Beo Pintar

Submitted by Tim i-Humor on Tue, 08/15/2017 - 13:35

Pada hari Minggu, Antok diajak ayahnya pergi ke pasar burung. Di sana, Antok melihat banyak sekali burung berkicau. Tiba-tiba pandangan Antok tertuju pada burung beo. Kemudian, Antok mengajak ayahnya untuk melihat burung beo tersebut. Sesampainya di sana, si penjual memamerkan kebolehan si beo.

TIDAK BOLEH MENAIKI KURSI

Submitted by Tim i-Humor on Wed, 09/19/2012 - 16:04

Saat hujan deras, seorang wanita membawa anjingnya untuk naik bis. Anjingnya memiliki tubuh besar dan kaki yang sangat kotor. Wanita itu berkata kepada kondektur, "Pak, saya akan membayar tempat untuk anjing saya agar bisa duduk di kursi penumpang."

Kondektur menatap anjing itu, kemudian ia menjawab, "Tentu saja, ia boleh duduk di kursi seperti penumpang lain. Tetapi seperti penumpang lain juga, ia tidak boleh menempatkan kakinya di atas kursi."

TAKUT MARAH

Submitted by Tim i-Humor on Mon, 04/02/2012 - 16:30

Sebelum merayakan Paskah, Godi memunyai keinginan untuk mengakui dosa kepada pendetanya.

Godi: Pak Pendeta, saya mau mengaku dosa.
Pendeta: Apa yang mau kau akui?

Godi: Saya telah mencuri seekor bebek.
Pendeta: Kamu harus bertemu pemiliknya dan meminta maaf.

Godi: Saya takut.
Pendeta: Kenapa takut?

Godi: Masalahnya bebek itu sudah saya masak dan saya makan.
Pendeta: Oh, begitu. Jujur saja, pemilik bebek itu pasti ikhlas.

Godi: Syukurlah kalau begitu, Pak Pendeta.
Pendeta: Kalau boleh tahu, bebek siapa yang kamu curi?

Godi: Milik Bapak.

Tentang Kami

Situs yang berisi kumpulan humor-humor bersih dan Kristen yang tidak mengandung unsur-unsur SARA dan pornografi.
Selengkapnya

Berlangganan
i-Humor SABDA

Dapatkan humor-humor segar untuk menemani hari-hari Anda.

Kontak Kami | Buku Tamu | E-Mail: webmaster(at)sabda.org
Disclaimer | i-Humor © 2003-2019
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Laporan Masalah/Saran