Amsal

Tim i-Humor's picture

ENGKAU SELALU ADA

Seorang laki-laki tua sedang terbaring sakit di salah satu Rumah Sakit di kotanya selama satu bulan, istri tercintanya dengan setia menunggui sang suami yang sedang lemah lunglai tertidur di ranjangnya.

Suatu saat, istrinya datang dan masuk kamar suaminya, tiba-tiba sang suami dengan lambaian tangan yang nampak lemah memanggil istrinya mendekat kepadanya.

Setelah sang istri duduk di dekatnya, suami berkata:

"Engkau tahu, kenapa? Engkau selalu bersamaku di sepanjang perjalanan hidupku yang menjengkelkan. Ketika aku dipecat, engkau selalu ada di sisiku dan menguatkan aku. Ketika bisnisku hancur, engkau pun selalu ada untuk aku. Ketika aku kecelakaan, engkau juga ada di sampingku. Ketika rumah kita satu-satunya harus dijual, engkau pun tetap ada bersamaku dan menghiburku. Dan sekarang, ketika aku jatuh sakit dan tak berdaya, engkau masih bersedia bersama denganku.
Tahukah engaku, kenapa?"

Tim i-Humor's picture

TAMBUN

Seorang bapak agak kuatir mengamati pertumbuhan anak gadisnya yang punya selera makan luar biasa. Setiap saat badannya bertambah tambun saja. Oleh karenanya, suatu hari ia menasihati sang anak.

"Begini, Nak. Bapak anjurkan agar setiap pagi kamu sarapan bubur saja!"

"Baik, Pak. Sarapan buburnya sebelum atau sesudah makan pagi?"

"????!!!!!"

Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan. (Amsal 19:20)

Tim i-Humor's picture

DIGIGIT SEMUT

Ketika menunggu gilirannya di ruang tunggu pasien, seorang pria remaja berumur 13 tahun bertanya kepada bapaknya, "Pak! Kalau kita disuntik itu, sakit ya, Pak?"

"Oh, tentu saja tidak, Nak! Kalau kita disuntik itu, rasanya seperti digigit semut!"

Beberapa saat kemudian, tibalah saatnya si anak remaja ini masuk ke kamar periksa tanpa mau diantar bapaknya setelah ia mengetahui kalau disuntik itu rasanya seperti digigit semut.

Lima menit kemudian, si Bapak yang menunggu di ruang tunggu pasien ini terkejut mendengar jeritan sang dokter yang kemudian disusul jeritan anaknya. Setelah pintu kamar periksa dibuka, dilihatnya anaknya yang berjalan pincang dengan pahanya yang biru bengkak, dan mata sang dokter pun juga membengkak.

Tim i-Humor's picture

KEJUTAN ULANGTAHUNKU

Suatu pagi tepat pada hari ulang tahunku, kedua anakku memintaku untuk tidak turun dari tempat tidur. Aku tetap berada di tempat tidurku dan mencium bau telur dadar dan daging panggang dari arah dapur. Aku langsung berpikir, mereka pasti sedang membuatkan aku sarapan dan akan membawa sarapan itu ke kamarku.

Akhirnya anakku memanggilku untuk turun ke dapur. Dan ketika aku turun, aku melihat mereka sudah duduk manis di meja makan. Di depan mereka masing-masing ada piring berisi telur dadar dan daging panggang berukuran besar. Dengan bahagia aku memeluk mereka dan berkata, "Terima kasih ya Nak, kalian sudah buatin Mama sarapan."

Tim i-Humor's picture

HANYA 51

Tiga orang pria dewasa masuk ke sebuah bar. Mereka segera pesan 3 bir ke penjaga barnya. Pelayannya segera menyajikannya. Sebelum minum mereka tos sambil berseru "Selamat untuk 51!" Lalu mereka menghabiskan bir di gelas mereka.

Si pelayan jadi bingung, "Apa artinya ´51´?" tanyanya dalam hati. Tapi dia menahan pertanyaan itu dalam hatinya. Lalu ketiga orang itu memesan 3 gelas bir lagi. Dan lagi sebelum minum mereka tos sambil berseru "Selamat untuk 51!"

Si pelayan jadi makin penasaran, "Apa artinya ´51´?" tanyanya dalam hati. Tapi dia masih bisa menahan pertanyaan itu dalam hatinya.

Tim i-Humor's picture

HASIL DIAGNOSA

Seorang dokter muda melayani pasiennya yang sedang memeriksakan penyakitnya.

: "Selamat siang, dok. Saya mau memeriksakan penyakit saya. Saya merasakan tidak enak badan, Dok."

Pasien
Dokter : "Terasa sakitkah?"
Pasien : "Sana dan sini!"
Dokter : "Terasa pusingkah?"
Pasien : "Sekarang dan sebentar lagi!"
Dokter : "Pandangan kabur? Berkunang-kunang?"
Pasien : "Gelap dan terang!"
Dokter : "Demamkah?"
Pasien : "Panas dan dingin!"
Dokter : "Ehmmm......" [Si dokter memegang janggutnya dan mengernyitkan dahinya sambil manggut-manggut.]
Pasien : "Seriuskah, dok?"
Dokter : "Ya dan tidak!"

Tinggalkan Komentar