Wahyu

Tim i-Humor's picture

SAMA-SAMA SELINGKUH

Dua orang sahabat yang sudah sangat dekat bertemu untuk membicarakan suatu masalah yang sangat serius.

Orang 1: Ada sesuatu yang sangat penting yang ingin aku bicarakan denganmu.

Orang 2: Apa?

Orang 1: Masalah yang sangat penting.

Tim i-Humor's picture

SIAPA PENCIPTAMU?

Doni: Ibu, besok akan ada tes lisan. Salah satu pertanyaan yang akan ditanyakan guruku adalah "siapa yang menciptakanmu?" Aku harus bilang apa?

Ibu: Bilang kalau Tuhan yang menciptakanmu.

Tim i-Humor's picture

AKSI MOGOK

Terjadi sebuah aksi mogok kerja di sebuah pabrik sepatu. Para pekerja menuntut kenaikan gaji.

Tim i-Humor's picture

DOKTER MINTA TOLONG

Setelah selesai memeriksa seorang pasiennya, seorang dokter gigi meminta sedikit bantuan dari pasiennya tersebut.

Tim i-Humor's picture

STOCKING

Seorang pedagang permata menghubungi kantor kepolisian karena ia kerampokan.

Tim i-Humor's picture

UMUR NENEK BERAPA ??

Jangan keburu bilang kalo Toni itu anak nakal. Sebagai seorang anak kecil ia cukup jujur. Suatu hari ia tanya kepada neneknya.
"Nek, Kakek dulu meninggal umur berapa, sih ?"
"Tujuh puluh dua."
"Kalu nenek sekarang sudah umur berapa ?"
"Enam puluh tujuh. Memangnya kenapa ?"
"Jadi, umur nenek sekarang kurang berapa tahun lagi, ya?"

Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela. (Wahyu 14:5)

Tim i-Humor's picture

PORTER BARU

Pardi baru bekerja menjadi porter hotel. Oleh manajernya, ia diingatkan untuk mengucapkan selamat datang kepada setiap tamu dengan berusaha menyebutkan nama tamu yang bersangkutan.

"Darimana saya bisa tahu nama tamunya, Pak?" tanya Pardi.
"Gampang! Baca saja tulisan di koper mereka," ujar si manajer.

Tamu berikutnya segera disambut Pardi dengan bersemangat.
"Selamat datang Bapak Garuda Indonesia..."

 

dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka (Wahyu 22:4)

Tim i-Humor's picture

ADU AYAT

Seorang Pendeta baru saja pindah ke suatu kota, dan ia pergi untuk mengunjungi jemaat-jemaatnya. Semua berjalan baik sampai ia tiba di sebuah rumah. Sangatlah jelas bahwa ada orang di dalam rumah itu, tetapi tak ada yang membukakan pintu, walaupun Pendeta itu telah mengetuk berkali-kali.
Akhirnya Pendeta itu pun mengambil kertas, dan menuliskan "Wahyu 3:20" dan menyelipkannya ke bawah pintu.

Seminggu kemudian, saat Majelis menghitung uang kolekte, ia menemukan kertas yang ditujukan untuk Pak Pendeta, dengan pesan tertulis "Kejadian 3:10".

Tim i-Humor's picture

KISAH SEORANG DOKTER

Ari, seorang dokter rumah sakit jiwa sudah berhari-hari ini merhatiin satu pasiennya, Yanto. Sepanjang hari si Yanto ini kerjaannya cuma nempelin kuping ke dinding seperti sedang dengerin sesuatu dari balik tembok itu.

Setelah 1 minggu, Ari mutusin untuk mencari tahu, suara apa sih yang selalu didengerkan si Yanto dari balik tembok itu. Si Ari lalu nempelin kupingnya ke tembok itu, dan ternyata gak ada suara apa-apa.

"Pak Yanto, saya tidak mendengar suara apapun dari balik tembok ini!" tegur Ari pada pak Yanto yang masih rajin aja nempelin kupingnya di tembok.

Tim i-Humor's picture

MENANG!

Ary ngikutin anjingnya ke lomba binatang pintar yang diadakan di sekolahnya. Ada hadiah untuk anjing terkecil, anjing terpintar, anjing tercantik, anjing termanis, dan anjing tercerdik.

Supaya anjingnya bisa menang salah satu dari hadiah yang disediakan, Ary membuat sebuah strategi jitu.

Saat lomba dimulai Ari berkata kepada anjingnya, "Mercy, berapa jumlahnya dua ditambah dua, dikurangin empat?"

Anjingnya tetap diam dan tak bersuara di tempatnya. Saat anjingnya sedang menggerakkan kepala tiba-tiba Ary berteriak, "Ya, betul sekali Mercy!"

Tim i-Humor's picture

PEGANGAN ERAT

Udin mengantarkan neneknya berobat ke dokter, naik sepeda motor.

Udin : "Ayo Nek, naik boncengan, jangan lupa pengangan yang erat ya."
Nenek : "Iya, ini juga Nenek sudah pegangan erat koq."
Udin : "Jangan lupa pengangannya yang erat ya, Nek!!!!" (kata Udin lagi mengingatkan)
Nenek : "Iya, Nenek sudah pegangan yang erat, cerewet amat."
Udin : "Ok, kalo begitu kita berangkat ya, Nek."

Udin lalu mulai menarik gas motornya. Tiba-tiba terdengar benda jatuh.

Tim i-Humor's picture

SEPAK BOLA DI SURGA

Seorang pecandu sepakbola bertanya kepada seorang Pendetanya, "Apakah ada sepakbola di Sorga?". "Saya tidak tahu," jawab Pendetanya. "Kalau begitu," kata si pecandu sepakbola ini, "Bapak kan sering berbicara kepada Tuhan, coba tanyakan karena saya ingin tahu." Beberapa hari kemudian mereka bertemu lagi di gereja dan si pecandu sepakbola menanyakan kepada Pendetanya,"Pak Pendeta, bagaimana apakah sudah Bapak tanyakan kepada Tuhan pertanyaan saya." Si Pendeta menjawab, "Oh ya sudah. Ada 2 hal yang Tuhan sampaikan buat Anda.
Pertama, memang ada sepakbola di Sorga. Kedua, Tuhan mengatakan kepada saya, panitia pertandingan liga sepakbola di Sorga telah menyediakan satu tiket buat Anda. Pertandingannya akan dilangsungkan minggu depan."

Tinggalkan Komentar