Tim i-Humor's picture

PESAWAT KERTAS

Dani memandang gurunya dengan wajah penuh kesedihan.

"Ada apa, Dani?" tanya gurunya, "Ibu harap bukan tentang PR mu lagi, ya ...!"

"Hmm ... ta ... ta ... piii ... emang ini tentang PR Dani, Ibu guru," "Dani gak sengaja pake kertas yang ada PR nya untuk buat pesawat terbang, Bu ...."

"Itu bukan hal yang baik untuk dilakukan," kata gurunya. "Untuk kali ini saja Ibu kasih kesempatan, tidak menghukummu. Kamu boleh membuka lipatan kertas PR yang kamu buat pesawat terbang itu lalu kumpulkan."

Tim i-Humor's picture

PILOT WANITA

Sebagai salah satu dari sedikit pilot wanita di perusahaan penerbangan tempat aku bekerja, aku seringkali disangka oleh orang-orang yang belum mengenalku sebagai pramugari, agen tiket, atau bahkan karyawan penjaja makanan kecil. Kadang orang yang melihat aku memakai seragam akan bertanya apakah aku benar-benar seorang pilot. Dan hanya sedikit orang yang memujiku karena mampu bekerja di bidang yang didominasi lelaki.

Suatu hari sebelum memulai tugas penerbanganku, aku terlebih dahulu menggosok gigi di tempat mencuci tangan yang terletak di lobi kamar mandi kantorku. Kemudian seorang wanita keluar dari kamar kecil dan spontan berkata, "Wahhh, saudara perempuanku pasti sangat bangga kepadamu!" Aku langsung berpikir pasti saudara perempuannya itu adalah aktivis wanita yang sangat membela emansipasi wanita, sehingga dia akan sangat bangga melihat seorang wanita yang menjadi pilot.

Tim i-Humor's picture

PINTU MOBIL

Pada suatu hari seorang dokter jiwa ingin menguji pasiennya.

Dokter : "Ojul, seandainya kamu berada di gurun pasir yang panas apa yang akan kamu lakukan?"

Ojul : "saya akan membawa kipas."

Dokter : "Wah hebat, kamu ada kemajuan."
"Pandi, apa yang kamu lakukan apabila kamu berada di gurun pasir?"

Pandi : "Saya akan membawa pintu mobil."

Dokter : "Kok, bawa pintu mobil?"

Tim i-Humor's picture

POPOK

Suatu hari, beberapa bulan setelah kelahiran bayi pertamanya, Bu Joko harus pergi untuk satu keperluan. Jadi Pak Joko, suaminya pun harus tinggal di rumah menjaga putra pertamanya itu.

Tak berapa lama setelah ibunya pergi, si bayi tiba-tiba menangis. Ayahnya pun segera berusaha dengan segala macam cara untuk mendiamkannnya, tapi bayi itu tetap menangis. Karena bingung, Pak Joko pun membawa bayi itu ke tetangganya yang kebetulan seorang dokter.

Setelah dokter itu mendengarkan cerita Pak Joko, ia pun memeriksa bayi itu mulai dari telinga, dada sampai akhirnya ke bagian popok, ternyata popok itu memang sudah penuh.

Tim i-Humor's picture

PRIA ASING

Seorang turis dari Indonesia sedang berwisata ria di New York, Amerika. Pada hari itu, ia melewati Empire State Building, salah satu gedung tertinggi di dunia. Si turis mengagumi gedung tersebut dengan lamanya tanpa ia sadari tiba-tiba seorang pria asing menegurnya.

"Hai ... gedung yang Indah ya ..." kata sang Pria.

"Ya ... sangat Indah dan tinggi sekali." sahut balik sang turis.

Si Pria asing lalu berkata, "Hei ... kamu tahu tidak kalau kamu lompat dari jendela lantai paling atas, kamu bisa melayang karena gravitasinya sangat kecil."

Tim i-Humor's picture

LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

  1. Laki-laki: "Bolehkah saya memegang tanganmu?"

    Perempuan: "Terima kasih, saya bisa pegang sendiri, gak berat kok!"

Tim i-Humor's picture

PRIA IDAMAN

Seorang janda, Mbok Rondho Dadapan namanya, bingung mencarikan jodoh untuk anak gadisnya yang semata wayang, Klething Kuning namanya.

"Nduk anakku yang cantik, mengapa engkau menolak semua lamaran pemuda- pemuda di seluruh desa ini. Apakah mereka kurang tampan untukmu?", tanya sang ibu kepada Klething Kuning yang tidak kunjung bicara.

"Nduk, cah ayu! Sebenarnya, pria seperti apa yang engkau kehendaki?" rayu sang ibu, "si Ande-ande Lumut kau tolak, si Gembus kau tolak, si Bedun pun kau tolak? Pria seperti apa yang kau cari itu Nduk, anakku?"

Tim i-Humor's picture

PUISI ITONG

Itong harus membuat puisi tentang PAHLAWAN. Setelah jadi beginilah puisinya.

Aku pahlawan kecil
Yang gagah berani ....

Bila Belanda datang aku serang
Bila Belanda Nyerang, Aku bilang ...
"Idiiih beraninya sama anak kecil ..."

Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu! (1Korintus 14:20)

Su

Tim i-Humor's picture

QUESTION AND ANSWER

1. POCONG

Q : Kenapa pocongan jalannya selalu loncat-loncat?
A : Sekalian olahraga biar gak gemuk, kan gak lucu kalau sampai gemuk kayak bungkusan permen
Q : Gak takut kena hernia tuh ?
A : Wah, sejauh ini gue gak tahu deh. tapi kl ada yg mau interview tolong tanyain ya.

2. KAMBOJA

Q : Kenapa kuburan ditanamin pohon kamboja?
A : Karena gak mungkin dibajak dan ditanamin padi, lagian siapa yang mau makan :(

Tim i-Humor's picture

RATAPAN ANAK TIRI

Ada sebuah cerita tentang seorang wanita yang diceraikan suaminya dan ia dikaruniai seorang anak laki-laki berusia 12 tahun. Kemudian ia menikah lagi dengan laki-laki lain setelah satu tahun hidup tanpa suami.

Bekas suaminya agak cemas tentang keadaan anaknya. Di suatu kunjungan akhir pekan, bekas suami ini bertanya kepadanya anaknya, "Bagaimana hubunganmu dengan ayah tirimu? baik?"

"Luar biasa!," jawab anaknya, "Dia membawa saya berenang setiap pagi, kami pergi ke sebuah danau. Dia mengayuhkan saya ke tengah danau dan saya berenang kembali ke tepi danau."

Tim i-Humor's picture

REGU TEMBAK PEMBAWA JIWA

Di suatu kebaktian dalam penjara, seorang penginjil berkotbah dengan berapi-api tentang pentingnya membawa jiwa kepada Tuhan. Selesai kebaktian, seorang napi menangis tersedu-sedu. Penginjil itu merasa khotbahnya telah menyentuh napi itu, "Bung, dosa apa yang Bung lakukan sampai ditahan di sini?"

Dengan terisak-isak napi itu menjawab, "Saya ditahan di sini karena sudah banyak membawa jiwa kepada Tuhan dengan cara menikam, menembak, mencekik, dan sebagainya. Sebentar lagi giliran jiwa saya yang akan dibawa kepada Tuhan. Bukan oleh Bapak, tetapi oleh regu tembak."

Tim i-Humor's picture

REMOTE

Si Udin baru pertama kali ini masuk bioskop. Saat film akan mulai, layar bioskop tersebut untuk beberapa saat tidak mengeluarkan suara, tetapi memunculkan terlebih dahulu beberapa iklan.

Melihat layar bioskop yang bergambar tetapi tidak bersuara itu Udin langsung berteriak, "Woii ... yang pegang remot siapa seh ....!!"

Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan. (Amsal 14:29)

Sumber: Redaksi e-Hu

Tim i-Humor's picture

RUMAH BARU

Pak Sadrah lagi jalan-jalan sama dua anaknya, Sarah (4 tahun) dan Hana (5 tahun). Waktu perjalanan pulang ke rumah, mereka melewati sebuah rumah yang ada tulisannya "DIJUAL".

Pak Sadrah kelihatannya tertarik dan berhentiin mobilnya di depan rumah itu. Waktu lihat papanya sedang ngangguk-ngangguk sambil ngelihat rumah itu, Sarah langsung komentar, "Papa ngapain sih?"

Pak Sadrah bilang dia sedang melihat rumah itu karena bagus banget.
Lalu Sarah tanya lagi, "Emangnya Papa mau beli rumah baru ya?"

Tim i-Humor's picture

SALTO DEPAN

Ada seorang temanku main sepeda. Ia memantulkan sepedanya ke kayu kecil. Dibawah nya ada parit, di terjebur dan salto depan. Ha ... ha ... ha .... hahaha sangat lucu .... Semua temanku yang lain ketawa terbahak-bahak. Waktu ditanya rasanya, temanku yang jatuh itu bilang rasa setoberi ... habis itu dia pulang sambil nangis.

Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. (1Timotius 6:9)

Tim i-Humor's picture

SANG PENGINTAI

"Jadi?" tanya seorang wanita kepada detektif yang ia sewa, "apakah kamu berhasil mengikuti suami saya?"

"Ya nyonya, sepanjang hari ini saya mengikutinya ketika masuk ke sebuah bar, saya juga mendapatinya keluar dari sebuah restoran lalu sore tadi ia mampir ke sebuah apartemen."

Senyuman lebar segera menghiasi wanita yang sedang curiga dengan suaminya itu, "Aha!! Ketahuan dia sekarang!" katanya, "Apakah kamu tahu kira-kira apakah dia sedang punya wanita lain?"

"Hmm kayaknya sih tidak nyonya." jawab si pengintai, "tapi yang jelas ia pergi ke semua tempat tadi dalam rangka membuntuti nyonya."

Tinggalkan Komentar