Alkitab dan Gereja

Tim i-Humor's picture

VISITASI PENDETA

Seorang pendeta pergi untuk mengunjungi salah satu anggota jemaatnya. Ia mengetuk pintu beberapa kali, tetapi tidak ada seorang pun yang menjawabnya.

Tim i-Humor's picture

LETAK GALILEA

Lina pulang dari gereja dengan wajah cemberut. Dia merasa bahwa hari ini adalah hari yang tidak baik untuknya.

"Kenapa wajahmu masam, Nak?" tanya bapaknya.

Lina menjawab, "Tadi saya tidak bisa menjawab pertanyaan guru sekolah minggu, Pak."

"Memangnya, apa pertanyaan gurumu?" tanya bapaknya lagi.

"Guru saya bertanya di mana letak Galilea."

"Oh, gitu. Ya sudah. Tidak usah sedih. Lain kali kalau meletakkan sesuatu, ingat baik-baik tempatnya, ya," kata bapaknya sambil mengelus kepala anaknya.

Tim i-Humor's picture

MENCOBAI

Jono pengkhotbah muda. Dengan semangat Jono berkata,

"Kalau ditampar pipi kirimu, berikan pipi kananmu!"

Perkataan itu selalu di ulang-ulang dalam khotbahnya, sehingga Budi yang mendengar khotbahnya ingin menguji perkataan Jono.

Selesai khotbah Budi langsung menampar pipi kiri Jono dan Jono memberi pipi kanannya juga untuk ditampar.

... Dua hari kemudian Jono meninju muka Budi. Sembari menahan sakit, Budi protes kepada Jono: "Kok kamu membalasnya?"

Dengan santai Jono menjawab: "Apa yang kamu tabur, itulah yang kamu tuai... dan bisa berlipat ganda"

Tim i-Humor's picture

DIHUKUM ATAU TIDAK

Selesai berkhotbah, Pdt. Surya, seorang pendeta senior, ingin memberi tes kepada Robby, calon pendeta muda. Robby diberi tugas untuk mempersiapkan bahan yang akan dipakai khotbah pada hari Minggu berikutnya. Satu minggu berlalu. Robby belum juga mempersiapkan.

Robby: Pak, apakah orang boleh dihukum untuk sesuatu yang belum diperbuatnya?"

Surya: Tentu tidak. Orang hanya boleh dihukum untuk perbuatan yang telah dilakukannya.

Robby: Syukurlah kalau begitu. Saya belum membuat bahan khotbah untuk minggu ini....

Tinggalkan Komentar