PENGARANG

Tim i-Humor's picture

Seorang pengarang sudah menulis enam buah novel, tiga yang terakhir masuk dalam daftar buku paling laris. Karena itu dia jadi sering muncul di acara TV dan radio, sering diundang ke berbagai pesta dan terbiasa disanjung-sanjung. Semua perhatian ini akhirnya mulai naik ke kepalanya dan dia jadi bisa terus-menerus bicara tentang dirinya dan buku-buku yang ditulisnya. Pada suatu hari, dengan lemah lembut sekali istrinya mengemukakan masalah ini kepadanya dan menyarankan agar dia memberi kesempatan lebih banyak kepada orang lain untuk bicara.
Si pengarang menyadari apa yang terjadi. Maka mereka merencanakan suatu isyarat. Kalau istrinya melihat dia bicara terlalu banyak tentang dirinya sendiri, maka isyarat yang akan diberikan adalah pura-pura batuk dan si pengarang akan mengganti bahan percakapan.

Sore itu mereka diundang ke sebuah pesta, dan tentu saja si pengarang mulai mengoceh tentang dirinya. Istrinya batuk sesuai dengan rencana dan si pengarang menangkap isyaratnya. Maka dia berbicara kepada wanita yang sedang diajaknya bicara.

"Nah, sudah cukup tentang diri saya. Mari kita bicara tentang diri Anda sejenak. Bagaimana pendapat Anda mengenai buku saya yang terakhir?"

Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu. (Yesaya 2:11)

Sumber: Aneka Kisah dan Gambar Hua Ha Ha Ha, p.130.

Tinggalkan Komentar