Transfer ke Belfast

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

Pada suatu hari, seorang pria sedang memberi tahu rekan sekerjanya bahwa perusahaan tempat mereka bekerja memindahkannya ke Belfast. Dia mengatakan bahwa dia lebih baik mengundurkan diri daripada pindah ke sana.

Ketika ditanya apa alasannya, pria itu menjawab bahwa dia terlalu khawatir dengan segala kekerasan yang akan dihadapinya di sana meski gajinya akan meningkat drastis dan dia akan memperoleh banyak tunjangan.

Rekan sekerjanya memberitahunya untuk mempertimbangkan ulang hal itu. Ia menjelaskan bahwa Belfast adalah kota yang sangat bagus, dengan pub yang indah, punya sejarah yang luar biasa, transportasi publik yang baik, dll..

Kemudian, dia berkata, "Aku sendiri pernah bekerja di Belfast selama hampir 10 tahun, dan selama itu aku tidak pernah mengalami masalah ketika bekerja. Cerita-cerita tentang kekerasan itu benar-benar dilebih-lebihkan."

Pria yang pertama lalu bertanya, "Apa profesimu pada waktu itu?"

"Dahulu, aku bekerja sebagai penembak di bagian belakang truk militer."

Gambar: Penembak ekor di truk militer

[Diambil dari: https://forum.diabetes.org.uk/boards/threads/transfer-to-belfast.22498/]


“Luputkanlah aku, ya TUHAN, dari pada manusia jahat, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan, yang merancang kejahatan di dalam hati, dan setiap hari menghasut-hasut perang!”
Mazmur 140:2-3

Siapa yang Mengemudi?

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

Dua orang wanita tua sedang berkendara dalam mobil berukuran besar. Keduanya hampir tidak bisa melihat melampaui dasbor mobil.

Dalam perjalanan, mereka tiba di sebuah persimpangan jalan. Lampu lalu lintas menunjukkan warna merah pada saat itu, tetapi mereka terus melaju melewatinya.

Gambar: Wanita tua mengemudi

Ethel, wanita yang duduk di bangku penumpang, berkata dalam hati, "Aku pasti sudah mulai gila, aku yakin bahwa kita baru saja melanggar lampu merah."

Setelah beberapa menit, mereka tiba di persimpangan lain. Lampunya menunjukkan warna merah, dan, sekali lagi, mereka melewatinya begitu saja, nyaris menyerempet mobil yang sedang berbelok.

Kali ini, Ethel hampir yakin bahwa lampunya berwarna merah, tetapi ia masih khawatir kalau-kalau dia salah melihat. Dia menjadi sangat gelisah, dan akhirnya memutuskan untuk memperhatikan jalan dan persimpangan berikutnya betul-betul untuk melihat apa yang sedang terjadi.

Di persimpangan berikutnya, benar saja, lampunya benar-benar berwarna merah dan mereka melanggarnya dan nyaris menabrak seorang pejalan kaki.

Ethel menoleh ke temannya itu dan berkata, "Mildred! Apa kamu tahu kalau kita baru saja melanggar tiga lampu merah berturut-turut! Kamu bisa saja mencelakakan kita!"

Mildred menoleh kepadanya dan berkata, "Oh, apakah aku sedang mengemudi?"

[Diterjemahkan dari: http://www.mensxp.com/special-features/today/10472-humour-jokes-about-ageing.html]


“Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.”
Amsal 20:12

Siapa Paling Jago Bermain?

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

Pada suatu hari, tiga orang bapak bercakap-cakap mengenai anak siapa yang paling jago bermain.

Bapak pertama berkata, "Anakku, Bejo, selalu bisa menerbangkan layang-layang paling tinggi."

Bapak kedua, tak mau kalah, berkata, "Marijo, anakku, jago sekali bermain kelereng. Kelerengnya selalu bertambah setiap kali ia pulang bermain dengan teman-temannya."

Bapak ketiga, sambil menggeleng-geleng berkata, "Anak kalian pasti tidak ada apa-apanya dibanding anakku dalam permainan petak umpet. Teman-temannya bahkan sampai tidak mau lagi bermain jika ia datang."

Gambar: Petak umpet

Kedua bapak lainnya langsung terkagum-kagum, mengira bahwa Paijo sangat ahli bermain petak umpet.

"Anakmu selalu bisa menemukan tempat persembunyian teman-temannya?" tanya Bapak Bejo.

"Dia tidak pernah ditemukan ketika sedang bersembunyi?" tanya Bapak Marijo.

"Tidak," kata Bapak Paijo. "Dia hanya tidak pernah bersembunyi ataupun mencari teman-temannya ketika bermain petak umpet, melainkan langsung pulang ke rumah sementara yang lain bersembunyi."

[Sumber: Kiriman dari N. Risanti]


“Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah.”
Mazmur 127:3

Mau Jadi Pendeta

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

Gambar: Pendeta membuka Alkitab

Setelah menghadiri kebaktian Minggu pagi bersama orangtuanya, seorang anak laki-laki tiba-tiba berkata kepada ibunya, "Ma, aku memutuskan untuk menjadi seorang pendeta saat aku besar nanti."

"Hmmm ... tidak masalah bagi kami," kata ibunya, "tetapi kok kamu memutuskan untuk jadi pendeta?"

"Gini loh, Ma," jawab si anak, "kalau aku besar nanti, aku pasti akan pergi ke gereja setiap hari Minggu, bukan? Jadi, aku rasa akan lebih enak jika terus berdiri dan berbicara daripada hanya duduk sepanjang waktu dan mendengarkan."

[Diterjemahkan dari: http://yesmaya.blogspot.co.id/2012/11/mau-jadi-pendeta.html]


“Selanjutnya firman-Nya kepadaku: 'Hai anak manusia, perhatikanlah segala perkataan-Ku yang akan Kufirmankan kepadamu dan berikanlah telingamu kepadanya.'”
Yehezkiel 3:10

Di Tepi Aliran Sungai

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

Gambar: Anggur

Seorang pengkhotbah menyelesaikan khotbahnya dengan berkata, "Jika saya memiliki semua bir di dunia, saya akan mengambil dan membuangnya ke sungai."

Dengan penekanan lebih besar, ia berkata, "Dan jika saya memiliki semua anggur di dunia, saya akan mengambil dan membuangnya ke sungai."

Dan, akhirnya, ia berkata, "Dan, jika saya memiliki semua wiski di dunia, saya akan mengambil dan membuangnya ke sungai."

Lalu, dia duduk.

Pemimpin pujian berdiri dengan sangat hati-hati dan berkata sambil tersenyum, "Sebagai lagu penutup, marilah kita menyanyikan himne nomor 365, Apa Kita ‘Kan Berhimpun di Tepi Aliran Sungai (Shall We Gather at the River)."

[Diambil dari: http://www.effiharyanti.com/humor-kristen-di-tepi-aliran-sungai/]


“Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya.”
Amsal 20:1

Kabar Baik dan Kabar Buruk

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

Gambar: Kabar Baik dan Kabar Buruk

Dari mimbar, seorang pendeta berkhotbah, "Saya punya kabar baik dan kabar buruk. Kabar baiknya, kita sudah memiliki cukup uang untuk membayar biaya pembangunan gedung gereja."

Terdengar napas lega dari bangku-bangku jemaat.

"Kabar buruknya," lanjut pendeta, "uang itu masih ada di saku saudara semua."

[Diterjemahkan dari: http://www.swapmeetdave.com/Humor/Religious.htm]


“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.”
Amsal 3:9-10

Sebotol Anggur

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

Sepasang turis sedang makan malam di sebuah restoran mewah di Paris. Setelah menunggu selama sejam, sang suami berhasil memanggil seorang pelayan.

Gambar: Anggur

"Tolong hidangkan sebotol anggur yang terbaik," kata sang suami.

"Tahun berapa?" tanya si pelayan.

"Sekarang juga!" bentak turis itu.

[Diterjemahkan dari: https://www.wattpad.com/331338879-funny-story-collection-a-bottle-of-wine]


“Orang cerdik bertindak dengan pengetahuan, tetapi orang bebal membeberkan kebodohan.”
Amsal 13:16

Jodoh

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

ISTRI: "Mas, kenapa sih setelah kita menikah, kok Mas nggak pernah ngajak aku jalan-jalan lagi?"

Gambar: Finger Face Love

SUAMI: "Coba diingat-ingat lagi, dahulu kita menikah karena apa, Dik?"

ISTRI: "Ya karena kita JODOH, Mas."

SUAMI: "Nah, itulah bukti dari pepatah, 'Kalau JODOH nggak akan ke mana-mana.'"

ISTRI: "%​$​#​@​!"

[Diambil dari: http://ceritalucu.serbalucu.com/2017/07/obrolan-suami-istri-lucu-banget.html]


“Kita mengasihi karena Dia lebih dahulu mengasihi kita.”
1 Yohanes 4:19, AYT

Kucing

Submitted by Tim i-Humor on

Download Audio

Budi pada dasarnya tidak menyukai kucing. Ia semakin benci ketika istrinya memelihara seekor kucing. Budi merasa istrinya jadi lebih memperhatikan kucingnya daripada dirinya.

Gambar: Kopi kucing

Pada suatu hari, Budi memutuskan untuk membuang kucing tersebut secara diam-diam. Ketika istrinya sedang mandi, ia pamit pergi keluar sebentar dan dibawanya si kucing. Setelah Budi mengendarai mobil sekitar 10 km dari rumah, ia pun membuang kucing tersebut.

Anehnya, ketika ia sampai di rumah, si kucing sudah ada di sana. Budi heran bercampur berang. Pada sore harinya, ia pergi lagi. Kali ini, si kucing dibuangnya lebih jauh lagi. Namun tetap saja, sesampainya di rumah, kucing istrinya tersebut telah berada di sana.

Budi berusaha membuangnya lebih jauh lagi, lebih jauh lagi, tetapi tetap saja si kucing kembali ke rumah mendahului dirinya.

Pada suatu hari, ia tidak saja membawa si kucing pergi jauh, tetapi juga berputar-putar dahulu. Budi belok kanan, belok kiri, belok kanan, belok kanan lagi, berputar-putar sebelum akhirnya membuang kucing yang dibawanya.

Gambar: Tersesat

Beberapa jam kemudian, ia menelepon istrinya.

"Tik, kucingmu ada di rumah?" tanya Budi.

"Ada, kenapa? Tumben tanya si Manis segala," jawab istrinya agak heran.

"Panggil dia, Tik, aku mau tanya arah pulang. Aku kesasar!"

[Sumber: http://www.malau.net/kucing/]


“Tipu daya ada di dalam hati orang yang merencanakan kejahatan, tetapi orang yang menasihatkan kesejahteraan mendapat sukacita.”
Amsal 12:20

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

YLSA SABDA

Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati

Kontak Kami | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
© 2003-