Matius

Tim i-Humor's picture

SEPOTONG KEJU

Ketika Leonardo baru berumur 5 tahun, Pamannya datang mengunjungi ayahnya. Pada saat makan malam, sang Paman yang amat suka makan keju mencari-cari makanan tersebut, tapi tak sepotong pun yang ia temukan di meja makan.

"Oh, maaf Angelo, aku lupa membeli keju. Padahal persediaan di rumah sudah habis." kata ibu Leonardo.

Mendengar hal itu, Leonardo segera berjalan ke dapur dan tidak lama kemudian datang dengan membawa sepotong keju Italia yang lezat. Lalu diberikannya pada Angelo, Pamannya.

Sudah pasti sang Paman amat girang dan segera melahap keju itu. Lalu katanya sambil menepuk pundak Leonardo,
"Kamu sungguh baik, keponakanku. Oh ya... omong-omong darimana kamu memperoleh keju yang lezat ini?"

Tim i-Humor's picture

GURU DAN MURID SEKOLAH

Seorang guru Sekolah Minggu sedang bercerita tentang pencobaan yang dialami Tuhan Yesus di padang gurun. Kebetulan ia mengajar di kelas anak-anak yang terkenal pintar namun bandel.

Guru
:
"Adik-adik, ketika Tuhan Yesus dicobai Setan untuk mengubah batu menjadi roti, apa yang dikatakan Tuhan Yesus?"
Murid
:
(terdiam)
Guru
:
"Tuhan Yesus berkata,´Manusia tidak hidup dari roti saja tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah´."

Tiba-tiba seorang murid mengangkat tangan.

Tim i-Humor's picture

TERTIDUR

Berikut ini adalah percakapan dua orang jemaat :
"Jon, apakah Nartoso tertidur sewaktu berdoa semalam-suntuk kemarin?"
"Tidak tahu."
"Lho padahal kamu berdoa di dekatnya bukan?"
"Betul, tetapi tampaknya aku lebih dulu tertidur, dan Nartoso bangun terlebih dulu daripada aku."

 

Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: /"Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?* (Matius 26:40-41)

Tim i-Humor's picture

BERSIUL

Saat berlangsungnya ibadah doa di suatu hari Minggu, tiba-tiba terdengar suara siulan yang keras dari bangku deretan belakang.
Ibu dari Gary sangat terkejut karena anaknyalah yang melakukannya.
Lalu dicubitnya Gary agar diam. Sepulang dari gereja, ibunya bertanya, "Mengapa kamu lakukan itu?" Dengan tenang Gary menjawab, "Aku berdoa pada Tuhan dan minta agar Dia mau mengajariku bersiul...Dan Dia sungguh mengabulkannya!"

 

/"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.* (Matius 7:7)

Tim i-Humor's picture

PENDETA DAN ANAK KECIL

Seorang pendeta sedang memperbaiki pagar kebunnya. Dengan penuh tenaga dan semangat ia memaku kayu-kayu untuk pagar barunya.
Seorang anak kecil dari desa tetangga datang dan memperhatikan dengan serius sang pendeta yang sedang bekerja.
"Kamu pasti juga ingin bisa memaku seperti ini, bukan?" tanya pendeta.
"Oh...saya sudah bisa memaku dengan baik!" jawab anak tersebut.
"Lalu kenapa kamu memperhatikan aku dengan penuh perhatian?" tanya pendeta lebih lanjut.
"Saya cuma ingin dengar kata-kata apa yang bakal keluar dari mulut Pak pendeta kalau salah memukul paku dan mengenai ibu jari Bapak?"
jawab anak kecil itu dengan santainya.

Tim i-Humor's picture

NGGAK SENGAJA

Suatu hari seorang ayah mengendarai mobil bersama dengan anak perempuannya yang masih berusia empat tahun. Tanpa sengaja tangan sang ayah menekan klakson.

Gadis kecil itu memandang ayahnya meminta penjelasan.

"Saya nggak sengaja melakukannya." ucap sang Ayah.

Gadis kecil itu menjawab, "Aku tau itu."

"Bagaimana kamu bisa tau?", tanya ayahnya.

Gadis kecil itu berkata lagi, "Karena Ayah tidak bilang´BRENGSE´ setelah kejadian itu!"

Tim i-Humor's picture

KERETA SORONG

Seorang pria mendapat pekerjaan sebagai penjaga malam di sebuah pabrik. Di pabrik itu sering terjadi pencurian yang dilakukan oleh para pekerja yang mendapat giliran masuk malam. Jadi setiap pagi saat para pekerja malam mulai meninggalkan pabrik, mereka harus melewati pos penjagaan. Di pos itu, penjaga memeriksa tas dan saku para pekerja malam itu, untuk memastikan tidak ada sesuatu yang dicuri.

Segala sesuatu berjalan lancar pada malam pertama si penjaga malam itu bekerja. Lalu muncul seorang pria yang mendorong satu kereta sorong yang penuh dengan koran. Aha, pikir pejaga itu, "Dipikir dia bisa menyembunyikan barang yang dicurinya di bawah tumpukan koran itu."
Si penjaga memindahkan semua koran, tapi ia tidak menemukan sesuatupun barang dibalik tumpukan koran itu. Namun, si penjaga merasa bahwa pria ini bertingkah agak aneh, maka dia menanyakan untuk apa koran-koran sebanyak itu dibawanya.

Tim i-Humor's picture

HADIAH 100 JUTA

Seorang nenek penderita penyakit jantung mendapat hadiah sebesar Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). Agar tidak terkejut, keluarganya meminta dokter pribadi nenek itu untuk memberitahunya dengan pelan-pelan. Setelah melakukan pemeriksaan rutin, dokter itupun dengan gaya bercanda kemudian berkata, "Bagaimana pendapat Nenek kalau tiba-tiba Nenek mendapat hadiah seratus juta?"
"Kalau saya mendapat hadiah seratus juta," kata nenek itu sambil bercanda pula. "Yang separo untuk pak Dokter!"
Mendengar itu, dokter itu jatuh dan meninggal seketika.

Tim i-Humor's picture

TIGA TAHUN

Seorang anak laki-laki pendiam yang berumur 3 tahun untuk pertama kalinya di antar ke dokter gigi untuk melakukan check-up dan pembersihan gigi. Seorang perawat dengan sangat sabar mencoba untuk memulai percakapan dengannya, tapi si anak tidak memberi respon apapun.
Sesudah selesai membersihkan gigi anak itu, perawat memanggil dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan terakhir. Dokter gigi yang juga senang dengan anak-anak mencoba untuk mengajak anak itu berbicara:
"Berapa umurmu?", tapi si Dokter tidak mendapat respon.
Dokter itu bertanya lagi, "Kamu tidak tahu umurmu ya?"
Tiba-tiba tiga buah jari kecil diangkat ke atas.
"Oh," sahut dokter itu, "Dan apakah kamu tahu umur berapa itu?"
Kembali tiga buah jari kecil diangkat ke atas.
Meneruskan usaha supaya terjadi komunikasi verbal, dokter itu bertanya:
"Kamu nggak bisa ngomong ya?"
Anak kecil pendiam itu memandang si dokter dan berkata dengan jengkel:
"Dokter nggak bisa berhitung ya?"

Tim i-Humor's picture

TEMPAT TINGGAL NENEK

Chris telah sekolah di play group. Suatu hari ketika sopir bus sekolah menjemputnya dengan bus sekolah, sopir itu melihat seorang wanita tua sedang memeluk Chris saat dia hendak meninggalkan rumah.
Lalu sopir itu bertanya, "Apakah itu nenekmu?"
"Ya," jawab Chris. "Dia datang ke sini untuk merayakan Natal."
"Asyik sekali," kata sopir itu. "Dimana dia tinggal?" tanya sopir itu.
"Di bandara," jawab Chris. "Kapanpun kami merindukan nenek, kami segera menjemputnya ke bandara."

Tim i-Humor's picture

TIDAK DAPAT TIDUR

Shakey pergi ke psikiater untuk masalah phobia yang dimilikinya.

"Dok, saya punya masalah. Setiap saya pergi tidur, saya selalu merasa ada orang di kolong ranjang. Saat saya tidur di bawah ranjang, saya berpikir bahwa ada orang di atas saya. Begitu terus sampai saya tidak dapat tidur. Tolong saya!"

"Datang saja ke sini 3 kali seminggu selama 2 tahun, dan saya dapat menyembuhkan ketakutan anda."

"Berapa biayanya?"
"Sekali kunjungan Rp.100.000,-"
"Mahal sekali..." jawab Shakey.

Tim i-Humor's picture

MANA KERANJANG DORONG SAYA TADI?

Seorang anak kecil menangis berteriak-teriak sambil berlari-lari berkeliling di antara rak-rak pasar swalayan.
"Uuuuuu....uuuu....uuuu....mana keranjang dorong saya? Mana keranjang dorong saya?" jeritnya.
Kepala Pramuniaga datang menghampirinya dengan senyum yang ramah.
"Apa isi keranjangmu, Dik?" tanya Kepala Pramuniaga itu.
"Kosong, Tante. Nggak ada isi apa-apa..."
"Oh, kalau kosong, ambil saja keranjang lain yang kamu suka untuk gantinya." kata Kepala Pramuniaga.
"Tidak mau, Tante. Harus keranjang dorong yang tadi."
"Keranjang itu sama saja, Dik. Lihatlah keranjang ini. Apa bedanya dengan keranjangmu yang hilang itu? Pakailah ini...." bujuk Kepala Pramuniaga itu.
"Tidak sama, Tante. Keranjang tadi didorong Ibu saya. Kalau keranjang itu ketemu, pasti saya bisa ketemu Ibu saya."

Tim i-Humor's picture

BIAR MERATA

Seorang guru Sekolah Minggu sedang bertugas mengajar murid-muridnya tentang mengasihi musuh. Setelah membaca ayat mas dari Matius 5:39, iapun memulai uraiannya dengan sebuah pertanyaan,

"Apakah yang dimaksud dengan´apabila ditampar pipi kanan, berilah juga pipi kirimu´"

Mungkin karena pertanyaannya terlalu sulit untuk dijawab oleh anak- anak yang masih setingkat play group, seorang anak kecil yang orang tuanya berprofesi sebagai tukang pijat, mencoba menanggapi semampunya,

"Supaya rasa sakitnya merata..."

Tim i-Humor's picture

SAKIT MATA

Seorang muda datang berkonsultasi ke dokternya,
"Dok, kenapa ya, saya baru menyadari, setiap kali saya minum kopi, mata kanan saya terasa sakit, seperti tertusuk sesuatu."

Dokter itu manggut-manggut sambil berpikir serius. Kemudian katanya,
"Saya ada saran, coba lain kali, kalau anda membuat kopi, jangan lupa sendoknya dikeluarkan dari cangkir."

/Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."* (Matius 7:5)

Tim i-Humor's picture

RAMALAN CUACA

Beberapa orang kru film sedang syuting disebuah lokasi di tengah gurun. Suatu hari seorang Indian tua mendatangi sutradaranya dan bilang, "Besok hujan akan turun." Besoknya hujan turun. Seminggu kemudian, Indian tua itu mendatangi sutradaranya lagi dan bilang, "Besok akan ada badai." Besoknya badai pun datang.

"Orang Indian tua itu sangat luar biasa "kata si sutradara. Dia katakan kepada sekretarisnya untuk menyewa saja Indian tua itu untuk meramal cuaca sampai syuting yang masih tersisa selesai.
Sejauh itu, setelah beberapa hari ramalannya selalu tepat, tiba-tiba Indian tua itu tak muncul lagi selama dua minggu. Akhirnya si sutradara mendatangi rumah si Indian tua itu. "Besok kami akan syuting adegan yang sangat penting" kata si sutradara, "Dan kami sangat tergantung kepada anda, seperti apa kira-kira cuacanya besok."
Si Indian tua angkat bahu dan menjawab dengan santainya, "Nggak tahu. Radio saya lagi rusak."

Tinggalkan Komentar