Yakobus

Tim i-Humor's picture

SUAMI NINIK

Ninik dan suaminya baru saja pindah ke Amerika dan ingin sekali segera punya teman di sana. Suatu hari Ninik mencoba ngobrol dengan seorang wanita di pusat olahraga. Walaupun bahasa Inggrisnya belum lancar, tapi teman bicara Ninik mengerti.

Saat berbicara tentang suaminya, Ninik menunjuk ke arah dua orang pria yang sedang bermain tenis meja agak jauh dari mereka. "Itu suami saya di sana, sedang main tenis meja." Ninik langsung menyambung lagi, "Suami saya yang badannya bagus itu--bukan yang gendut lho, Bu!"

Keadaan hening sejenak antara Ninik dan teman bicaranya itu. Sampai akhirnya teman bicara Ninik berkata dengan wajah merah, "Hmmm ... yang gendut itu, suami saya!"

Tim i-Humor's picture

MENGIKUTI DOSEN

Pada suatu hari, di suatu kampus, ketika kuliah sedang berlangsung. Seorang profesor sedang menjelaskan bahan kuliah dan tiba-tiba ia mendengar suara ketukan di pintu.

Mahasiswa: "Permisi, Prof."

Profesor : "Tidak tahu aturan! Kuliah sudah berjalan satu jam baru datang!"

Mahasiswa: "Maaf, Prof. Saya kira hari ini Bapak Profesor terlambat satu jam seperti biasanya."

Profesor : "Ya sudah, masuk!"

Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat. (Yakobus 3:1)

Tim i-Humor's picture

TANGGA DARURAT

Dono, Kris, Sadrah kerja di sebuah gedung di lantai 102.

Suatu hari lift kantor mereka macet dan itu berarti mereka harus naik ke kantor mereka dengan menggunakan tangga.

Untuk mengisi waktu, sambil naik tangga mereka memutuskan Dono bernyanyi, Kris bercanda, dan Sadrah cerita. Setiap naik ke tingkat berikutnya, mereka akan saling berganti giliran tersebut sampai akhirnya sampai ke lantai tempat kerja mereka.

Saat sampai di lantai ke 100, Dono menyanyikan lagu terakhirnya. Saat sampai di lantai 101, Kris mengeluarkan candaannya. Dan ketika tiba di lantai 102, Sadrah berkata, "Kita lupa mengambil kunci tangga darurat di Satpam!"

Tim i-Humor's picture

PENYAKIT KRONIS

Seorang pasien berkata, "Berikan saya berita buruknya terlebih dahulu!"

Dokter menjawab, "Anda kena penyakit jantung kronis!"

"Oh, tidak! Lalu berita apa yang lebih buruk lagi dari itu?" tanya si pasien lebih lanjut.

"Anda juga terkena penyakit pikun (Alzheimer) yang sudah sangat akut dan sulit untuk disembuhkan!"

Dengan mata berbinar pasien itu berkata, "Oh ... baguslah kalau begitu, berita itu tidak terlalu buruk kok. Paling tidak aku tidak sedang sakit jantung!"

Tim i-Humor's picture

1 + 2 = 15

ada seorang anak 1 SD menanyakan pada bapaknya yg lulusan SR thn 45 tentang PR Matematika.

Tanya si Anak, "Bapak, kalau 1 + 2 hasilnya berapa, Pak?"

Jawab ayahnya, "Nggak tau yach, Nak. Tapi jaman Bapak dulu sekolah 1 + 2 = 3. Tidak tahu yah, kalau sekarang mungkin sudah naik 15 atau mungkin 20."

Anaknya yang bingung bertanya lagi, "Kok bisa Pak? Kata Ibu guru tuh 1 + 2 = 3. Kok bisa Bapak hasilnya makin naik?"

"Bisa aja nak! Kalau BBM naik kan semuanya jadi ikut naik!"

Tim i-Humor's picture

AKH...TUHAN!!

Sebelum berangkat ke kampusnya di Depok, Johny terlebih dahulu berdoa, "Tuhan biarlah cuaca cerah Engkau kirim di sepanjang perjalanan Johny menuju ke Depok, Amin."

Setelah berdoa demikian, barulah ia berangkat menuju kampusnya naik sepeda motor. Di tengah perjalanan, ternyata hujan turun dengan lebatnya, semua itu di luar perkiraan Johny.

Akhirnya Johny hanya bisa berteduh di sebuah halte bis sembari berdoa, "Akh...Tuhan......masa Depok saja nggak tahu!"

Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. (Yakobus 4:3)

Tim i-Humor's picture

ANEH!

Seorang istri adalah mahluk yang sulit dipahami. Mereka suka membeli pakaian. Mereka juga suka belanja jika ada obralan. Tapi mereka paling tidak suka jika dihadiahi pakaian obralan.

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. (Yakobus 1:17)

Sumber: LABLaughs.

Tim i-Humor's picture

MENJADI PELAKU

Setelah berguru selama 6 tahun, maka pada suatu hari, Komar dengan marah mendatangi gurunya dan berkata :

"Bapak penipu, bapak banyak mengajar orang lain tapi bapak sendiri tidak pernah dapat melakukannya."

Dengan tenang sang Guru menjawab:

"Bagus. Setidak-tidaknya engkau mendapat gambaran tentang apa yang akan terjadi, seandainya engkau juga tidak melakukan apa yang kau ajarkan pada orang lain."

Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. (Yakobus 1:22 )

Tim i-Humor's picture

PERMOHONAN

Seorang kaya kikir menghadiri pesta perkawinan di Kana. Kebetulan ia minum anggur yang dibuat oleh Yesus. Seusai pesta berlangsung, ia berpesan kepada tuan rumah bahwa ia ingin bertemu dengan Yesus.

"Apakah ada masalah yang harus segera dibicarakan?", tanya tuan rumah.

"Besok anak saya ulang tahun. Ia minta dipestakan, padahal saya tidak punya uang. Oleh sebab itu, saya bermaksud minta tolong Yesus agar Ia berkenan mengubah ketela menjadi roti!"

"sudah menyediakan ketela?"

"Saya tidak punya ketela tetapi saya percaya Yesus juga akan mampu menyediakan ketelanya sekaligus!"

Tim i-Humor's picture

PERMOHONAN

Seorang kaya kikir menghadiri pesta perkawinan di Kana. Kebetulan ia minum anggur yang dibuat oleh Yesus. Seusai pesta berlangsung, ia berpesan kepada tuan rumah bahwa ia ingin bertemu dengan Yesus.

"Apakah ada masalah yang harus segera dibicarakan?", tanya tuan rumah.

"Besok anak saya ulang tahun. Ia minta dipestakan, padahal saya tidak punya uang. Oleh sebab itu, saya bermaksud minta tolong Yesus agar Ia berkenan mengubah ketela menjadi roti!"

"sudah menyediakan ketela?"

"Saya tidak punya ketela tetapi saya percaya Yesus juga akan mampu menyediakan ketelanya sekaligus!"

Tim i-Humor's picture

DI TELEPON UMUM

Dalam sebuah perjalanan aku teringat harus menelepon rumahku. Tetapi saat itu pulsa telepon selularku habis dan tidak ada wartel yang aku lihat. Akhirnya aku menemukan sebuah telepon umum yang menggunakan koin, tetapi sayang, seorang pria sedang menggunakannya. Jadi aku bediri di belakang orang tersebut dengan sopan, menunggu sampai dia selesai. Paling hanya beberapa menit saja.

Lima menit berlalu dan pria itu masih saja memakai telepon itu. Dia hanya bediri di sana tanpa mengucapkan sepatah kata apapun. Dua menit lagi berlalu, dia masih saja tidak berbicara.

Tinggalkan Komentar