Tim i-Humor's picture

NGGAK SENGAJA

Suatu hari seorang ayah mengendarai mobil bersama dengan anak perempuannya yang masih berusia empat tahun. Tanpa sengaja tangan sang ayah menekan klakson.

Gadis kecil itu memandang ayahnya meminta penjelasan.

"Saya nggak sengaja melakukannya." ucap sang Ayah.

Gadis kecil itu menjawab, "Aku tau itu."

"Bagaimana kamu bisa tau?", tanya ayahnya.

Gadis kecil itu berkata lagi, "Karena Ayah tidak bilang´BRENGSE´ setelah kejadian itu!"

Tim i-Humor's picture

INDONESIAN VS AMERICAN

Tersebutlah seorang Insinyur Indonesia (Indonesian Engineer) yang bekerja di Amerika. Sebagai seorang warga Asia, dia punya krisis kepercayaan diri, sehingga terus menerus berusaha meyakinkan semua orang sono bahwa dia sama baiknya dengan orang Amerika.

Sewaktu sedang meeting di kantor, dia bicara dengan bossnya yang orang Amerika:

Indonesian
:
Boss, I am as good as you.
American
:
Why?
Indonesian
:
I have job in US, You have job in US, We are the same.
American
:
Make sense, i´s OK.

Sewaktu pulang kantor, di parkiran mobil dia berkata lagi:

Tim i-Humor's picture

CACING VS ALKOHOL

Di sebuah Sekolah Menengah Umum seorang Guru ingin mendemonstrasikan kepada murid-muridnya pengaruh buruk dari Alkohol pada manusia. Ia mengambil dua buah gelas. Satu diisinya dengan air putih dan lainnya dengan alkohol. Kemudian, dimasukkannya juga seekor cacing ke masing- masing gelas tersebut. Ternyata, cacing yang dimasukkan ke dalam gelas berisi Alkohol, langsung kejang dan mati.
"Bonnie," tanya Guru, "Kesimpulan apa yang dapat ditarik dari presentasi ini?"
"Kalau kita minum alkohol, kita tidak akan cacingan."

Tim i-Humor's picture

KERETA SORONG

Seorang pria mendapat pekerjaan sebagai penjaga malam di sebuah pabrik. Di pabrik itu sering terjadi pencurian yang dilakukan oleh para pekerja yang mendapat giliran masuk malam. Jadi setiap pagi saat para pekerja malam mulai meninggalkan pabrik, mereka harus melewati pos penjagaan. Di pos itu, penjaga memeriksa tas dan saku para pekerja malam itu, untuk memastikan tidak ada sesuatu yang dicuri.

Segala sesuatu berjalan lancar pada malam pertama si penjaga malam itu bekerja. Lalu muncul seorang pria yang mendorong satu kereta sorong yang penuh dengan koran. Aha, pikir pejaga itu, "Dipikir dia bisa menyembunyikan barang yang dicurinya di bawah tumpukan koran itu."
Si penjaga memindahkan semua koran, tapi ia tidak menemukan sesuatupun barang dibalik tumpukan koran itu. Namun, si penjaga merasa bahwa pria ini bertingkah agak aneh, maka dia menanyakan untuk apa koran-koran sebanyak itu dibawanya.

Tim i-Humor's picture

TUHAN, YANG ITU UANG-MU LHO

Seorang anak kecil bernama Yonas pamitan ibunya untuk pergi ke Sekolah Minggu. Si Ibu mengantar Yonas sampai ke pintu pagar sambil menyerahkan dua keping uang logam lima ratusan, sambil berpesan: "Yonas, ini mama beri dua logam uang lima ratusan. Satu buat Yonas, genggam di tangan kiri. Ini satu lagi buat Tuhan, genggam dengan tangan kanan untuk dimasukkan dalam kotak persembahan. Jangan lupa ya..."
Yonas mengangguk, dan langsung menerima uang logam itu seraya bergegas pergi.
Sambil berjalan, Yonas terus mengingat pesan ibunya: "Kanan buat Tuhan, kiri buat aku!" begitulah bibirnya komat-kamit. "Kanan buat Tuhan, kiri buat aku...kanan buat Tuhan, kiri buat aku...aduhhhh!"
Yonas tiba-tiba tersandung dan uang logam di tangan kanannya terlepas dan menggelinding masuk selokan yang airnya hitam pekat. Yonas panik setengah mati,
tangan kirinya langsung menggenggam lebih erat, takut uang logamnya lepas lagi. Setelah tertegun beberapa saat, Yonas mendongakkan kepalanya ke langit, dan berkata, "Tuhan, yang jatuh itu uangMu lho...."

Tim i-Humor's picture

TUHAN YANG MENYEDIAKAN

Seorang gadis muda membawa tunangannya pulang untuk berkenalan dengan orangtuanya. Setelah makan malam, ibu gadis itu meminta suaminya agar berkenalan lebih jauh dengan tunangan anaknya. Akhirnya sang ayah mengajak pemuda ini ke ruang kerja untuk berbincang-bincang.

"Lalu apa rencanamu selanjutnya?" tanya ayah gadis itu.
Pemuda ini menjawab, "Saya pelajar yang sedang belajar Torat (agama Yahudi)."
"Hmmm," Lalu ayah gadis itu melanjutkan, "Luar biasa. Tetapi bagaimana kamu akan memberikan rumah yang bagus untuk anak gadisku tinggal?"
"Saya akan belajar serius," jawab pemuda itu, "dan Tuhan akan menyediakannya bagi kami."
"Dan bagaimana kamu akan membelikan cincin pertunangan yang pantas untuknya?" tanya ayah gadis itu.
"Saya akan lebih konsentrasi lagi belajar, dan Tuhan akan menyediakan bagi kami," jawab pemuda itu.
"Dan bagaimana dengan anak-anak?" tanya ayahnya. "Bagaimana kamu akan membiayai kebutuhan anak-anakmu nanti?"
"Jangan khawatir, Pak. Tuhan akan menyediakannya,"jawab pemuda ini.

Tim i-Humor's picture

TELEPON

"Sekarang giliranmu, Wiwin," kata Pak guru, "bila di tengah malam tiba-tiba telepon berdering, apakah yang kira-kira mungkin terjadi?"
Jawab Wiwin, "Mungkin tadi siang Ayah sudah membayar tunggakan rekening telepon kami, Pak."

(5-2) Karena sebagaimana mimpi disebabkan oleh banyak kesibukan, demikian pula percakapan bodoh disebabkan oleh banyak perkataan. (Pengkhotbah 5:3)

Sumber: Humor-Humor Canggih no.13.

Tim i-Humor's picture

KOTBAH PERTAMA

Seorang Pendeta muda, yang baru lulus dari Sekolah Alkitab dan belum berpengalaman dalam berkotbah, diam beberapa lama sebelum menyampaikan kotbah pertamanya di depan jemaat, sampai akhirnya dengan tergagap dia berkata, "Ssssaudara-sssaudara sssekalian. Dddi jjjalan tadi hanya Tuhan dan sssaya yang tttahu apa yang akan sssaya kkkkkkatakan. Ttttetapi sssekarang, hanya Tuhan sssaja yang mmmengetahuinya."

Tetapi berkatalah Bileam kepada Balak: "Ini aku sudah datang kepadamu sekarang; tetapi akan mungkinkah aku dapat mengatakan apa-apa? Perkataan yang akan ditaruh Allah ke dalam mulutku, itulah yang akan kukatakan." (Bilangan 22:38)

Tim i-Humor's picture

GINGER

Ginger, anjing dari keluarga Neale mati. Ryan, anak mereka yang baru berumur 6 tahun, sangat menyayangi Ginger dan hatinya sedih sekali dengan kematiannya. Nenek Ryan menelepon untuk menghiburnya dan berkata, "Nenek ikut sedih mendengar kematian Ginger."
Tetapi di luar dugaan sang Nenek, Ryan malah ganti menghibur neneknya. "Tidak usah sedih, Nek," kata Ryan. "Kan, Nenek akan segera ketemu Ginger."

/Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.* (Yohanes 14:2)

Tim i-Humor's picture

TIGA DRAKULA

Ada 3 drakula, mereka bikin kompetisi siapa yang paling kejam dan sadis. Drakula yang paling muda dapat kesempatan pertama. Tiba-tiba dia lari secepat kilat dan 2 menit kemudia dia sudah kembali dengan muka penuh berlumuran darah, menyeringai dengan seram. Lalu dia berkata "Kalian lihat desa di seberang bukit itu?" Kedua drakula lainnya ngangguk,"Iya, liat." "Desa itu ... habiissss !!!!"

Drakula kedua menjadi panas juga ... dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit sudah balik, mukanya juga penuh lumuran darah. "Kalian liat kota yang itu?", katanya, raut mukanya menunjukkan kebanggaan besar. "Iya, lihat." jawab dua drakula yang lain. "Kota itu juga habiiissssss!!!", kata drakula itu sambil tertawa serem, "ha...ha...ha...hah."

Tim i-Humor's picture

KETIPU DEH...

Selesai belanja di sebuah mall, sepasang suami istri mendapati bahwa mobilnya telah dicuri orang. Mereka berdua segera pergi ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan pencurian itu. Lalu, seorang detektif mengantar mereka ke tempat parkir dimana mobil itu hilang untuk mencari tanda-tanda yang bisa menolong mereka menemukan kembali mobil itu.
Anehnya, mobil mereka telah dikembalikan ke tempat semula dan di kipas kaca mobil terselip sebuah kertas berisi tulisan permintaan maaf dan 2 tiket pertunjukkan konser musik. Permintaan maaf itu berbunyi: "Saya minta maaf karena telah mengambil mobilmu. Saya harus mengantar istri saya ke rumah sakit untuk melahirkan bayi kami. Saya minta maaf karena hal ini telah menyusahkan anda. Sebagai gantinya, ini ada 2 buah tiket pertunjukkan konser musik untuk anda."

Tim i-Humor's picture

AKU MAU ITU TUH...

Anak kedua saya ikut Misa, waktu itu dia masih sekolah di TK kecil.
Saat komuni, kami berdua maju. Dia rupanya menyangka akan mendapat komuni juga, tapi ternyata dia hanya diberkati Pastor. Dia masih diam saja saat tiba kembali ke tempat duduk, tapi sudah tidak lagi semangat mengikuti ibadah. Pada waktu lagu berikutnya dinyanyikan, "Aku tidak akan berkekurangan", dia menyimak dulu lagu itu. Lalu dia protes keras- keras, "Tapi Erwin berkekurangan, Ma! Erwin tidak dapat itu. Aku mau itu tuh..." katanya sambil menunjuk-nunjuk ke mimbar depan.

Tim i-Humor's picture

TIDAK BOLEH MENYEBERANG

"Kalau sudah besar saya mau kawin dengan anak lelaki di sebelah rumah ini dan bukannya dengan anak lelaki di seberang jalan itu!"
"Kenapa?"
"Karena kata Ibu, saya tidak boleh menyeberang jalan; takut ke tabrak mobil!"

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yosua 1:8)

Tim i-Humor's picture

SALAH AYAT

Resepsi pernikahan baru saja dimulai dan pembawa acara akan membacakan ucapan-ucapan selamat yang disampaikan melalui surat ataupun telegram.
Seorang teman baik dari pengantin wanita, ingin sekali menyatakan suka citanya atas pernikahan itu, namun dia nggak mau ngeluarin duit banyak untuk beli kado. Akhirnya teman itu memutuskan untuk mengirim telegram yang isinya sebuah ayat Alkitab. Dia mengambil ayat 1 Yohanes 4:18 yang petikannya berbunyi:
"Di dalam kasih tidak ada ketakutan."

Namun dia sungguh tidak beruntung, karena operator telegram lupa menuliskan angka 1 di depan kata Yohanes. Setiap undangan yang hadir dalam resepsi pernikahan tersebut terkejut saat mendengar pembawa acara membacakan ayat Yohanes 4:18 yang berbunyi:

Tim i-Humor's picture

PR DAN REFORMASI

Sebenarnya Ulung termasuk anak cerdas (setidaknya untuk ukuran anak pemulung). Tetapi seperti umumnya anak-anak, ada juga sisi nakalnya.
Kemarin, sepulang dari sekolah ia membantu bapaknya memburu sampah, lalu malam harinya memilah-milah hasil pulungannya. Maka jam pertama di sekolah ia ngantuk berat. Dengan mata hampir terpejam ia memberanikan diri menghadap gurunya.

Tinggalkan Komentar