Tim i-Humor's picture

MANISAN

Seorang kakek tua mempunyai rumah yang banyak pohon mangga yang sedang berbuah.

Seorang anak kecil, anak tetangganya, ingin mengambil buah mangga. Anak kecil itu merencanakan akan mencuri buah itu pada malam hari.

Malam harinya saat kakek sedang tertidur pulas, anak kecil itu mulai beraksi. Dia mulai memanjat pohon dan sampai di atas tanpa sengaja buah mangga jatuh dari pohon dan membangunkan si kakek dari tidurnya.

Mengingat buah mangga yang sangat di sayanginya kakek bergegas keluar sambil menyenter ke atas pohon. Sinar senter itu tepat mengenai anak kecil yang sedang bergantung di atas pohon. Kakek lalu berteriak sambil bertanya, "SIAPA ITU?"

Tim i-Humor's picture

MAS KAWIN

Suatu hari, Firman bertanya kepada Benny, sahabatnya, yang sebentar lagi menikah dengan Lia.

Firman : "Kamu kok lesu? Sebentar lagi kamu kan mau menikah ...."
Benny : "Aku bingung mencari mas kawinnya."
Firman : "Oooh ... itu. Kasih aja alat-alat kecantikan."
Benny : "Bukan itu masalahnya. Dia menginginkan mas kawin yang sesuai
    dengan namanya"
Firman : "Emang nama lengkapnya Lia siapa, sih?"
Benny : "Intan Permata Berlian"
Tim i-Humor's picture

MAU KABUR

Ada dua orang yang dirawat di rumah sakit jiwa sedang menyusun rencana untuk kabur. Mereka berencana untuk menggunakan tangga yang akan diletakkan di pintu pagar RSJ tersebut. Rencana telah disusun dengan matang, sebelum mereka kabur diutuslah orang gila pertama untuk melihat situasi di depan. Kemudian dia melaporkan pada orang gila kedua.

Gila 1 : "Wah kacau, rencana kita pasti gagal!"

Gila 2 : "Mengapa? Apakah pintu keluar dijaga ketat?"

Gila 1 : "Ttidak, sama sekali tidak ada penjagaan!"

Tim i-Humor's picture

MELAMAR

Joni sudah cukup lama berpacaran dengan Cindra.

Pada suatu malam hari, Joni yang bermaksud melamar Cindra mendatangi calon ayah mertuanya sambil berkata, "Om, saya saya ingin menikah dengan Cindra."

Ayahnya Cindra segera memotong pembicaraan dan bertanya, "Apakah kamu sudah bertemu dengan istri saya?"

Joni dengan gugup menjawab, "Sudah, tapi terima kasih, Om! Saya lebih senang dengan putri Anda."

Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung. (2Petrus 1:10)

Tim i-Humor's picture

MEMBUKA

Dua orang lelaki yang anak-anaknya belajar di perguruan tinggi di Jakarta, berbincang-bincang mengenai anak mereka.

"Bukan main, surat-surat yang dikirim anakku selalu memaksa aku untuk membuka kamus," kata yang seorang dengan bangga.

"Ah, kamu masih enak," jawab temannya. "Surat-surat anakku selalu memaksa aku untuk membuka dompet!"

/Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."* (Matius 7:11)

Tim i-Humor's picture

MEMO UNTUK SEMUA PEGAWAI

Peraturan mengenai sakit dan yang bertalian dengannya.

  1. Cuti

    Kami tidak akan menerima lagi surat izin dokter sebagai bukti bahwa anda sakit. Bila anda dapat pergi ke dokter berarti anda dapat pergi ke kantor.

  2. Protese (Alat Buatan)

    Kejujuran sangat dijunjung tinggi di kantor ini. Oleh karena itu segala alat bantu yang berbau palse seperti mata palsu, gigi palsu, alis palsu, kaki palsu, kuitansi pengobatan palsu tidak diperkenankan.

  3. Bedah

Tim i-Humor's picture

MEMOTONG AYAM

Hari : "Ar, tolong pegangin ayam yang akan kupotong ini."
Ardo : "Nanti ayamnya mencakar, Har?"
Hari : "Tidak."
Ardo : "Nanti ayamnya lari."
Hari : "Tidak."
Ardo : "Kalau begitu mengapa harus dipegangi?"

Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. (Kolose 4:6)

Tim i-Humor's picture

MENANG!

Ary ngikutin anjingnya ke lomba binatang pintar yang diadakan di sekolahnya. Ada hadiah untuk anjing terkecil, anjing terpintar, anjing tercantik, anjing termanis, dan anjing tercerdik.

Supaya anjingnya bisa menang salah satu dari hadiah yang disediakan, Ary membuat sebuah strategi jitu.

Saat lomba dimulai Ari berkata kepada anjingnya, "Mercy, berapa jumlahnya dua ditambah dua, dikurangin empat?"

Anjingnya tetap diam dan tak bersuara di tempatnya. Saat anjingnya sedang menggerakkan kepala tiba-tiba Ary berteriak, "Ya, betul sekali Mercy!"

Tim i-Humor's picture

MENGAMPUNI DAN MELUPAKAN

Waktu baru aja nikah, Pak Rudy bikin kesalahan besar terhadap Yuli, isterinya. Yuli marah banget. Tetapi Rudy dengan memohon maaf yang sebesar-besarnya ... dan Yuli mau memaafkannya. Walaupun begitu, dari hari ke hari, Yuli selalu aja menyinggung masalah itu. "Yuli sayang," kata Rudy suatu hari karena sudah tidak sabar dengan sindiran Yuli, "kenapa sih masalah itu diungkit-ungkit terus? Komitmenmu kan `mengampuni dan melupakan`?" "Siapa yang bilang aku tidak mengampuni dan melupakan?" jawab Yuli, "Aku tuh cuman gak mau kamu lupa kalau aku adalah seorang isteri yang mengampuni dan melupakan!"

Tim i-Humor's picture

MENGAPA?

Saat sedang ziarah ke kuburan neneknya, Yudha melihat seorang laki- laki didepan sebuah nisan yang jaraknya hanya beberapa meter dari kuburan nenek Yudha. Lelaki itu kelihatannya sangat frustasi, depresi, dan sedih.

Lelaki itu berlutut dengan tangan yang terus menerus menghantam tanah di sekitar nisan, sambil terus menerus berteriak pelan, "Kenapa kamu mati? Kenapa kamu mati?"

Yudha menghampiri lelaki itu untuk menghibur.

"Kenapa kau mati? Kenapa kau mati?" lelaki itu terus menerus mengatakan hal tersebut ketika Yudha sudah berada di sampingnya.

Tim i-Humor's picture

MENGAPA?

Seorang pelamar kerja sedang mengisi sebuah formulir lamaran. Ketika sampai di pertanyaan, "Apakah Anda pernah menjalani proses penahanan oleh kepolisian?" ia menulis, "Tidak pernah."

Pertanyaan selanjutnya ditujukan bagi mereka yang menjawab YA, pertanyaannya adalah "Mengapa?", tetapi pelamar itu mengisinya dengan jawaban: "Tidak pernah berhasil tertangkap."

"Apakah orang yang mempunyai hikmat menjawab dengan pengetahuan kosong, dan mengisi pikirannya dengan angin? (Ayub 15:2)

Tim i-Humor's picture

MENGELUH TERUS

Ibu Vida dan Ibu Anik sedang ngobrol tentang rumah tangganya masing- masing.

Ibu Vida berkata, "Kami sudah nikah 25 tahun, dan tiap malam, suamiku selalu mengeluh tentang makanan di rumah. Tidak ada satu malam pun yang dia lewatin tanpa ngeluh ... ngeluh ... dan ngeluh ... tentang masakan hari itu."

Dengan heran Ibu Anik bertanya, "Wahh ... sungguh menyebalkan. Emangnya keluhan suami Ibu gak bikin jengkel gitu?"

Ibu Vida dengan santai menjawab, "Loh kenapa harus aku yang jengkel kalau dia gak suka dengan masakannya sendiri?"

Tim i-Humor's picture

MENGHALALKAN DOSA

Setelah selesai selesai kebaktian, disuatu LP, Pendeta Josef berbincang bincang dengan para Narapidana yang ada.

Pendeta : "Badu, kenapa kamu dipenjara?"
Badu : "Mencopet, Pak Pendeta."
Pendeta : "Apakah kamu tidak tahu kalau itu dosa?"
Badu : "Tahu, Pak."
Pendeta : "Kenapa kamu lakukan itu?"
Badu : "Tujuan saya mendidik, Pak"
Pendeta : "Mendidik apa?"
Badu : "Mendidik supaya orang orang berjaga jaga, karena Tuhan akan
    datang seperti pencuri, karena itu saya mendidik supaya orang
    orang selalu berjaga jaga dimanapun berada. Untuk itu,
    barangnya saya copet agar mereka sadar, untuk tetap berjaga
    jaga sampai Tuhan datang. Kasian kan mereka, kalau Tuhan
    datang mereka tertidur?"
Pendeta : "Tetapi, apakah barang yang kamu ambil, kamu kembalikan
    lagi?"
Badu : "Itulah kelalaian saya, Pak."
Pendeta : "Bertobatlah kamu, karena kerajaan surga sudah dekat."
Tim i-Humor's picture

MENGIKUTI DOSEN

Pada suatu hari, di suatu kampus, ketika kuliah sedang berlangsung. Seorang profesor sedang menjelaskan bahan kuliah dan tiba-tiba ia mendengar suara ketukan di pintu.

Mahasiswa: "Permisi, Prof."

Profesor : "Tidak tahu aturan! Kuliah sudah berjalan satu jam baru datang!"

Mahasiswa: "Maaf, Prof. Saya kira hari ini Bapak Profesor terlambat satu jam seperti biasanya."

Profesor : "Ya sudah, masuk!"

Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat. (Yakobus 3:1)

Tim i-Humor's picture

MENU ALA PERANCIS

Bahwa orang beranggapan kalau makanan yang kita santap diberi nama Perancis kelihatannya akan terasa lebih enak. Hal tersebut disebabkan antara lain karena anggapan bahwa semua yang berbau Perancis bermutu halus. Perancisinasi juga membuat orang yang akan bersantap mempunyai citra yang kabur tentang apa sebenarnya yang ia mau santap.

Misalnya:
"filet mignon" (secara harafiah artinya : irisan yang lembut)
"pate de fois gras" (liver paste)
"chevalen" (daging kuda)
"Monsieur de Veau" (daging lembu muda, veal)
"Escargot d`France" (bekicot, keong) dsb.

Tinggalkan Komentar