Mazmur

Tim i-Humor's picture

MENIRU DONGENG "GADIS PENJUAL KOREK API"

Seorang gadis penghuni panti asuhan merasa hidupnya tidak dicintai. Saat malam Natal yang dingin tiba, dia berusaha meniru apa yang dilakukan "gadis penjual korek api," dengan harapan akan dikasihani. Dia meninggalkan panti asuhan lalu berjalan ke sekitar tempat itu. Kemudian dia duduk di depan rumah yang paling bagus di daerah itu. Sambil menyalakan korek, dia menangis tersedu-sedu.

Karena merasa tidak diperhatikan, ia mengulangi hal yang sama. Sampai berpuluh-puluh korek api dia nyalakan, tetap tidak ada respons dari pemilik rumah. Tidak berapa lama, si pemilik membuka pintu karena mendengar suara orang menangis. "Yes! Akhirnya dia iba padaku!" Batinnya.

Pemilik rumah mengamati gadis itu, lalu berkata, "Hei kamu! Kamu main api mau bakar rumah saya, ya!! Ayo pergi! Pergi!!"

Tim i-Humor's picture

LAGI MAKAN

Ada 2 ekor lalat hinggap pada kotoran sapi.

Lalat 1: "Aku punya cerita lucu loh...."
Lalat 2: "Ceritain aja, tapi jangan yang jorok-jorok yah, soalnya aku baru makan nih...."

Tim i-Humor's picture

BOM

Ada seorang wartawan yang sedang mewawancarai seorang pendeta yang gerejanya dibom. Puji Tuhan ketika dibom gereja itu kosong sehingga tidak ada korban.

Wartawan: Bagaimana perasaan Bapak setelah gereja Bapak dibom?
Pendeta: Wah, Tuhan itu sangat baik Mas, dan saya sangat bersyukur.
Wartawan: Lho, mengapa Pak Pendeta malah senang?

Pendeta: Tenang dulu. Memang gereja itu sudah ingin kami renovasi, maka bom itu mememudahkan kami untuk membongkarnya.

Tim i-Humor's picture

DIKERJAIN

Pada suatu hari
Penelepon: Halo. Apakah ini kediaman Chow Yun-fat?

Pelayan: Maaf, Anda salah sambung, ini kediaman Keluarga Lin. (Telepon ditutup)

Tidak lama kemudian
Penelepon: Halo. Apakah ini kediaman Chow Yun-fat?
Pelayan: Salah sambung! Ini kediaman Keluarga Lin. (Telepon ditutup)
Beberapa saat kemudian
Penelepon: Halo.

Pelayan: Lagi-lagi kamu! Awas ya! Walau saya cuma pelayan, tapi bisa lapor polisi!

Penelepon: Apakah ini kediaman keluarga Lin?

Pelayan: Aduh ... maaf, maaf... tadi soalnya ada beberapa kali salah sambung. Mau cari siapa?

Penelepon: Chow Yun-fat.
Pelayan: ??!!@#@$!! (Telepon ditutup)
Sejenak kemudian
Penelepon: Halo.
Pelayan: Kamu lagi...kamu lagi...!!!
Penelepon: Saya Mr. Lin

Pelayan: Aduh! Maaf, tuan! Maaf, dari tadi ada orang gila telepon ke sini berkali-kali. Ada perlu apa tuan?

Penelepon: Panggilkan Chow Yun-fat.
Pelayan: ...(pingsan)... (Telepon ditutup)
Akhirnya
Penelepon: Halo!
Pelayan (Oh, ini suara yang berbeda): Mau cari siapa, tuan?
Penelepon: Ini kediaman Keluarga Lin?
Pelayan: Iya, betul.
Penelepon: Saya Chow Yun-fat. Tadi ada orang cari saya?

Tim i-Humor's picture

KIAT MENGGAET CEWEK

Domo terkenal pintar menggaet cewek. Lama-lama Amir juga penasaran dan ingin tahu kiat Domo menggaet cewek. Pada suatu hari Domo dipanggil Amir, kemudian bertanya, "Domo, bagaimana sih caranya menggaet cewek?"

Lalu Domo memberitahukan kiatnya, "Kalau sore, kamu duduk di pinggir jalan, terus kalau ada cewek lewat kamu siul, suit.. suit... Begitu!"

Pada suatu sore Amir duduk-duduk di belakang rumah ingin mempraktikkan trik itu. Kebetulan Tina, tunangan Amir sedang mandi di belakang rumah. Kemudian, Tina mendengar ada orang yang bersiul. Si Tina pun berteriak, "Sebentar Domo, saya lagi mandi, nih...."

Tim i-Humor's picture

CANDA SUAMI ISTRI

Seorang lelaki yang pendek dan buruk rupa suatu hari duduk-duduk bersama istrinya yang sangat cantik. Si lelaki tidak berkedip memandang wajah istrinya yang cantik jelita. Agak tersipu-sipu, sang istri pun berkata, "Kau ini kenapa sih, kok dari tadi memandangku saja?"

"Kulihat wajahmu," jawab si suami, "semakin hari kok semakin cantik saja. Maka setiap kali aku melihatmu, semakin bertambah syukurku."

"Ya," kata si istri, "dan kita berdua nanti akan masuk surga."

"Lho, darimana kautahu?"

"Bukankah orang yang bersyukur dan orang yang bersabar akan masuk surga. Kau bersyukur karena mendapat anugerah istri seperti aku. Sedangkan aku bersabar mendapat cobaan berupa suami seperti kau."

Tim i-Humor's picture

SIARAN SEPAK BOLA

Ari dan Budi yang sama-sama penggemar berat sepak bola, pagi itu bertemu di kantor. Pertama-tama yang diperbincangkan mereka adalah mengenai sepak bola.

"Hei, Ari, semalam pertandingan antara Brasil melawan Jerman seru banget ya.... Brasil menyerang tanpa henti. Jerman juga perlawanannya hebat banget...." Budi langsung bicara sambil memuji terus pertandingan semalam.

"Baah, perasaan biasa aja, deh! Kau itu sukanya melebih-lebihkan!" kata Ari. "Seperti melihat langsung di Afrika saja! Di televisi mana, tuh?" tanya Ari.

"Ndak sih, cuma denger dari radio," jawab Budi kalem.

Tim i-Humor's picture

TIGA KALI LIPAT

Dua orang bapak yang bersahabat sejak muda sedang asyiknya berbicara tentang anak-anaknya yang berusia 2 tahun dan 6 tahun:

Agus: Anakku Ricco 6 tahun.

Taryo: Anakku Indri 2 tahun.

Agus: Ayo kita jodohkan anak-anak kita.

Taryo: Whoooo.... No way, tidak bisa, tidak bisa!

Agus: Lho kenapa?

Taryo: Umur anakku 2 tahun dan anakmu 6 tahun, beda tiga kali lipat. Saat anakku umur 20 tahun nanti anakmu sudah 6o tahun. Mana mau aku?!?!?

Tim i-Humor's picture

TEDUH

Seorang laki-laki bertubuh besar dan bermuka seram sedang berjalan tapi ia merasa ada anak kecil yang mengikutinya di belakang. Kemudian ia berhenti dan bertanya ke anak kecil tersebut. "Hei Nak, kamu dari tadi ngikuti saya ya!" bentaknya, "Apa kamu mau sesuatu!"

"Oh tidak, Kak. Aku cuma merasa teduh berjalan di belakang Kakak"

Tim i-Humor's picture

TELAT MALAM NATAL

Mama: Cindy, kenapa kau berteriak dan menjerit-jerit seperti itu? Sungguh menakutkan suaramu itu!! Cobalah bermain seperti Eddie. Lihat tuh, dia hanya diam saja tidak bersuara!

Mary: Tentu saja Eddie cuma diam, Ma! Karena itu bagian dari permainan kami. Kami sedang bermain drama yang berjudul "Telat Malam Natal". Eddie berperan sebagai papa yang pulang terlambat, dan aku adalah Mama!

Tim i-Humor's picture

CINCINNYA LUNAS

Sepasang kakek dan nenek duduk berdua di taman untuk merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50.

Nenek: Apa hadiahmu buatku, Kek?

Kakek: Ini, Nek (sambil memberikan sebuah cicin). Cincin ini sekarang resmi menjadi milikmu.

Nenek: Lho? ini khan cincin pernikahan kita yang hilang dulu?!

Kakek: Iya, Nek. Cicilannya sudah lunas hari ini.

Tim i-Humor's picture

PASTI KELUAR

Terjadi kecelakaan hebat dalam terowongan kereta api. Semua penumpang yang selamat terjebak di tengah terowongan. Saat itu semuanya panik, banyak penumpang yang berteriak, "Kita tidak bisa keluar, kita terjebak, kita akan mati."

Tiba-tiba seorang pak tua berteriak, "Tenang-tenang, kita semua pasti akan keluar, saya jamin!!" Kemudian suasana menjadi tenang. Lalu, seorang penumpang bertanya: "Bagaimana caranya keluar? Semua jalan keluar tertutup?"

Dengan tenang, pak tua menjawab: "Kita pasti keluar di koran besok ...."

Tim i-Humor's picture

SAYA MAU MENGEDARKAN KANTONG PERSEMBAHAN

Serombongan orang Kristen berekreasi ke sebuah pulau indah. Pada perjalanan pulang, kapal itu mengalami musibah. Kapal hampir tenggelam. Semua penumpang dikumpulkan oleh awak kapal. Kapten kapal itu mengatakan, "Semua yang hadir di sini adalah orang Kristen, saya harap ada seseorang yang mau memimpin doa untuk keselamatan kita."

Semua terdiam, tidak satu pun mau memimpin doa, mereka saling lempar pandang dan berbisik agar yang lain saja yang melakukan.

Lalu kapten kapal itu bertanya sekali lagi, "Apakah ada yang mau memimpin doa?" semua tetap diam.

Tim i-Humor's picture

PERCAYA SIAPA

Seorang tetangga datang untuk meminjam kuda milik Sudrun.

"Tak ada. Sedang dipinjam!" kata Sudrun.

Saat itu terdengar ringkikan kuda dari kandangnya.

"Nah, itu suara apa? Kudamu, kan?"

"Kamu ini percaya siapa, sih? Kuda atau saya?"

Tim i-Humor's picture

KOMPENSASI SUBSIDI BBM

Daniel: Pak, saya kok gak dapat dana kompensasi BBM?

Pak RT: Loh, waktu pendataan kan Pak Daniel tidak masuk keluarga miskin.

Daniel: Wah ..., pendataan itu kan dilakukan sebelum BBM naik. Sekarang BBM sudah naik ... berarti saya jadi miskin donk, Pak!

Tinggalkan Komentar