "Saya sudah melihat tanggal lahirmu, 7 Juli, bolehkah saya tahu tahunnya?"

Mary: "Oh, itu setiap tahun, Pak..."

Tim i-Humor's picture

I'M THE BOS

Suatu hari di dalam staf meeting, seorang bos komplain bahwa dia tidak mendapatkan respek dari staf-stafnya. Pagi itu si bos pergi keluar dan kembali lagi dengan membawa poster kecil bertuliskan "I'm the Bos". Dia menggantungkan poster kecil tersebut di depan pintu ruangan kantornya. Suatu hari, sepulang dari makan siang, si bos mendapatkan catatan kecil yang tergantung dekat poster itu, catatan itu bertuliskan "Tadi istri Bapak telepon ke kantor. Dia ingin agar Bapak segera mengembalikan poster miliknya".

Tim i-Humor's picture

MENUMPANG

Pria 1: "Maaf, Pak. Apakah hotel di sini ada diskotiknya?"
Pria 2: "Ada, Pak. Di lantai empat."

Pria 1: "Apakah ada cafe-nya?"
Pria 2: "Ada, Pak. Di lantai dua. Bapak mau nginap berapa hari?"

Pria 1: "Saya mau menumpang jualan rokok di depan, boleh nggak?"

Tim i-Humor's picture

KESALAHAN KEDUA

Suatu kali, seorang karyawan menerima gaji lebih besar dari jumlah gajinya yang seharusnya. Karena selisihnya cukup besar dan ia merasa sayang untuk melaporkan dan mengembalikannya, jadi ia mendiamkannya saja. Bulan berikutnya, ia menerima gaji yang lebih kecil dari biasanya. Ia lalu memutuskan untuk memprotes kepada pimpinannya.

"Pak, mengapa gaji saya bulan ini kecil sekali?"

"Bagaimana kamu ini, waktu gajimu dibayarkan lebih besar dari yang seharusnya, kamu diam saja. Sekarang kamu protes."

Bingung, malu, dan tidak mau kalah bercampur jadi satu, dan si karyawan menjawab, "Pak, siapa saja bisa buat kesalahan, tapi saya tidak mau itu terjadi untuk kedua kalinya."

Tim i-Humor's picture

POKOK ANGGUR

Edo, Bonar, Coky, dan Ucok sedang duduk-duduk mengobrol.

Edo yang kerja di PLN (Perusahaan Listrik Negara) menyombongkan dirinya, "Akulah TERANG DUNIA"

Bonar yang kerja di PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) berkata, "Akulah AIR KEHIDUPAN"

Coky yang kerja di dinas PU (Pekerjaan Umum) tidak mau kalah, "Akulah JALAN KEBENARAN"

Ucok yang pengangguran, kerjanya cuma mabuk-mabukan, juga tidak mau kalah. Sambil mengangkat botol anggurnya, Ucok berteriak, "Akulah POKOK ANGGUR dan kalian ranting-rantingnya"

Tim i-Humor's picture

DOKTER YANG LUCU

Seorang biarawati pergi menemui dokternya dan mengeluh karena dia terus menerus cegukan. Beberapa menit kemudian, dia berlari keluar, menjerit, menangis dan menabrak seseorang yang sedang berjalan menuju ruang Dokter. Orang tersebut masuk ke dalam dan bertanya, "Dok, apa yang terjadi dengan biarawati itu?"

Dokter menjawab, "Oh, saya hanya mengatakan kepadanya kalau dia hamil."

Orang itu berkata, "Biarawati itu hamil?"

"Tidak" sahut dokter, "tapi saya menyembuhkan cegukannya"

Tim i-Humor's picture

MELAMAR KERJA

Suatu hari ada pemuda melamar ke suatu perusahaan.

Manajer HRD, "Apabila Saudara diterima di perusahaan ini, berapa gaji yang Saudara harapkan?"

Pemuda, "Saya ingin gaji dalam dolar AS saja, Pak. Tidak usah terlalu tinggi, cukup 10.000 dolar AS saja."

Manajer HRD, "Boleh juga, sesuai dengan jabatan yang Saudara lamar. Ehm ... bagaimana kalau perusahaan menawarkan lebih banyak: kami sediakan mobil Mercedes lengkap dengan supirnya, rumah di Pondok Indah dengan kolam renang, liburan setiap akhir minggu ke Bali, cuti 12 hari setiap akhir tahun ditambah bonus 12 kali gaji?"

Pemuda (dengan rasa girang campur tidak percaya), "Ah, jangan bercanda, Pak!"

Manajer HRD, "Lho...kan Saudara duluan yang mengajak bercanda...!!!"

Tim i-Humor's picture

PENGANGGURAN

Iyal dan Helmi adalah dua orang pengangguran yang sedang mencari pekerjaan.

Iyal: "Hel, susah ya sekarang cari kerjaan."

Helmi: "Sebenarnya ada sih kerjaan buat kamu. Kamu mau?"

Iyal: "Iya mau, kerja apa?"

Helmi: "Tolong carikan saya pekerjaan. Itu kerjanya."

Tim i-Humor's picture

LOWONGAN KERJA

Eko adalah laki-laki pemalas. Kesehariannya hanya sibuk memikirkan pekerjaan apa yang akan dia kerjakan, namun tidak ada usaha untuk mencari lowongan di sekeliling kota. Berhari-hari dia cuma mengeluh kepada Doni, sahabatnya. Saking kesalnya si Doni karena kemalasan Eko, Doni mengirimkan SMS,

Ko, gue liat lowongan nih! Isinya...

  • Anda lulusan SMA/STM?
  • Anda punya keahlian?
  • Punya ijazah keterampilan?
  • Ahli bahasa Inggris?
  • Anda seorang pekerja keras?
  • Bersedia ditempatkan di dalam atau luar kota?
  • Tapi sampai sekarang belum bekerja?

Cari kerja dong!!!

Tim i-Humor's picture

LAPANGAN GOLF DI SURGA

Ketika Peter bermain golf bersama pendeta Brian, ia melontarkan sebuah pertanyaan teologis yang sangat penting.

"Pak Pendeta, apakah ada lapangan golf di surga?"

"Wah, sampai sekarang saya tidak tahu. Nanti kalau ada kesempatan saya akan menanyakan soal itu kepada Tuhan dan jawabnya pasti akan saya beritahukan ke kamu."

Minggu berikutnya mereka berdua bermain golf kembali dan Peter masih mengajukan pertanyaan yang sama.

"Pak Pendeta, apakah Anda sudah menemukan lapangan golf di surga?"

"Sudah, sudah. Lapangan golf di sana bagus sekali. Saya dengar kamu diundang untuk bermain di sana minggu depan."

Tim i-Humor's picture

KENA BATUNYA

Seorang mahasiswa yang terkenal sombong akan menyelesaikan pendidikannya dan diharuskan mengikuti kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang terletak di sebuah daerah pelosok yang jauh dari kota.

Dalam perjalanan dengan bus penumpang umum menuju desa tujuannya, mahasiswa itu duduk berdekatan dengan seorang petani yang memangku sebakul jagung.

"Bu, jagung sebakul saja kok dipangku seperti itu. Kenapa tidak ditaruh di lantai saja?" kata pemuda kota ini.

"Ini makanan pokok kami yang paling berharga, Nak," jawab ibu petani itu.

"Makanan berharga? Huh, kalau di kota, jagung hanya untuk makanan kuda, Bu," ujarnya dengan nada sombong. Ibu petani itu hanya diam saja sambil berpikir dalam hati betapa sombongnya anak muda ini.

Saat bis mulai memasuki jalan menurun yang berkelok-kelok, pemuda tersebut mulai terserang pusing dan mual sampai akhirnya ia muntah-muntah. Rupanya pagi hari itu dia sempat sarapan bubur sayur campur jagung yang kini keluar semua.

"Supirrrrrr, berhentiiiii! Nih ada kuda lagi muntah-muntah di samping saya!" teriak ibu petani.

Tim i-Humor's picture

VERSUS

Salah satu rumah tahanan sedang mengadakan lomba sepak bola demi menjaga kesehatan para napi. Pagi ini yang bertanding adalah kesebelasan Pencopet melawan kesebelasan Narkoba. Di tengah-tengah pertandingan, tim Narkoba memimpin dengan skor 3 -- 0. Tentu saja, Bagong, sang kapten Pencopet, marah besar terhadap rekan-rekannya.

Bagong: Kalian ini bagaimana?! Kita tuh Pencopet. Larinya jauh lebih kencang dari mereka. Stamina kita lebih kuat dari mereka. Harusnya kita bisa memenangkan pertandingan!

Rekan:Tapi Bos... mereka lebih pintar mengatur strategi.

Bagong: Hah. Tidak perlu pikir-pikir strategi. Kita main kasar saja. Kita tendang saja mereka. Kita habisin mereka. Bagaimana?

Rekan:Tapi Bos... kalau kita dapat kartu kuning, bagaimana? Apalagi kalau kartu merah, Bos.

Bagong: Kalian ini bagaimana sih?! Kita kan Pencopet. Tadi kedua kartu itu sudah aku copet. Jadi dia sudah tidak punya kartu lagi!

Tim i-Humor's picture

DASAR PEJABAT

Setelah bertanya jawab mengenai kemajuan teknologi zaman ini, wartawan bertanya kepada sang pejabat.

Wartawan: Apa Bapak juga punya Facebook seperti yang kebanyakan orang di negara kita ini?

Pejabat: Oh, tentu punya Mas ...

Tim i-Humor's picture

TARUHAN DUA PETINJU

Dua orang petinju bertaruh. Masing-masing memasang taruhan bahwa dirinya sendiri yang akan kalah. Selama pertarungan, salah satu petinju secara ngga sengaja menyentuh pelan wajah lawannya dengan tinjunya. Lawannya itu segera jatuh dan wasit memulai hitungan. Petinju itu kebingungan. Saat wasit menghitung sampai sembilan, ia tiba-tiba memiliki ide. Ia menghampiri petinju yang tergeletak tadi dan menendang perutnya, dan ia pun langsung didiskualifikasi.

Tinggalkan Komentar