Tim i-Humor's picture

ANJING PINTAR

Suatu pagi seorang ibu berkata kepada suaminya, "Pa, sekarang anjing kita makin pintar aja deh, Pa! Dia membawakan kita koran baru setiap pagi."
Suaminya menjawab, "Itu mah biasa, banyak anjing yang bisa seperti itu"
Istrinya merespon, "Tapi kita kan nggak pernah langganan koran, Pa!"

 

apa yang tidak kumengerti, ajarkanlah kepadaku; jikalau aku telah berbuat curang, maka aku tidak akan berbuat lagi, (Ayub 34:32)

Tim i-Humor's picture

SAYA MAU MENYANYI

Di tengah-tengah kebaktian, Doni kecil berkata kepada neneknya, "Nek, saya mau pipis." Tapi si nenek dengan cepat menyahut, "Sshh... kalau di gereja, tidak sopan bilang pipis. Bilang saya mau menyanyi."
Doni paham, kemudian dia berkata, "Nek, saya mau menyanyi."
Kemudian, nenek menggandeng dan mengantar Doni ke kamar mandi.

Beberapa hari kemudian, ketika Doni tidur dengan neneknya, tiba-tiba Doni ingin pipis. Lalu katanya, "Nek, saya mau menyanyi."
Neneknya menyahut, "Sssttt....sudah malam, ayo tidur lagi."
Tapi Doni masih berusaha membangunkan neneknya, "Nek, saya mau menyanyi."
Karena sudah tua, nenek lupa, apa maksud Doni sebenarnya.
Akhirnya dengan setengah mengantuk, nenek berkata, "Ya sudah sini, menyanyi pelan-pelan di kuping nenek." :-)

Tim i-Humor's picture

AKTOR DAN PENDETA

Seorang Pendeta yang sedang melihat pertunjukkan seorang aktor tertarik ingin mengetahui rahasia bagaimana aktor itu dapat menarik perhatian banyak orang.

Sesudah pertunjukkan itu berakhir, Pendeta itu segera pergi ke belakang panggung untuk menemui aktor tadi. "Pak, kami para Pendeta selalu menceritakan kepada jemaat tentang kehidupan kekal yang kelak mereka hadapi, tetapi mengapa mereka lebih tertarik untuk menghadiri pertunjukkanmu?

"Karena," jawab aktor itu sambil mengedipkan matanya, "kebenaran yang Bapak khotbahkan seperti cerita fiksi, sedangkan saya memerankan cerita fiksi yang seolah-olah benar terjadi."

Tim i-Humor's picture

SEPOTONG KEJU

Ketika Leonardo baru berumur 5 tahun, Pamannya datang mengunjungi ayahnya. Pada saat makan malam, sang Paman yang amat suka makan keju mencari-cari makanan tersebut, tapi tak sepotong pun yang ia temukan di meja makan.

"Oh, maaf Angelo, aku lupa membeli keju. Padahal persediaan di rumah sudah habis." kata ibu Leonardo.

Mendengar hal itu, Leonardo segera berjalan ke dapur dan tidak lama kemudian datang dengan membawa sepotong keju Italia yang lezat. Lalu diberikannya pada Angelo, Pamannya.

Sudah pasti sang Paman amat girang dan segera melahap keju itu. Lalu katanya sambil menepuk pundak Leonardo,
"Kamu sungguh baik, keponakanku. Oh ya... omong-omong darimana kamu memperoleh keju yang lezat ini?"

Tim i-Humor's picture

IRI HATI

"Oh, sayangku," rayu sang istri pada suaminya. "Wanita di sebelah rumah sudah punya baju merah seperti yang kau belikan untukku kemarin."

"Jadi, sekarang kau minta dibelikan baju yang lain lagi?" tanya suaminya.

"Bukankah itu lebih murah daripada kita harus pindah rumah?"

 

Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang. (Amsal 14:30)

Tim i-Humor's picture

GURU DAN MURID SEKOLAH

Seorang guru Sekolah Minggu sedang bercerita tentang pencobaan yang dialami Tuhan Yesus di padang gurun. Kebetulan ia mengajar di kelas anak-anak yang terkenal pintar namun bandel.

Guru
:
"Adik-adik, ketika Tuhan Yesus dicobai Setan untuk mengubah batu menjadi roti, apa yang dikatakan Tuhan Yesus?"
Murid
:
(terdiam)
Guru
:
"Tuhan Yesus berkata,´Manusia tidak hidup dari roti saja tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah´."

Tiba-tiba seorang murid mengangkat tangan.

Tim i-Humor's picture

MAHASISWA BARU

"Hei, kamu yang berdiri di belakang," ucap dosen sejarah. "Coba sebutkan para pelaku yang menandatangani Perjanjian Linggarjati!"
"Maaf, saya nggak tahu, Pak."
"Apa? Nggak tahu? Baiklah, kalau begitu sebutkan saja tahun berapa perjanjian itu ditandatangani?"
"Maaf, saya nggak tahu juga, Pak."
"Nggak tahu sama sekali? Bahan itu kan sudah saya tugaskan untuk dibaca minggu lalu. Lantas untuk apa kamu datang ke sini?"
"Mau memeriksa kabel lampu ini, Pak. Saya petugas PLN."

Tim i-Humor's picture

BERSIUL

Saat berlangsungnya ibadah doa di suatu hari Minggu, tiba-tiba terdengar suara siulan yang keras dari bangku deretan belakang.
Ibu dari Gary sangat terkejut karena anaknyalah yang melakukannya.
Lalu dicubitnya Gary agar diam. Sepulang dari gereja, ibunya bertanya, "Mengapa kamu lakukan itu?" Dengan tenang Gary menjawab, "Aku berdoa pada Tuhan dan minta agar Dia mau mengajariku bersiul...Dan Dia sungguh mengabulkannya!"

 

/"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.* (Matius 7:7)

Tim i-Humor's picture

TERTIDUR

Berikut ini adalah percakapan dua orang jemaat :
"Jon, apakah Nartoso tertidur sewaktu berdoa semalam-suntuk kemarin?"
"Tidak tahu."
"Lho padahal kamu berdoa di dekatnya bukan?"
"Betul, tetapi tampaknya aku lebih dulu tertidur, dan Nartoso bangun terlebih dulu daripada aku."

 

Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: /"Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?* (Matius 26:40-41)

Tim i-Humor's picture

PENDETA DAN ANAK KECIL

Seorang pendeta sedang memperbaiki pagar kebunnya. Dengan penuh tenaga dan semangat ia memaku kayu-kayu untuk pagar barunya.
Seorang anak kecil dari desa tetangga datang dan memperhatikan dengan serius sang pendeta yang sedang bekerja.
"Kamu pasti juga ingin bisa memaku seperti ini, bukan?" tanya pendeta.
"Oh...saya sudah bisa memaku dengan baik!" jawab anak tersebut.
"Lalu kenapa kamu memperhatikan aku dengan penuh perhatian?" tanya pendeta lebih lanjut.
"Saya cuma ingin dengar kata-kata apa yang bakal keluar dari mulut Pak pendeta kalau salah memukul paku dan mengenai ibu jari Bapak?"
jawab anak kecil itu dengan santainya.

Tim i-Humor's picture

ANGGOTA KELUARGA

Pamong wilayah mengadakan sensus warga Katolik dari rumah ke rumah.
Setibanya di rumah Pak Parta, ternyata yang ada hanya anaknya yang masih kecil. Setelah menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya, pak Pamong mewawancarai anak tersebut.
"Berapa jumlah anggota keluargamu, Nak?"
"Siang atau malam, Pak?" si anak balik bertanya.
"Siang dan malam apa ada bedanya?"
"Ada! Kalau siang anggotanya dua, kalau malam empat."
"Lho, kenapa begitu?"
"Sebab ayah dan ibu selalu pergi pagi dan pulang malam. Maka seharian saya hanya dengan pembantu yang selalu setia menjaga dan merawat saya."

Tim i-Humor's picture

SURAT

Seorang pengawas rumah sakit jiwa melihat seorang pasien sedang menulis surat.

Pengawas
:
"Kau menulis surat kepada siapa?"
Pasien
:
"Saya menulis surat kepada diri saya sendiri."
Pengawas
:
"Dan apa yang kau tulis dalam surat itu?"
Pasien
:
"Mana saya tahu? Saya kan baru akan menerima surat ini besok pagi."
Tim i-Humor's picture

PAYUNG SI PELUPA

Andrew Kasparian adalah seorang yang sangat pelupa. Setiap hari ia pergi ke kantor dengan membawa payung. Namun, ia pasti lupa membawa turun payungnya dari bus kota.

Tim i-Humor's picture

"DOAKAN AKU!"

Di suatu hari Minggu, ada seorang anak kecil mulai "bertingkah" saat ibadah pagi di gereja. Orang tua anak itu telah berusaha keras untuk mengendalikan anak itu dari bangku tempat mereka duduk sampai kesabaran mereka hilang. Akhirnya, si ayah memaksa anak itu dan menggendongnya untuk dibawa keluar.

Sesaat sebelum si ayah dan anak tadi sampai di pintu keluar, anak kecil itu dengan keras berteriak, "Tolong doakan aku! Doakan aku!"

 

Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu. (1 Korintus 13:11)

Tim i-Humor's picture

MEMBELI TV

Seorang gadis pirang memasuki sebuah toko peralatan elektronik dan menemukan barang yang hendak dibelinya.

Gadis
:
"Aku ingin membeli TV ini."
Penjual
:
"Sorry, barang ini tidak dijual untuk orang berambut pirang."

Gadis berambut pirang ini segera bergegas pulang dan langsung menyemir rambutnya. Lalu dia kembali lagi ke toko tadi dan berkata lagi pada penjualnya,

Tinggalkan Komentar