MANFAAT HUMOR UNTUK PERKEMBANGAN ANAK

Tim i-Humor's picture

Penulis: Nia -- 4 Januari 2010

Humor tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa. Anak-anak juga membutuhkan humor untuk menstimulasi keceriaannya, sehingga dapat menunjang optimasi perkembangan kecerdasan dan kepribadiannya. Dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak bisa mengalami stress, cemas dan tertekan. Padatnya pelajaran di sekolah, persaingan dengan teman bermain, serta upaya memenuhi harapan orang tua bisa menjadi masalah buatnya. Karena itu, menyentuh sense of humor anak dengan mengajaknya bercanda ringan, membacakan cerita lucu atau mendampinginya menonton film kartun anak yang lucu dapat membantu mengembalikan kondisinya. Paling tidak, humor bisa membuatnya tertawa senang.

Sense of humor kita bisa dilatih karena semua orang memilikinya, termasuk anak-anak. Selain bermanfaat untuk menghilangkan stress dan membuat kondisi rileks, kita dan anak-anak kita akan terlatih untuk melihat sisi positif dari kehidupan karena kita bisa memandang sisi kejenakaan kehidupan tersebut, tidak selalu yang serius dan berat- berat. Hal ini akan berimplikasi pada ketenangan dan kesiapan menghadapi masalah. Jadi, tahun-tahun awal perkembangan anak jangan dibiarkan berlalu tanpa humor.

Apa manfaat humor untuk perkembangan anak, sehingga kita perlu melatihnya? Berikut ini beberapa manfaat yang diambil dari berbagai referansi hasil penelitian terkait.

Pertama, humor dapat meningkatkan kecerdasan anak. Louis Franzini, Ph.D., seorang psikolog dan peneliti humor dari San Diego State University, serta penulis buku ”Kids Who Laugh, How to Develop Your Child’s sense of humor” menyatakan bahwa humor pada anak-anak berhubungan langsung dengan kecerdasan, kreativitas, kemampuan sosial, empati, rasa percaya diri, penghargaan atas diri sendiri dan kemampuan memecahkan masalah yang lebih sulit. Kecerdasan yang diamksud ialah kecerdasan emosional serta intelektualnya. Seorang anak yang memiliki sense of humor yang baik biasanya akan lebih disukai oleh teman seusianya maupun orang dewasa karena anak tersebut bisa mencairkan dan menyegarkan suasana, serta bisa menyenangkan hati orang-orang di sekitarnya. Tidak berlebihan jika saya berpendapat bahwa tingkah laku, pembicaraan dan keriangan anak-anak usia batita dan balita menjadi penghibur yang natural, bisa menghadirkan senyum indah, tawa sehat, juga menyenangkan hati dan pikiran keluarganya.

Kedua, humor dapat mengeratkan ikatan batin antara anak dengan orang tuanya, serta meningkatkan hubungan antarsesama. Ketika kita tertawa bersama anak-anak kita karena humor yang segar, ada satu ikatan yang terjadi. Kita akan merasa lebih dekat, lebih memahami dan menyayanginya. Anak berusia 1 tahun sudah dapat merasakan hal seperti ini. Karena itu, jangan diamkan dia dengan hanya memperhatikan tingkah lakunya. Ajaklah ia berbicara dan bercanda sesuai umurnya, memasang muka dan tingkah lucu, sehingga ia tertawa dan merasa semakin dekat dengan kita. Senyum dan tawa yang tulus itu bisa menularkan energi positif bagi orang-orang di sekitar kita, termasuk si kecil, sehingga kecerdasan dan kepribadiannya tumbuh dan terlatih dalam kondisi yang positif.

Ketiga, humor dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak, sehingga dapat menjaga kestabilan kesehatan mental dan fisiknya, serta membantu mencegah masuknya berbagai penyakit. Pada saat anak-anak tertawa, sistem kekebalan tubuh dan sistem pada tulang, pembuluh darah jantung maupun ototnya bekerja lebih aktif. Tertawa terbahak-bahak diketahui bisa meningkatkan sistem imun dalam tubuh si kecil dengan cara memicu produksi sel-sel limfosit yang bertindak sebagai pembunuh stres alami yang juga dapat melumpuhkan banyak penyakit.

Keempat, humor dapat meningkatkan fungsi perkembangan anak. Dengan humor anak akan lebih mampu mengekspresikan kemampuan berpikir dan kreativitasnya yang sedang tumbuh. Humor membuat anak-anak bahkan orang dewasa benar-benar gembira karena kegembiraan dan rasa nyaman akan menstimulasi fungsi kerja otak secara optimal. Berbagai penelitian berkaitan dengan hal ini di tahun 2003 menemukan bukti- bukti neorologis bahwa otak diciptakan untuk bersenang-senang dengan humor dan tertawa.

Manfaat-manfaat tersebut memberikan pembelajaran kepada kita, khususnya saya (kelak) untuk melatih dan memelihara sense of humor kita juga anak-anak kita Menciptakan humor yang beretika (tidak jorok dan berlebihan), kelucuan dan mengisi hari dengan bercanda bersama mereka merupakan proses kreatif kita untuk membuat anak fun and learning, terutama saat anak merasa cemas dan takut. Keceriaan dan keriangan tawa anak-anak kita tentu akan menjadi inspirasi dan nutrisi hati, penyejuk jiwa, penentram rasa yang mencerahkan suasana rumah kita. Semoga bermanfaat (Nia Hidayati)

http://niahidayati.net/manfaat-humor-untuk-perkembangan-anak.html

Tinggalkan Komentar