AYAM

Submitted by Tim i-Humor on Mon, 01/14/2002 - 00:00

Ada seorang anak bernama Denny, yang baru saja mencuri seekor ayam dari ladang orang. Nggak lama kemudian Denny sadar bahwa perbuatan mencuri itu adalah dosa.

Setelah itu Denny pergi ke gereja/bilik pengakuan dosa untuk mengakui perbuatannya kepada Pastor :

Denny
:
"Pastor, saya mengaku dosa. Saya telah mencuri seekor ayam dari ladang orang."
Pastor
:
"Wah, tindakanmu itu salah besar."
Denny
:
"Maukah Pastor menerima ayam itu kembali?"
Pastor
:
"Tentu saja tidak! Kamu harus mengembalikannya kepada pemiliknya."
Denny
:
"Tapi ..., pemiliknya menolak untuk menerima kembali ayam itu, Pastor."
Pastor
:
"Oh ..., kalau begitu, ambillah ayam itu untukmu."
Denny
:
"Terima kasih, Pastor."

Tak lama kemudian pastor itupun pulang ke rumah, sesampainya di rumah ia teringat akan ayamnya yang berada di kandang. Setelah menghitungnya ternyata salah seekor dari ayam itu hilang ...

KLIMIS

Submitted by Tim i-Humor on Mon, 04/23/2001 - 00:00

Selama beberapa tahun terakhir ini, pendeta Abraham membiarkan wajahnya ditumbuhi janggut, kumis dan cambang yang lebat. Pada suatu hari semua itu dicukurnya habis. Sepulangnya dari tukang cukur, dia melihat putranya bermaim di depan rumah. Dia ingin tahu apakah putranya masih mengenali wajahnya yang sekarang licin. Karena itu, ia bertanya pada putranya, "Nak, dimana ya rumah pendeta Abraham?" Dengan ketakutan anaknya berlari masuk ke dalam rumah dan kemudian berteriak,
"Mama! mama! Papa telah mencukur brewoknya dan kini dia menjadi lupa dimana rumah kita!"

PERIKSA MATA

Submitted by Tim i-Humor on Thu, 04/19/2001 - 00:00

Saya sedang melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap termasuk memeriksa ketajaman penglihatan seorang pasien. Saya mendudukkan pasien itu dengan jarak sekitar 20 kaki dari peta huruf, lalu memulai pemeriksaannya.

"Tutup mata kanan dengan tangan." perintah saya.

Pasien itu membaca huruf-huruf di baris 20/20 dengan tepat.
"Sekarang tutup mata kiri."

Sekali lagi, dia dapat membaca huruf-huruf itu dengan sempurna.
"Sekarang, keduanya," perintah saya.

Kemudian saya mulai menunjuk sebuah huruf, tapi tidak terdengar sepatah katapun diucapkannya. Bahkan dia tidak dapat membaca huruf E yang sangat besar di baris pertama. Saya membalikkan badan dan melihat ternyata pasien itu duduk dengan kedua mata ditutup oleh kedua tangannya. Saya tertawa keras saat mengakhiri pemeriksaan itu, karena menyadari bahwa pasiennya salah mengerti perintah yang ia berikan.

ALIGATOR (BUAYA RAKSASA)

Submitted by Tim i-Humor on Sun, 03/25/2001 - 00:00

Sementara olahraga memancing di pantai Florida berakhir, ada seorang turis yang mengalami kecelakaan sehingga kapalnya terbalik. Sebenarnya dia bisa berenang, tetapi rasa takutnya pada aligator yang berkeliaran di laut itu membuatnya berpegangan erat pada kapalnya yang terbalik itu. Dari kejauhan dia melihat seorang pengawas pantai berdiri di tepi pantai. Turis itu berteriak, "Apakah masih ada aligator yang berkeliaran di laut ini?"
"Tidak!" pengawas itu membalas teriakannya, "Sudah tidak ada aligator selama beberapa tahun terakhir ini!"

SALAH AYAT

Submitted by Tim i-Humor on Wed, 01/17/2001 - 00:00

Resepsi pernikahan baru saja dimulai dan pembawa acara akan membacakan ucapan-ucapan selamat yang disampaikan melalui surat ataupun telegram.
Seorang teman baik dari pengantin wanita, ingin sekali menyatakan suka citanya atas pernikahan itu, namun dia nggak mau ngeluarin duit banyak untuk beli kado. Akhirnya teman itu memutuskan untuk mengirim telegram yang isinya sebuah ayat Alkitab. Dia mengambil ayat 1 Yohanes 4:18 yang petikannya berbunyi:
"Di dalam kasih tidak ada ketakutan."

Namun dia sungguh tidak beruntung, karena operator telegram lupa menuliskan angka 1 di depan kata Yohanes. Setiap undangan yang hadir dalam resepsi pernikahan tersebut terkejut saat mendengar pembawa acara membacakan ayat Yohanes 4:18 yang berbunyi:

SALAH TEMPAT

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 10/19/1999 - 00:00

Seorang pendeta tiba-tiba keliru saat berkotbah, "Saudara-saudara, marilah kita renungkan kisah Lazarus si pemungut cukai". Jemaat saling berpandangan satu sama lain dengan wajah bingung. Majelis dari samping membisikkan "Salah Pak Pendeta, bukan Lazarus tapi Zakheus !" Pak Pendeta berhenti sejenak, tapi dengan tenangnya dia meneruskan kothbahnya. "Suatu ketika Lazarus sedang duduk manis di depan rumahnya, lalu datang Yesus dan murid-muridnya lewat rumah Lazarus. Karena Lazarus terhalang orang banyak, maka ia lalu naik ke pohon untuk melihat Yesus dengan jelas. Tiba-tiba Tuhan Yesus melihat Lazarus di atas pohon dan berteriak ................
Tuhan Yesus : "Lazarus...........!!" Lazarus : "Ya..., Tuhanku"
Tuhan Yesus : "Turun.... !! Turun dari atas pohon itu segera !!! Itu bukan tempatmu, itu tempatnya Zakheus......."

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran