SAYANG DAN SAYANGNYA

Tim i-Humor's picture

Setelah sekian lama menjalani kehidupan lajang, Budi memutuskan untuk mencari seorang pendamping hidup. Dia ingin memasuki tahun 2014 dengan sebuah perubahan. Dia mengutarakan isi hatinya kepada Badu.

Budi: Du, di awal tahun ini, aku ingin melepas status lajangku.

Badu: Waaah ... kebetulan, aku punya teman yang cocok buat kamu.

Budi: Serius? Orangnya kayak gimana?

Badu: Yang pasti perempuan, rajin ke gereja, cantik, terus ....

Budi: Wow! Terus ... terus?

Badu: Dia juga penyayang. Sayang Tuhan, sayang keluarga, sayang teman-teman, sayang ....

Budi: Sayang apa lagi?

Badu: Sayangnya, sudah meninggal, Bud.

[Sumber: Redaksi]

Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.
(Pengkhotbah 9:5)

Tinggalkan Komentar