Tim i-Humor's picture

KETIPU DEH...

Selesai belanja di sebuah mall, sepasang suami istri mendapati bahwa mobilnya telah dicuri orang. Mereka berdua segera pergi ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan pencurian itu. Lalu, seorang detektif mengantar mereka ke tempat parkir dimana mobil itu hilang untuk mencari tanda-tanda yang bisa menolong mereka menemukan kembali mobil itu.
Anehnya, mobil mereka telah dikembalikan ke tempat semula dan di kipas kaca mobil terselip sebuah kertas berisi tulisan permintaan maaf dan 2 tiket pertunjukkan konser musik. Permintaan maaf itu berbunyi: "Saya minta maaf karena telah mengambil mobilmu. Saya harus mengantar istri saya ke rumah sakit untuk melahirkan bayi kami. Saya minta maaf karena hal ini telah menyusahkan anda. Sebagai gantinya, ini ada 2 buah tiket pertunjukkan konser musik untuk anda."

Tim i-Humor's picture

AKU MAU ITU TUH...

Anak kedua saya ikut Misa, waktu itu dia masih sekolah di TK kecil.
Saat komuni, kami berdua maju. Dia rupanya menyangka akan mendapat komuni juga, tapi ternyata dia hanya diberkati Pastor. Dia masih diam saja saat tiba kembali ke tempat duduk, tapi sudah tidak lagi semangat mengikuti ibadah. Pada waktu lagu berikutnya dinyanyikan, "Aku tidak akan berkekurangan", dia menyimak dulu lagu itu. Lalu dia protes keras- keras, "Tapi Erwin berkekurangan, Ma! Erwin tidak dapat itu. Aku mau itu tuh..." katanya sambil menunjuk-nunjuk ke mimbar depan.

Tim i-Humor's picture

TIDAK BOLEH MENYEBERANG

"Kalau sudah besar saya mau kawin dengan anak lelaki di sebelah rumah ini dan bukannya dengan anak lelaki di seberang jalan itu!"
"Kenapa?"
"Karena kata Ibu, saya tidak boleh menyeberang jalan; takut ke tabrak mobil!"

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8)

Tim i-Humor's picture

SALAH AYAT

Resepsi pernikahan baru saja dimulai dan pembawa acara akan membacakan ucapan-ucapan selamat yang disampaikan melalui surat ataupun telegram.
Seorang teman baik dari pengantin wanita, ingin sekali menyatakan suka citanya atas pernikahan itu, namun dia nggak mau ngeluarin duit banyak untuk beli kado. Akhirnya teman itu memutuskan untuk mengirim telegram yang isinya sebuah ayat Alkitab. Dia mengambil ayat 1 Yohanes 4:18 yang petikannya berbunyi:
"Di dalam kasih tidak ada ketakutan."

Namun dia sungguh tidak beruntung, karena operator telegram lupa menuliskan angka 1 di depan kata Yohanes. Setiap undangan yang hadir dalam resepsi pernikahan tersebut terkejut saat mendengar pembawa acara membacakan ayat Yohanes 4:18 yang berbunyi:

Tim i-Humor's picture

PR DAN REFORMASI

Sebenarnya Ulung termasuk anak cerdas (setidaknya untuk ukuran anak pemulung). Tetapi seperti umumnya anak-anak, ada juga sisi nakalnya.
Kemarin, sepulang dari sekolah ia membantu bapaknya memburu sampah, lalu malam harinya memilah-milah hasil pulungannya. Maka jam pertama di sekolah ia ngantuk berat. Dengan mata hampir terpejam ia memberanikan diri menghadap gurunya.

Tim i-Humor's picture

HADIAH 100 JUTA

Seorang nenek penderita penyakit jantung mendapat hadiah sebesar Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). Agar tidak terkejut, keluarganya meminta dokter pribadi nenek itu untuk memberitahunya dengan pelan-pelan. Setelah melakukan pemeriksaan rutin, dokter itupun dengan gaya bercanda kemudian berkata, "Bagaimana pendapat Nenek kalau tiba-tiba Nenek mendapat hadiah seratus juta?"
"Kalau saya mendapat hadiah seratus juta," kata nenek itu sambil bercanda pula. "Yang separo untuk pak Dokter!"
Mendengar itu, dokter itu jatuh dan meninggal seketika.

Tim i-Humor's picture

TELUR REBUS AJAIB

Suami isteri, Coco dan Cici, baru pertama kali naik kereta api.
Mereka membawa bekal telur rebus. Ketika suaminya baru selesai mengupas telur, kereta api masuk ke dalam terowongan dan gerbong menjadi gelap.

Sang suami dengan gelisah berbisik pada isterinya, "Telus rebusmu masih ada?"

"Masih. Belum saya kupas." jawab istrinya.

"Oh, untunglah. Jangan coba-coba kupas. Tadi saya nggak sengaja mengupas telur saya dan tiba-tiba jadi gelap begini."

Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. (Amsal 3:5)

Tim i-Humor's picture

DOA

Seorang petani masuk sebuah warung yang dipenuhi dengan para pemabuk. Petani itu memesan sepiring nasi beserta lauk pauknya. Sebelum mulai makan ia menundukkan kepala, berdoa dulu. Para pemabuk di warung itu tidak tahan untuk tidak menggodanya.
Salah satunya berteriak, "He, Pak Tani! Apakah semua orang di dusunmu sana juga melakukan hal itu?"
Petani itu menjawab dengan tenang, "Ya, semuanya. Kecuali sapi, kambing, dan kerbau!"

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. (Ibrani 10:25)

Tim i-Humor's picture

RABIES

Pak Jenglot tidak pernah bercita-cita jadi pemulung. Tetapi suratan nasib, memaksanya berkarir di dunia limbah itu.
Pada suatu hari, saat tengah memulung di sebuah perumahan, pantatnya digigit anjing. Meskipun berbekal uang pas-pasan, ia berani memeriksakan diri ke dokter.

Dokter
:
Wah, sampeyan terkena rabies, Pak.
Pak Jenglot
:
Rabies itu apa, Pak Dokter?
Dokter
:
Penyakit anjing gila. Penyakit ini ditularkan oleh anjing yang menggigit sampeyan. Pasti anjing itu menderita penyakit anjing gila.
Pak Jenglot
:
Bahaya nggak, Pak Dokter?
Dokter
:
Lumayan.
Pak Jenglot
:
Kalau begitu saya pinjam kertas dan bolpen, Pak Dokter.
Dokter
:
Yang mestinya nulis resep itu saya, Pak Jenglot.
Pak Jenglot
:
Saya tahu Pak Dokter. Saya hanya ingin menulis daftar orang yang harus saya gigit. Nanti keburu lupa.
Tim i-Humor's picture

PEGAWAI BARU

Seorang manager di sebuah perusahaan melihat ada seorang pegawai baru. Lalu dia menyuruh pegawai baru itu untuk datang ke ruangannya.

"Siapa namamu?" adalah pertanyaan pertama yang diajukan manager pada pegawai baru itu.

"John," jawab si pegawai.

Manager tampak marah, "Dengar...aku nggak tahu tempatmu seperti apa dulu kamu bekerja, tapi aku tidak memanggil karyawanku dengan nama depan mereka. Itu melanggar etika dan akan menjatuhkan martabat. Aku hanya akan memanggil pegawaiku dengan nama keluarganya seperti ... Smith, Jones, Baker... Mengerti, ya? Para karyawan di sini memanggilku Mr. Robertson. Nah, karena sekarang masalahnya sudah jelas, katakan siapa nama keluargamu?"

Tim i-Humor's picture

ADIK BAYI

Selama beberapa minggu, seorang gadis kecil dengan gembira selalu bercerita tentang adik bayi yang akan hadir di rumahnya pada gurunya.
Suatu hari, mama gadis kecil itu menyuruh gadis kecil itu meletakkan telapak tangannya di atas perut mama agar dia dapat merasakan gerakan si bayi. Namun sejak saat itu, si gadis kecil tidak pernah lagi bercerita pada gurunya tentang adik bayinya.
Hal ini membuat guru itu bertanya, "Mengapa kamu tidak pernah lagi bercerita tentang adik bayi yang kamu harapkan hadir di rumahmu?"
Dengan air mata berlinang, gadis kecil itu menjawab, "Kurasa mama telah memakan adik bayiku."

Tim i-Humor's picture

TANYA JAWAB LUCU

A
:
"Mana yang benar: "Ikan asin di air berenang" atau "Di air berenang ikan asin"?
B
:
"He, mau menjebak ya? Dua-duanya salah. Ikan asin nggak bisa berenang. Bisanya sih, digoreng."
Tim i-Humor's picture

GULA-GULA SATU ONS

Seorang anak kecil datang untuk membeli gula-gula satu ons. Pelayan mengambil tangga di belakang toko, naik ke rak paling atas, menurunkan stoples, menimbang permen, naik tangga, mengembalikan stoples, turun tangga dan mengembalikan tangga ke belakang toko.

Seorang anak kecil datang lagi untuk membeli gula-gula satu ons.
Pelayan mengambil tangga di belakang toko, naik ke rak paling atas, menurunkan stoples, menimbang permen, naik tangga, mengembalikan stoples, turun tangga dan mengembalikannya ke belakang toko.

Kemudian datang anak kecil ketiga yang juga membeli gula-gula satu ons. Selesai mengembalikan tangga, datang pula anak kecil yang keempat. Kini pelayan toko itu sudah kehabisan tenaga. Ketika masih berada di atas untuk mengembalikan stoples, anak kecil kelima datang.

Tim i-Humor's picture

TIGA TAHUN

Seorang anak laki-laki pendiam yang berumur 3 tahun untuk pertama kalinya di antar ke dokter gigi untuk melakukan check-up dan pembersihan gigi. Seorang perawat dengan sangat sabar mencoba untuk memulai percakapan dengannya, tapi si anak tidak memberi respon apapun.
Sesudah selesai membersihkan gigi anak itu, perawat memanggil dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan terakhir. Dokter gigi yang juga senang dengan anak-anak mencoba untuk mengajak anak itu berbicara:
"Berapa umurmu?", tapi si Dokter tidak mendapat respon.
Dokter itu bertanya lagi, "Kamu tidak tahu umurmu ya?"
Tiba-tiba tiga buah jari kecil diangkat ke atas.
"Oh," sahut dokter itu, "Dan apakah kamu tahu umur berapa itu?"
Kembali tiga buah jari kecil diangkat ke atas.
Meneruskan usaha supaya terjadi komunikasi verbal, dokter itu bertanya:
"Kamu nggak bisa ngomong ya?"
Anak kecil pendiam itu memandang si dokter dan berkata dengan jengkel:
"Dokter nggak bisa berhitung ya?"

Tim i-Humor's picture

ROTINYA TINGGAL SATU

Pak Herman tadi terburu-buru ke stasiun karena takut ketinggalan kereta api, sehingga ia tidak sempat sarapan. Oleh karena itu di stasiun pemberhentian terdekat ia cepat-cepat mencari orang yang bisa dimintai tolong....
"Hei, Nak. Ke sini sebentar!" panggilnya.
Seorang bocah penjual koran datang mendekat. "Ada apa, Om?" tanya bocah itu.
"Ini uang Rp. 2000,-. Tolong cepat belikan roti dua potong.
Sepotong roti untukku dan sepotong roti yang lain untuk kamu."
"Baik, Om," jawab bocah itu dan cepat berlari.
Lama ia tak kembali. Pak Herman sudah mulai gelisah. Beberapa saat sebelum kereta bergerak melanjutkan perjalanan, bocah itu datang.
"Maaf, Om, rotinya habis, tinggal satu potong. Ini uang kembalinya, Rp. 1000,-. dan rotinya yang untuk saya sudah saya makan."

Tinggalkan Komentar