Pengkhotbah

Tim i-Humor's picture

BOLA KASTI

Ada sebuah ketukan di pintu. Ternyata yang mengetuk adalah seorang anak lelaki berusia sekitar enam tahun. Sebuah barang miliknya masuk dalam garasiku, katanya, dan dia ingin mengambilnya kembali.

Saat aku membuka pintu garasiku, aku memperhatikan 2 keanehan, sebuah bola kasti dan lubang di kaca jendela garasiku yang seukuran dengan bola kasti itu.

"Bagaimana bolamu bisa masuk ke dalam garasiku?" tanyaku pada anak lelaki itu.

Setelah melirik bergantian ke arah bolanya, kemudian ke arah jendelaku, dan melirik ke arahku, dia berkata, "Lewat lubang di jendelanya Om itu."

Tim i-Humor's picture

PILOT WANITA

Sebagai salah satu dari sedikit pilot wanita di perusahaan penerbangan tempat aku bekerja, aku seringkali disangka oleh orang-orang yang belum mengenalku sebagai pramugari, agen tiket, atau bahkan karyawan penjaja makanan kecil. Kadang orang yang melihat aku memakai seragam akan bertanya apakah aku benar-benar seorang pilot. Dan hanya sedikit orang yang memujiku karena mampu bekerja di bidang yang didominasi lelaki.

Suatu hari sebelum memulai tugas penerbanganku, aku terlebih dahulu menggosok gigi di tempat mencuci tangan yang terletak di lobi kamar mandi kantorku. Kemudian seorang wanita keluar dari kamar kecil dan spontan berkata, "Wahhh, saudara perempuanku pasti sangat bangga kepadamu!" Aku langsung berpikir pasti saudara perempuannya itu adalah aktivis wanita yang sangat membela emansipasi wanita, sehingga dia akan sangat bangga melihat seorang wanita yang menjadi pilot.

Tim i-Humor's picture

TIDAK BISA TIDUR

Dosen : "Saudara tampak lesu dan mengantuk!"

Mahasiswa : "Maaf, Pak, semalam saya tidak bisa tidur. Saya lembur belajar."

Dosen : "Kalau begitu ujian ditunda."

Mahasiswa : "Tapi Pak, saya sudah siap ujian."

Dosen : "Ah, tidur saja tidak bisa apalagi menjawab soal ujian."

Lagipula, anakku, waspadalah! Membuat banyak buku tak akan ada akhirnya, dan banyak belajar melelahkan badan. (Pengkhotbah 12:12)

Tim i-Humor's picture

BUKAN JONNY

Malam itu begitu gelap ketika dua orang lelaki datang ke sebuah rumah dan langsung menendang pintunya dengan terburu-buru.

"Katakan, kamu baik-baik saja, Jonny?" kata Joko. Kami menemukan tubuh di tepi pantai, dan mengira bahwa itu adalah kamu."

"Seperti apakah dia?" tanya Jonny.

"Mirip denganmu, Jonny. Tanpa tanda pengenal."

"Apakah dia memakai sepatu?" "Ya."

"Apakah dia memakai celana panjang?" "Ya."

Tim i-Humor's picture

TIDAK MUNGKIN KEDUANYA

Dua orang pemuda sedang berjalan di pemakaman. Mereka sampai pada sebuah nisan. Tulisan di batu nisan itu berbunyi, "Di sini terbaring seorang politikus dan seorang yang jujur."

"Ya, ampun," ujar seorang di antara mereka. "Bukankah mengerikan memasukkan dua orang dalam satu kubur?"

Oleh sebab itu aku menganggap orang-orang mati, yang sudah lama meninggal, lebih bahagia dari pada orang-orang hidup, yang sekarang masih hidup. (Pengkhotbah 4:2)

Tim i-Humor's picture

PRIA ASING

Seorang turis dari Indonesia sedang berwisata ria di New York, Amerika. Pada hari itu, ia melewati Empire State Building, salah satu gedung tertinggi di dunia. Si turis mengagumi gedung tersebut dengan lamanya tanpa ia sadari tiba-tiba seorang pria asing menegurnya.

"Hai ... gedung yang Indah ya ..." kata sang Pria.

"Ya ... sangat Indah dan tinggi sekali." sahut balik sang turis.

Si Pria asing lalu berkata, "Hei ... kamu tahu tidak kalau kamu lompat dari jendela lantai paling atas, kamu bisa melayang karena gravitasinya sangat kecil."

Tim i-Humor's picture

CEWEK MATRE

Dua wanita sedang berbincang bincang seraya menyantap makan siangnya.

"Yang kau pikirkan hanya uang saja," kata wanita yang pertama.

"Tidak," sahut temannya, "saya juga memikirkan pria!"

"Pria yang seperti apa?"

"Pria yang mempunyai banyak uang tentunya!"

(5-9) Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia. (Pengkhotbah 5:10)

Tim i-Humor's picture

MUSUH

"Lapor Komandan, tiga orang musuh sudah berhasil saya tembak mati di tempat."

"Bagus! Lalu, mana ke-sepuluh temanmu?"

"Ditembak mati musuh, Komandan!"

Tiada seorangpun berkuasa menahan angin dan tiada seorangpun berkuasa atas hari kematian. Tak ada istirahat dalam peperangan, dan kefasikan tidak melepaskan orang yang melakukannya. (Pengkhotbah 8:8)

Kiriman dari Utomo <utama.c(at)>.

Tim i-Humor's picture

911

BAHTERA NUH I

Di Amerika, kalau kita butuh pertolongan darurat kita tinggal telepon aja nomor 911 dan pertolongan segera datang. Waktu nomor 911 baru saja disosialisasikan, ada seorang nenek yang hidup sendiri terserang sakit perut yang sangat hebat.

Dia pergi sendiri ke rumah sakit menyetir mobilnya. Waktu tiba di ruang gawat darurat, nenek itu begitu pucat dan hampir pingsan. Suster yang melihatnya takjub tapi juga kasihan.

"Kenapa Nenek tidak telpon 911 saja, nanti kan bisa diantar ambulans kesini," kata suster.

Tim i-Humor's picture

PEKERJAAN

Seorang polisi menyetop sebuah mobil mewah yang baru saja melanggar rambu lalu lintas.

Pengemudi mobil tersebut dengan wajah memerah marah segera keluar, berkacak pinggang dan menuding-nuding polisi tersebut, "Heh, situ nggak tau ya siapa saya? Awas ya, saya bisa ambil pekerjaan situ!!"

"Pak, bapak tidak akan mau mengambil pekerjaan saya ...," kata polisi tersebut datar sambil menuliskan sebuah surat tilang. "Kerjaan ini jam kerjanya lama, bayarannya sedikit dan Anda juga harus sering bertemu banyak orang menjengkelkan."

Tim i-Humor's picture

BAPAK PERGI

Tim i-Humor's picture

PENGHARAPAN

"Isterimu bertingkah seperti orang hamil, emangnya dia sedang hamil?" tanya Rudy kepada Kris.

"Ah, dia nggak hamil kok," jawab Krist, "Dia sedang mengharapkan."

"Mengharapkan untuk hamil?" tanya Rudy lagi.

"Dia itu mengharapkan aku memasak untuk makan malam, dia mengharapkan aku yang mengerjakan pekerjaan rumah tangga, mengharapkan aku membelikan makanan yang dia mau, dia mengharapkan aku membersihkan kakinya tiap malam ......."

Sebagaimana engkau tidak mengetahui jalan angin dan tulang-tulang dalam rahim seorang perempuan yang mengandung, demikian juga engkau tidak mengetahui pekerjaan Allah yang melakukan segala sesuatu. (Pengkhotbah 11:5)

Tim i-Humor's picture

BELAJAR!

Sepulangnya dari kerja Pak Daniel mendapati anaknya, Silvi sedang menonton film.

"Kamu ini kalau gak main barbie, baca komik, main PS, ya nonton ... kapan belajarnya?" tegur Pak Daniel.

"Silvi sudah belajar kok, Pa!" jawab Silvi tanpa sedikit pun melepaskan pandangannya dari televisi.

"Kapan?" tanya Pak Daniel.

"Tadi Pa, di sekolah!"

Berkatalah aku dalam hati: "Allah akan mengadili baik orang yang benar maupun yang tidak adil, karena untuk segala hal dan segala pekerjaan ada waktunya." (Pengkhotbah 3:17)

Tim i-Humor's picture

KOMPUTER OH KOMPUTER

Sepasang suami istri sama-sama bekerja di bidang IT, tetapi si suami lah yg sepanjang hari, ibaratnya makan, tidur terus di depan komputer.

Si istri akhirnya menyadari betapa parahnya pengaruh komputer bagi suaminya, saat satu kali ia mencoba membantu menggaruk punggung suaminya.

Si suami berkata, "Bukan disitu, `scroll` ke bawah dikit!"

Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari. (Pengkhotbah 2:11)

Tim i-Humor's picture

CINTA=BIS

Cinta itu seperti seseorang yang menunggu BIS.
Sebuah bis datang, dan kau bilang "wah... terlalu penuh, nggak bisa duduk nih! Aku tunggu bis berikutnya saja". Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya sudah tua dan jelek begini....nggak mau ah...." Bis selanjutnya datang, tapi dia seakan-akan tidak melihatmu dan melewatimu begitu saja. Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, kondisinya masih bagus, tapi kamu bilang, "Nggak ada AC nih, gua bisa kepanasan", maka kamu membiarkan bis ketiga pergi. Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi kuliah. Ketika bis kelima datang, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan menuju kampusmu!!!

Tinggalkan Komentar