TERTAWA NGAKAK IBARAT JOGING

Tim i-Humor's picture

Senyumlah kepada satu orang baru setiap hari. Begitu slogan yang gencar didengungkan dalam rangkaian program Indonesia Bangkit.

Senyum memang memiliki banyak manfaat. Menurut dr Agus Ali Fauzi PGD PallMed (ECU), senyum memiliki efek luar biasa bagi pelakunya. Senyum mampu membentuk antibodi paling spektakuler bagi kekebalan tubuh.

“Dengan tersenyum, otak mengeluarkan zat-zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus bisa meringankan kondisi psikologis,” jelas Agus.

Dokter ramah itu pernah melakukan penelitian. Setiap manusia pada masa anak-anak rata-rata tertawa 400 kali per hari. Pada masa dewasa hingga tua, manusia hanya tertawa 15 kali per hari. “Kemana sisanya yang 385 itu?” tanyanya retoris.

Menurut Agus, ada beberapa jenis senyum. Yang pertama senyum tulus/ikhlas dan yang kedua adalah senyum pura-pura/terpaksa. Namun, tidak peduli akan melakukan senyum yang mana, manfaat yang didapat ternyata sama-sama positif.

Kegembiraan yang meluap dari sebuah senyuman akan bermuara pada tawa. Jadi, senyum dan tawa merupakan mata rantai yang sulit dipisahkan. Jika tersenyum saja sudah memiliki manfaat begitu besar, apalagi tertawa. Mengutip ungkapan Jonn Coggin MD, Agus berkata bahwa tertawa memberikan efek relaksasi dan mengurangi stres.

Dengan tertawa, hormon kortisol dan hormon epineprin yang mengakibatkan jantung berdebar dan tekanan darah naik akan berkurang. Kegiatan menyenangkan bebas biaya itu juga mampu memicu pelepasan endorphin (asam amino di dalam tubuh yang bekerja mengurangi rasa sakit).

“Tertawa juga meningkatkan detak jantung dan memperbaiki sirkulasi di jaringan otot yang membantu perjalanan nutrisi dan oksigen ke jaringan tubuh,” terang Agus.

Kalau ada hal lucu di hadapan Anda, jangan malu untuk tertawa terbahak-bahak. Sebab, tawa jenis itu mampu menggerakkan otot perut, dada, bahu, serta pernafasan. “Seperti orang yang sedang joging,” tutur dokter yang juga menjadi wakil ketua Pusat Pengembangan Paliatif & Bebas Nyeri RSU dr Soetomo, Surabaya, itu.

Menurut Agus, ada satu lagi manfaat tertawa seperti dituturkan Dr Madam Kataria Daro India. Dalam buku Laugh for No Reason disebutkan, tertawa terus-menerus akan memberikan pijatan pada saluran pencernaan dan memperbaiki pasokan darah ke seluruh organ internal. “Tertawa juga bisa mencegah serangan jantung.” imbuh Agus.

Melihat setumpuk manfaat senyum dan tawa itu, jadi jangan ragu untuk mulai melakukannya sekarang juga!

Sumber: Jawa Pos

==> http://hary4n4.wordpress.com/2008/09/23

Tinggalkan Komentar