Tim i-Humor's picture

GERAK CEPAT

Seorang tukang kayu sedang memberikan kesaksian tentang sebuah kecelakaan yang dia saksikan minggu lalu. Pengacara dari si tersangka mencoba memojokkannya dengan banyak pertanyaan, termasuk pertanyaan seberapa jauh jarak si tukang kayu dari tempat kejadian perkara.

Tukang kayu itu menjawab dengan mantap, "233,59 sentimeter."

"Apa? Mengapa Anda begitu yakin dengan jarak itu?" tanya si pengacara.

"Saya sudah tahu kok, cepat atau lambat pasti ada orang bodoh yang akan menanyakan hal ini. Jadi begitu kecelakaan terjadi, saya langsung mengukurnya!" jawab si tukang kayu.

Tim i-Humor's picture

GIGIT KUKU

Seorang gadis muda sangat frustasi dengan kebiasaan jeleknya mengigiti kuku-kuku tangannya sampai tidak berbentuk. Jika satu menit saja dia tidak menggigit kuku tanganya, dia pasti akan sangat gugup. Temannya yang sangat peduli menyarankan dia untuk ikut latihan yoga agar rasa frustasi dan gugupnya hilang, bahkan kebiasaan jeleknya itu pun dapat hilang juga.

Gadis muda itu melakukan saran temannya. Dan memang ... kini kuku-kuku tangannya sudah tumbuh normal dan bagus sekali.

Suatu hari, teman yang menyarankan dia ikut yoga melihat kuku-kuku tangan gadis muda itu sangat indah dan terawat. "Rupanya yoga berhasil menghentikan kebiasan jelekmu itu kan?!"

Tim i-Humor's picture

GURU YANG PERHATIAN

Beni kecil baru pulang dari hari pertamanya bersekolah dan berkata, "Ma, bu guru tadi tanya apa aku punya adik atau kakak yang akan sekolah di situ juga."

"Wah, baik sekali, ternyata ibu guru sangat perhatian ya, dengan kamu dan keluargamu, terus gimana sayang? Kamu bilang kan kalau kamu anak tunggal? Bu guru jawab apa?" "Oh, bu guru cuma bilang `Puji Tuhan`!" kata Beni.

Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak. (1Korintus 7:5)

Tim i-Humor's picture

HADIAH NATAL UNTUK IBU

Seorang lelaki yang bertugas sebagai sinterklas di sebuah pertokoan sangat terkejut ketika seorang gadis berusia sekitar 30 tahun datang dan duduk di pangkuannya.

Sinterklas ini belum pernah sekalipun mendapatkan permintaan dari seorang yang sudah dewasa, tetapi senyum manis gadis ini membuat sang sinterklas luruh hatinya dan bertanya, "Apa yang kau inginkan di Natal tahun ini?"

"Sesuatu untuk Ibuku," kata gadis itu.

"Sesuatu ... untuk ... Ibumu? Wahh ... sangat mengharukan sekali," kata sinterklas itu sambil tersenyum. "Apa yang kau ingin aku berikan untuknya?"

Tim i-Humor's picture

HADIAH NATAL UNTUK IBU

Tim i-Humor's picture

HADIAH ULANG TAHUN

Ulang tahun yang lalu, si kecil Evi baru saja mendapat 2 hadiah. Dari ayahnya ia mendapat sebuah arloji sementara dari ibunya, sebotol minyak wangi. Ia pun girang bukan kepalang. Kebetulan pada malam ulang tahunnya itu juga keluarganya mengundang bapak pendeta untuk makan malam bersama. Evi sudah tak sabar ingin memberitahu pak pendeta tentang kedua hadiahnya itu. Tapi ibunya mengingatkan supaya ia menceritakannya setelah selesai makan malam saja.

Dasar Evi yang selalu tak sabaran, di tengah makan malam berlangsung, ia pun pelan-pelan mendekati pak pendeta sambil tersenyum berbisik, "Pak Pendeta ... kalau dengar ada bunyi kecil dan bau wangi, itu aku lho ....!

Tim i-Humor's picture

HAK WANITA

Farida : "Ibu, apakah hak wanita sama dengan hak pria pada zaman dulu?"
Ibu : "Dari dulu juga hak wanita itu lebih tinggi daripada hak
    pria!"
Farida : "Siapa pelopornya yang membuat hak wanita lebih tinggi
    daripada hak pria?"
Ibu : "Tukang sepatu!"

Tim i-Humor's picture

HANDPHONE ENDAH

Ibu Endah sedang mencari-cari telepon genggamnya.

"Umiiii ... lihat handphone saya?" tanya Ibu Endah kepada pembantunya.

"Lah ... itu apa Nyonya?" kata Umi sambil nunjuk pesawat telepon rumah.

"Wahh ... itu bukan handphone, Umi, itu telepon rumah! Handphone itu telepon kecil yang suka saya bawa kemana-mana dan bisa saya masukin ke kantong saya!" Ibu Endah menjelaskan.

Dengan ekspresi gembira Umi menjawab, "Wah ... kalau itu sih namanya hape, Nyah ... itu hapenya ada di atas meja makan!"

Tim i-Humor's picture

HARAP MAJU

Seorang pendeta dijadwalkan akan memimpin upacara pemberkatan nikah setelah kebaktian Minggu.

Ketika kebaktian akhirnya selesai, ia pun akan memanggil pasangan yang akan dinikahkan itu. Namun, pak pendeta tersebut tiba-tiba lupa nama pasangan yang akan menikah itu, jadi ia pun berkata, "Yang mau menikah, tolong maju ke depan ...."

Dan segera, empat gadis, tiga janda, empat duda, dan enam pemuda berebut maju ke depan.

/Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."* (Matius 19:12)

Tim i-Humor's picture

HUKUMAN ANEH

Tim i-Humor's picture

IBU MAMAT

Istri Pak Mamat suka sekali bernyanyi. Dia memutuskan untuk bergabung dalam kelompok paduan suara gereja. Semenjak itu Dari hari ke hari ibu Mamat terus latihan bernyanyi. Entah itu di dapur, di kamar mandi, saat menyapu, saat akan tidur, dan kapan pun juga.

.

Pak Mamat hanya diam saja. Hanya saja kalau isterinya sudah mulai menyanyi saat dia sedang ada di rumah, Pak Mamat akan langsung keluar dari rumah atau sekadar melongokkan kepalanya ke luar jendela.

Lama-lama ibu Mamat tersinggung dan suatu hari bertanya, "Kenapa to, Pak? Ndak suka dengar aku nyanyi ya?"

Tim i-Humor's picture

INGIN GEMUK

Tidak seperti wanita pada umumnya yang ingin badannya langsing, si Cindy ingin dirinya menjadi agak gemuk, karena memang sejak kecil badannya sangat kurus. Suatu hari Cindy pergi ke seorang Pendeta dan minta didoakan.

"Pak Pendeta, tolong doakan saya Pak, saya sudah makan sebanyak mungkin, tapi ... saya tetap saja kurus kering", kata Cindy.

Lalu berdoalah mereka. Setelah itu sebelum Cindy pulang Pak Pendeta berkata pada Cindy, "Tahukah kau anakku, kalau Tuhan sudah menubuatkan bahwa kau tidak akan kurus lagi?"

Tim i-Humor's picture

ISTRI GR

Sepasang suami isteri ikut menonton pertandingan sepakbola di sebuah stadion. Ketika pertandingan usai, suami isteri ini bersama ribuan penonton yang lain meninggalkan stadion. Suami itu menggandeng tangan isterinya cukup erat.

Merasa diperlakukan cukup mesra di tengah orang banyak, si isteri berkata, "Agaknya kau takut kehilangan aku, kan?"

Si suami menjawab dengan kalem, "Ah, enggak, cuma aku malas aja kalau harus mencarimu di tengah orang banyak ini."

Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang. (1Petrus 3:7)

Tim i-Humor's picture

JADI MISKIN

Daniel : "Pak, saya kok gak dapat dana kompensasi BBM?"

Pak RT : "Loh, waktu pendataan kan Pak Daniel tidak termasuk keluarga miskin."

Daniel : "Wahh ... itu kan waktu petugas mendata waktu BBM belum naik. Sekarang BBM sudah naik ... berarti saya jadi miskin donk, Pak!"

Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: /"Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.* (Lukas 6:20)

Tim i-Humor's picture

JANGAN BERISIK!

Sebelum mengakhiri kelasnya, guru Sekolah Minggu bertanya kepada murid-muridnya.

Guru : "Kenapa kalo di gereja kita tidak boleh berisik?"

Murid: "Karena di gereja ada yang lagi tidur."

Janganlah menyukai tidur, supaya engkau tidak jatuh miskin, bukalah matamu dan engkau akan makan sampai kenyang. (Amsal 20:13)

Sumber: e-AyahBunda.

Tinggalkan Komentar