Ezra

Tim i-Humor's picture

SARJANA

Shalom,
Untuk dua edisi terakhir pada bulan September ini, publikasi e-Humor hadir dalam edisi spesial menggunakan format HTML. Kedua edisi spesial ini akan mendaur ulang bahan-bahan lama dengan penampilan yang lebih menarik. Sehubungan dengan peringatan hari Sarjana Nasional yang akan jatuh pada tanggal 29 September nanti, tema yang diangkat pada edisi 2479 kali ini adalah sarjana.

Tim i-Humor's picture

EMAIL SALAH ALAMAT

Seorang pria sedang berlibur ke Lombok. Istrinya tidak ikut karena ada urusan bisnis di Jakarta dan baru bergabung keesokan harinya. Ketika sampai di hotel, pria itu mengirimkan email kepada istrinya. Karena lupa alamat email istrinya, maka dia mencoba seingatnya.

Sialnya, dia melupakan satu huruf dan e-mail tersebut terkirimkan ke seorang perempuan Aceh yang suaminya baru saja meninggal akibat konflik. Saat wanita yang sedang berduka itu membaca email tersebut, ia berteriak dengan hebat lalu jatuh pingsan.

Keluarganya segera berlari ke dalam ruangan dan melihat isi surat di layar komputer: "Istriku tercinta, saya baru saja sampai. Di sini panas sekali. Segala sesuatu telah disiapkan untuk kedatanganmu besok."

Tim i-Humor's picture

GAJAH MATI

Seorang direktur sebuah Kebun Binatang mendapat laporan dari stafnya bahwa seekor gajah telah mati di kandangnya.

Tim i-Humor's picture

TUGAS PERTAMA

Seorang pemuda yang baru saja lulus dari fakultas ekonomi akuntansi sedang melamar pekerjaan untuk posisi akuntan.

Tim i-Humor's picture

PIANIS CADANGAN

Pendeta berencana akan meminta persembahan kepada jemaat untuk merenovasi gedung gereja. Untuk mengundang simpati jemaat, dia ingin pengumuman itu diiringi dengan sebuah lagu rohani. Tapi sayang, pianis gereja sedang sakit dan pada menit-menit terakhir digantikan oleh seorang pianis cadangan.

Dalam keadaan terburu-buru, sang pendeta berkata pada pianis, "Ini susunan liturgi kebaktian. Ketika Anda mendengar pengumuman renovasi gereja, pikirkanlah sebuah lagu yang cocok untuk mengiringinya."

Setelah khotbah, pendeta mengumumkan, "Jemaat yang dikasihi Tuhan, kita dalam kesulitan besar. Gereja tua ini harus diperbaiki dengan segera sebelum keadaannya bertambah parah. Untuk itu, kita membutuhkan dana sebesar 100 juta rupiah. Bagi Anda yang ingin memberi persembahan, saya minta untuk berdiri." Pendeta memberi kode agar pianis itu mengiringinya dengan lagu. Dan pianis cadangan itu
memainkan lagu "Indonesia Raya".

Tinggalkan Komentar