SOPIR TAXI DAN PENDETA

Tim i-Humor's picture

Seorang sopir taxi yang baru saja meninggal tiba di gerbang surga dan bertemu Petrus yang menjaga pintu surga. Sopir taxi itu memperkenalkan diri "Saya Ucok, sopir taxi".

Petrus membuka buku besar untuk melihat nama calon penghuni surga. Setelah itu Petrus memberikan jubah dari sutera halus dan sebuah tongkat dari emas serta mempersialakan sopir taxi itu masuk ke surga. Di belakang sopir taxi itu ada seorang pendeta yang juga baru saja meninggal, ia memperkenalkan diri "Saya Agus, seorang pendeta".

Petrus pun kembali membolak-balik buku besarnya, setelah itu ia berkata kepada si pendeta: "Baiklah, kamu diijinkan masuk, ambilah jubah dari katun kasar itu dan tongkat kayu yang ini."

Tentu saja, si pendeta protes: "Lho apa ngga salah, saya harus mengenakan jubah dan membawa tongkat ini. Saya kan pendeta, pasti kedudukan saya lebih mulia dari sopir taxi yang memperoleh jubah sutera dan tongkat emas."

Petrus menoleh sebentar dan menjawab langsung: "Di sini, kita melihat hasil yang didapatkan. Saat kamu berkotbah, orang-orang ngantuk dan tertidur. Sedang saat si Ucok membawa taxinya, semua orang bersiaga dan berdoa terus tanpa henti!"

Dikirim oleh : Kristianto Jahja (lanjutan dari seri Gagap Teknologi di ME CyberGKI).

Tinggalkan Komentar