Submitted by admin on Thu, 04/27/2023 - 08:17

Anda akan mengharapkan artikel tentang humor dimulai dengan lelucon. Akan tetapi, dan ini lucu, akan sangat sulit menemukan lelucon yang dianggap lucu oleh semua orang. Beberapa sangat senang dengan permainan kata-kata. Orang-orang ini bisa sangat bersemangat tentang fakta bahwa perbedaan antara pipa air kosong dan orang Belanda yang bercanda terletak pada kenyataan bahwa yang satu adalah silinder berongga (hollow silinder) dan yang lainnya adalah orang Belanda konyol (Ing: silly Hollander). Namun, ada orang yang merasa jauh lebih menarik untuk melihat reaksi seseorang terhadap lelucon praktis (Ing: prank). Mereka diam-diam menukar mantel dan menyaksikan para korban kesulitan dengan sepotong pakaian yang tiba-tiba tidak lagi sesuai dengan ukuran fisik mereka. Ada juga yang memiliki kemampuan untuk menemukan aspek lucu dalam situasi yang serius. Ketika tas tangan seorang ibu yang punya anak kecil dicuri di bandara, saudara laki-lakinya berkomentar, "Saya benar-benar berharap pencuri itu menyukai makanan bayi." Dan, meskipun semua contoh ini termasuk dalam kategori humor, tidak semua orang sama terhiburnya oleh setiap variasi.

Gambar: gambar

Apakah kita mudah dan cepat tertawa, atau apakah kita lebih eksplisit dan garing, kita semua akan dapat menghargai fakta bahwa humor adalah entitas yang sangat rumit. Humor adalah kemampuan luar biasa untuk mengambil jarak dari diri kita sendiri dan situasi kita. Dari sudut pandang yang baru, kita dapat melihat bahwa situasi yang begitu membuat kita terjebak, memiliki beberapa sisi yang belum kita sadari. Hujan mungkin terus menetes melalui atap karavan Anda ke dalam ember es krim kosong, tetapi tiba-tiba Anda tersadar bahwa beberapa orang harus bersusah payah membasahi kendaraan rekreasi mereka dengan selang taman untuk mencari tahu di mana kebocorannya. Bisa juga dari jarak yang lebih jauh kita bisa mendeteksi koneksi tak terduga dengan situasi serupa. Tiba-tiba, ban mobil yang kempis itu mengingatkan Anda pada wajah kakek Anda saat sakit gigi. Akan tetapi, humor lebih dari sekadar analisis mental tentang momen genting atau hubungan filosofis dengan peristiwa serupa. Itu membawa kita ke langkah besar yang lebih jauh. Itu memicu respons emosional dalam diri kita. Aspek atau asosiasi yang tidak terduga dapat membuat kita tertawa. Tiba-tiba kita merasa diperbarui. Kita mampu mengatasinya lagi. Kita bersedia mencoba hal yang tampaknya tidak ada harapan lagi. Dalam humor, pikiran dan emosi bertemu untuk menciptakan aliran energi baru. Humor tidak hanya lucu. Itu juga membangkitkan semangat.

Namun, ada satu sisi yang sangat menyedihkan dari humor. Humor tidak luput dari akibat kejatuhan ke dalam dosa. Juga, karunia humor yang baik dari Tuhan kita ternoda dan rusak. Pada suatu waktu kita semua pernah merasakan sengatan lelucon yang salah arah. Setiap variasi humor dapat dengan mudah disalahgunakan. Ketika lelucon jenaka tentang ciri-ciri atau kebiasaan seseorang direndam dalam racun, itu bisa meninggalkan luka yang dalam. Lelucon praktis juga bisa menyakitkan, terutama jika itu mempermalukan seseorang di depan umum. Dan, situasi tertentu tidak memerlukan pendekatan lelucon. Seorang ibu seharusnya tidak tertawa ketika si kecil berlari ke arahnya untuk mendapatkan rasa tenang setelah jatuh dari sepedanya, betapa pun lucunya hidungnya yang menukik. Dalam hal ini, tawa ibunya akan lebih menyakiti anak itu daripada goresan lukanya.

Humor yang salah arah sudah cukup buruk. Namun, menjadi lebih buruk ketika masyarakat secara keseluruhan menjadi terbiasa dengan lelucon yang rendahan. Keluarga kami kadang-kadang mengeluarkan video yang isinya dijelaskan dengan kata-kata seperti "komedi keluarga yang menyenangkan, suguhan yang sangat menarik". Akan tetapi, itu tidak lucu sama sekali. Tentu saja mungkin keluarga kami tidak memiliki selera humor, tetapi kami memiliki beberapa bukti bahwa anggapan seperti itu tidak benar. Masalahnya terletak pada cara humor ditafsirkan. Kerusakan yang disengaja pada properti seseorang seharusnya tidak membuat siapa pun tertawa. Menyakiti dan melukai seseorang bukanlah hal yang menyenangkan. Pencurian tidak pernah lucu; kecerdasan "polos" seorang anak atau keasyikan pemilik dengan hal-hal lain bukanlah alasan. Melihat sikap tidak hormat terhadap orang dewasa bukanlah suguhan yang sangat menarik. Jika jenis humor ini direkomendasikan untuk tontonan keluarga, kami punya alasan untuk mengkhawatirkan apa yang digambarkan oleh komedi dewasa sebagai bentuk hiburan yang dapat diterima.

Meskipun kita adalah orang Kristen, tidak dapat disangkal bahwa mentalitas dunia memengaruhi kita. Akan terlalu mudah untuk menyalahkan moral masyarakat kita yang merosot. Penyebabnya terletak pada hati kita sendiri yang berdosa. Sangat mudah untuk terbiasa dengan bentuk humor yang salah arah. Awalnya kita mungkin tidak berpikir itu lucu ketika kita mendengar lelucon yang dibuat dengan mengorbankan orang lain atau yang didasarkan pada tema perselingkuhan dalam pernikahan. Namun, setelah beberapa saat, kesadaran kita mengenai apa yang benar dan salah bisa memudar. Dan, itu hanya langkah kecil dari secara pasif memaafkan humor orang lain yang tidak pantas menjadi secara aktif membuat lelucon yang tidak pantas untuk diri kita sendiri. Kita juga bisa terbiasa dengan hal itu, karena segala bentuk perilaku berdosa bergema cukup efektif dengan natur manusia lama kita.

Namun, dengan anugerah Allah, kita dapat melepaskan diri dari bentuk-bentuk humor yang berdosa. Proses pemulihan ini dimulai dengan menyadari kembali bahwa humor kita tunduk pada hukum Tuhan kita. Allah perjanjian kita sendiri meringkas hukum ini sebagai berikut: kasihilah Tuhan dan kasihilah sesama. Rangkuman ini merupakan standar normatif untuk mengukur layak atau tidaknya suatu lelucon. Banyak lelucon, misalnya, mengejek nama Tuhan dan mengangkat pandangan tentang surga dan neraka yang benar-benar menyimpang. Ketika kita fokus pada perintah untuk tidak menyebut nama Tuhan dengan sembarangan, kita akan memprotes bahasa semacam ini dan menghindari penggunaan nama itu sendiri. Itu berarti tidak ada lagi cerita tentang Petrus di pintu gerbang surga. Demikian pula, banyak cerita yang dianggap lucu tergantung efeknya pada kegagalan orang lain. Kita juga harus menjauhi lelucon-lelucon seperti itu, jika kita ingin menghargai nama dan kehormatan sesama kita setiap saat.

Selera humor yang sehat berdampak pada orang lain. Terkadang, efek positif ini terjadi dengan sengaja, saat kita menentang lelucon buruk. Namun, pada lain waktu kita dapat memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap orang lain tanpa kita sadari. Ketika kita berhenti menertawakan lelucon yang salah arah, tanpa disadari kita membuat lebih banyak hal yang sama. Seseorang yang senang menceritakan kisah-kisah menghibur yang bersih mengajarkan dengan teladan bahwa Anda dapat bersenang-senang tanpa bersuka ria dalam dosa, sifat, karakteristik, atau kemalangan orang lain. Dan, beberapa dari kita mampu dengan terampil memerangi lelucon buruk dengan dosis humor sehat yang aman.

Dengan rasa syukur, kita dapat menggunakan karunia humor yang baik dari Tuhan untuk memuliakan-Nya.


Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Kita tidak bisa meremehkan pengaruh orang tua terhadap apresiasi lelucon anak-anak mereka. Anak-anak mengembangkan selera humor mereka dengan apa yang menurut orang tua mereka lucu. Selain memiliki watak mental yang mirip dengan salah satu orang tuanya, mereka dibentuk oleh apa yang dipraktikkan dan dianggap pantas oleh orang tuanya. Bahkan, sebelum seorang anak dapat berbicara, dia mengamati bahwa orang tuanya menertawakan hal-hal tertentu yang dia lakukan. Dia tertarik dengan lelucon dan teka-teki mereka. Dia sangat peka terhadap apa yang menghibur mereka. Jika mereka mengira kegagalannya adalah alasan untuk mengolok-oloknya secara berlebihan, dia tidak hanya akan merasa sakit hati, tetapi suatu hari dia sendiri mungkin akan mengolok-olok kegagalan orang lain. Saat anak-anak kita bertumbuh dewasa, kita akan memiliki banyak kesempatan untuk menunjukkan kepada mereka betapa menyenangkannya humor yang baik dan untuk mengoreksi mereka ketika mereka melontarkan lelucon yang menyakiti Allah atau sesama kita. Bisa juga terjadi pada satu titik di mana anak-anak kita memberi tahu kita bahwa lelucon kita tidak terlalu lucu. Remaja dapat memiliki rasa keadilan yang sangat kuat. Kita sangat menghargai komentar mereka, dan, jika perlu, membuat penyesuaian.

Fakta bahwa humor dipelajari di rumah memiliki efek samping yang mendalam, tetapi bukan efek yang tidak menyenangkan. Setiap keluarga memiliki selera humor tertentu dan bermacam-macam lelucon rumahan yang unik bagi mereka. Meskipun rasa khas ini mungkin memerlukan beberapa penyesuaian ketika "orang luar" bergabung dengan keluarga sebagai teman, hal itu menciptakan ikatan kebersamaan yang kuat sebagai unit keluarga.

Selera humor kita mengungkapkan banyak hal tentang diri kita sendiri. Kita menunjukkan kepada orang lain ke arah mana pikiran kita mengembara ketika kita membiarkannya berkeliaran dengan bebas untuk sesaat. Beberapa orang mengungkapkan ketidakpedulian mereka terhadap Tuhan dan perintah-perintah-Nya ketika mereka membuat lelucon. Dimungkinkan juga untuk menunjukkan keyakinan kita melalui humor kita. Ini tidak berarti bahwa kita berbicara dengan enteng tentang tokoh atau peristiwa tertentu dalam Alkitab. Faktanya, lelucon seperti itu sering kali sangat tidak sopan. Namun, kepercayaan kita kepada Tuhan akan bersinar ketika kita mampu berbicara dengan rasa humor yang penuh hormat tentang situasi sulit yang telah Tuhan tempatkan bagi kita. Beberapa orang tua sangat berpengalaman dalam bentuk humor ini, karena mereka belajar mengatasi kondisi tidak menyenangkan yang Tuhan letakkan di jalan mereka.

Dengan rasa syukur, kita dapat menggunakan karunia humor yang baik dari Tuhan untuk memuliakan-Nya. Ketika kita belajar bagaimana mengambil jarak dari diri kita sendiri dengan cara yang tepat dan bagaimana menikmati tawa yang membangkitkan semangat, kita menerima sedikit cicipan dari sukacita abadi yang disiapkan bagi mereka yang mengasihi Tuhan mereka. (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Christian Study Library
Alamat situs : https://christianstudylibrary.org/article/sense-humour-0
Judul asli artikel : A Sense of Humour
Penulis artikel : Jane DeGlint

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran