Lukas

Tim i-Humor's picture

TIDAK PUNYA KAMAR TIDUR

Pada suatu sore hari, ada seorang pemuda yang datang ke tempat praktik dokter. Begitu dipersilakan masuk, si pemuda langsung saja berbaring di tempat periksa dan tertidur.

Dokter jadi bingung dan segera membangunkannya sambil berkata dengan suara pelan, "Anak muda, apa masalahmu?"

Si pemuda juga menjawab dengan suara pelan, "Saya tidak punya kamar tidur!"

Yesus berkata kepadanya: /"Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."* (Lukas 9:58)

Tim i-Humor's picture

ULET BULU

Silvi kecil sedang mengikuti kegiatan camping pertamanya bersama dengan ayah dan pamannya.

Sementara ayah dan pamannya memasang tenda Silvi yang tomboi itu berlari lebih dalam ke kebun perkemahan dan memanjat sebuah pohon. Tidak lebih dari lima belas menit dia sudah kembali ke kemahnya dengan kaki berdarah dan wajah pucat.

"Ada apa?!" tanya ayahnya.

"Aku diserang ulet bulu!" tangis Silvi meraung-raung.

Ayah dan pamannya langsung tertawa terbahak-bahak, "Ulet bulu itu tidak mematikan, Silvi!"

Tim i-Humor's picture

BUKAN KEAJAIBAN

Seekor kanguru di sebuah kebun binatang selalu berhasil keluar dari kandangnya. Karena ia bisa melompat tinggi, maka para pegawai kebun binatang menambah tinggi pagar kandangnya menjadi 3 meter. Namun keesokan harinya kembali mereka melihat sang kanguru sedang keluyuran di luar kandangnya.

Mereka lalu menambah tinggi pagarnya menjadi 6 meter. Namun kembali keesokan harinya ia terlihat berada di luar kandang.

Para pegawai tidak tahu lagi apa yang harus mereka lakukan, mereka hanya bisa menambah tinggi pagar menjadi 12 meter. Seekor unta yang tinggal bersebelahan kandang dengan si kanguru bertanya padanya, "Kira-kira berapa banyak lagi mereka akan menambah tinggi pagar itu?"

Tim i-Humor's picture

MILIKNYA TUHAN

Seorang pria yang adalah jemaat bertemu seorang pendeta yang adalah gembala sidangnya di jalan. Bapak pendeta yang baik ini pun berinisiatif untuk mengajak jemaatnya ini makan malam. Setelah makan malam selesai, Pak pendeta pun dengan gembira membayar tagihannya. Sebelum mereka berpisah, terjadi percakapan singkat diantara mereka.

Jemaat : "Pak Pendeta, saya tidak akan berterima kasih untuk makanan yang sudah Bapak belikan."
Pak Pendeta : "Lho, memang kenapa?"
Jemaat : "Karena semua yang Bapak Pendeta punya sebenarnya adalah milik-Nya Tuhan!"

Pak pendeta pun hanya senyum kecil tanpa meresponi perkataan jemaat tersebut. Mereka bersalaman dan berpisah. Suatu waktu mereka bertemu lagi di jalan. Terdorong rasa lapar, jemaat ini berinisiatif untuk mengajak Pak Pendetanya ke restoran yang sama untuk makan malam.

Tim i-Humor's picture

DIMANA HARTAMU BERADA?

Setiap hari Minggu tiba pastilah semua orang Kristen pergi ke gereja, ya kan?!! Setelah menyiapkan pakaian, Alkitab dan kendaraan, tidak lupa juga saya menyiapkan uang ... ini penting loh!! Saya menyiapkan uang pecahan yang komplit, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000,Rp 5.000, Rp 1.000, Rp 500, Rp 100 (komplit khan!) Semua uang pecahan itu ada gunanya, mau tahu......?

  1. Pecahan Rp 50.000,00 untuk ngajak doi jalan2 ke mall ´n makan- makan usai kebaktian di gereja.
  2. Pecahan Rp 20.000,00 untuk isi bensin mobil aye.
  3. Pecahan Rp 10.000,00 untuk uang tol (abisnya suka bangun kesiangan).
  4. Pecahan Rp 5.000,00 untuk sarapan pagi (nasi goreng special pake telor).
  5. Pecahan Rp 1.000,00 untuk uang pakir.
  6. Pecahan Rp 100, pasti orang Jakarta udah tahu, apa lagi kalau bukan untuk pak ogah.

Nah, pecahan Rp 500 untuk apa???
Yah... apalagi kalau bukan untuk kolekte....!?!

Tim i-Humor's picture

DOMPET DHONO

Dhono adalah seorang supir taksi. Hari ini ada seorang penumpang yang meminta dia membawanya berkeliling kota. Penumpang ini gerak-geriknya amat aneh. Setelah satu jam berkeliling, Dhono tidak tahan lagi melihat gerak-gerik orang yang mencurigakan itu. Dhono lalu inget dompetnya dia taruh di dalam kantong kursinya yang menghadap ke kursi penumpang. Cepat-cepat Dhono merogoh kantong itu, dan benar! Dompetnya sudah lenyap!

Langsung deh Dhono mengerem mobilnya, membuka pintu si penumpang dan maksa si penumpang tadi untuk turun dari mobil sambil berkata, "AYO ... KASIHKAN DOMPETNYA KE SAYA!"

Tim i-Humor's picture

TEBARKAN JALA

Di sebuah desa, ada seorang Bapak dan Anak yang sangat terkenal dengan pintarnya bersilat lidah apalagi kalau berbicara dengan orang selalu tidak pernah mengalah.
Pada suatu hari Bapak dan anak pergi ke sungai untuk mencari ikan dengan membawa Jala setelah mereka sampai di pinggiran sungai, lalu sang anak berkata pada bapaknya,

"Pak, mungkin di sini banyak ikannya karena kelihatan banyak ranting ranting kayu tempat ikan bersembunyi."

Sang bapak percaya dengan alasan anaknya karena anaknya dikenal sebagai anak yang pintar. Namun si bapak masih sedikit ragu, bagaimana kalau Jalanya nyangkut karena banyak kayu, lalu si anak menjawab kan ada saya pak,

Tim i-Humor's picture

MENCARI SAUDARA

Dalam tradisi Jawa ada kebiasaan "ruwahan". Pada kesempatan itu, banyak orang pergi ke makam untuk membersihkan batu nisan dan memanjatkan doa
bagi keselamatan orang yang telah meninggal. Di makam, orang akan berusaha memperkenalkan saudara2x maupun teman2x yang sudah meninggal kepada orang yang diajaknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh sebuah keluarga kecil ini,

"Ini makamnya nenek Ibu dan sebelahnya itu makam kakeknya Ayah," kata si Ibu kepada anak laki2x satu-satunya.

"Kalau yang itu, Bu?", tanya si anak.

"Makam temannya teman Ayah!", jawab ibu.

Tim i-Humor's picture

KLINIK

Saya adalah seorang mahasiswa kedokteran yang sedang praktek di sebuah klinik bagian pengontrolan racun. Hari ini, seorang ibu yang sangat cemas datang ke klinik sebab anak perempuannya menelan seekor nyamuk. Dengan cepat aku menenangkannya dengan berkata bahwa nyamuk itu tidak berbahaya dan dia tidak perlu membawa anaknya ke rumah sakit.

Ibu itu langsung tenang dan berbicara dengan santai .... Pada saat akan pulang, dia berkata, "Nyamuk yang ditelan anakku pasti sudah mati. Karena aku sudah menyemprotkan racun serangga ke dalam mulutnya tadi."

Tim i-Humor's picture

MENCARI SAUDARA

Dalam tradisi Jawa ada kebiasaan "ruwahan". Pada kesempatan itu, banyak orang pergi ke makam untuk membersihkan batu nisan dan memanjatkan doa bagi keselamatan orang yang telah meninggal. Di makam, orang akan berusaha memperkenalkan saudara-saudara maupun teman-teman yang sudah meninggal kepada orang yang diajaknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh sebuah keluarga kecil ini, "Ini makamnya nenek Ibu dan sebelahnya itu makam kakeknya Ayah," kata si Ibu kepada anak laki-laki satu-satunya.

"Kalau yang itu, Bu?" tanya si anak.

Tinggalkan Komentar