Efesus

Tim i-Humor's picture

PENURUT

Suatu hari, seorang ayah yang baru mendapatkan berkat ekstra membeli sebuah mainan. Masalahnya, dia memiliki dua anak.

Tim i-Humor's picture

PINJAM KUDA

Marto mendatangi Wrekso.

"Mas Wrekso, boleh aku pinjam kudanya hari ini?" tanya Marto. "Aku ada keperluan ke kota."

Tim i-Humor's picture

TULISAN DI DAPUR

- Jika Anda tidak suka masakan saya, rendahkan standar selera Anda.

- Ini adalah dapur swalayan -- Anda pakai, Anda bersihkan lagi sendiri.

Tim i-Humor's picture

HAL-HAL YANG TIDAK AKAN PERNAH ANDA DENGARKAN DI GEREJA

- "Hei, sekarang giliran saya duduk di depan."

- "Saya sungguh tertarik dengan khotbahmu, tidak terasa khotbahmu sudah lewat setengah jam."

Tim i-Humor's picture

CARA MAKAN ORANG BENAR

Suatu sore, seorang istri pendeta pulang ke rumah membawa sekotak kue cokelat. Itu kue kesukaan suaminya.

Tim i-Humor's picture

J JADI H

Udin: Jo, kamu tahu nggak, Julio Iglesias mau konser di Indonesia!

Bejo: Kamu tuh kalau menyebut nama 'Julio' itu 'Hulio' ... Ah, dasar kampungan. Gaul dikit gitu, lho!

Udin: Ooo... begitu, ya. (sambil berpikir sejenak)

Bejo: Iya. Memang di mana dan kapan, sih, konsernya?

Tim i-Humor's picture

BOHONG BERHADIAH

Pendeta dan guru sekolah minggu di sebuah gereja mengajak anak-anak berjalan-jalan untuk menikmati lingkungan alam di sekitar gereja. Ada kira-kira 10 sampai 12 anak. Setelah sepuluh menit berjalan-jalan, ada seekor anjing kecil yang sedang menggonggong di dalam sebuah kardus bertuliskan "ambillah aku".

Oleh karena takut anak-anak memperebutkan anjing mungil itu dengan kekerasan, Pendeta menghampiri anak-anak dan bertanya kepada mereka, "Apa yang akan kalian lakukan untuk mendapatkan anjing itu?"

Tim i-Humor's picture

AKU INI APA DONG?

Pak Bambang dan Bu Bambang bertengkar hebat karena ada salah paham di antara mereka. Tanpa sadar, nada suara mereka makin lama makin tinggi. Mau tak mau, si kecil Tomi, anak mereka, mendengar pertengkaran orang tuanya.

Tim i-Humor's picture

TERBUKTI

Udin: Kenapa kamu berhenti dari pekerjaan terakhirmu?

Bogel: Bos saya menuduh saya mencuri uang Rp 5.000,00.

Udin: Kenapa tidak kau suruh dia membuktikannya?

Bogel: Sudah. Ternyata dia bisa.

Tim i-Humor's picture

NAIK TROTOAR

Sambil tetap mengemudi, seorang nyonya berkata kepada suami di sebelahnya.

"Lihat! anak ini barangkali gila. Sudah sekian meter ia tetap berlari di depan mobil kita. Minta ditabrak kali, ini anak!"

"Apa yang harus kulakukan, Pak?"

"Secepatnya turun dari trotoar!" teriak sang suami.

Tim i-Humor's picture

WANITA LAIN

Pak Bambang akhirnya meninggalkan istrinya hanya karena hadirnya wanita lain dalam rumah tangga mereka.

Wanita itu adalah ... ibu mertuanya!

Tim i-Humor's picture

ANAK BAIK?

Seorang ibu dengan tidak sabar menunggu kepulangan anaknya, Badu. Anak itu seharusnya sudah pulang sekolah setengah jam yang lalu. Akhirnya, Badu pulang.

"Kenapa kau terlambat?" tanya Ibunya. "Apakah memang ada pelajaran tambahan?"

"Tidak, bukan karena itu. Aku berhenti di jalan," sahutnya.

"Kenapa?"

"Karena ada seorang nenek kehilangan uang dua puluh ribu."

"Oh, jadi kau terlambat karena membantu nenek itu menemukan uangnya? Aduh, baik sekali anak Ibu yang satu ini!"

"Bukan, bukan begitu, Bu," bantah Badu.

"Aku tidak bisa bergerak selama setengah jam karena aku menginjak uang nenek itu. Aku menunggu nenek itu kelelahan mencari uangnya dan pergi."

Tim i-Humor's picture

TIDAK BOLEH

Si kecil Amy, adalah anak tunggal dari keluarga Pak Joyo. Dia adalah anak yang patuh juga taat kepada orang tuanya. Suatu ketika dia menceritakan sebuah rahasia kepada pamannya.

Amy: "Paman, Kalau sudah besar nanti aku akan menikah dengan anak lelaki di rumah sebelah." (setengah berbisik)

Paman: "Kenapa?"

Amy: "Karena aku tidak boleh menyeberang jalan."

Tim i-Humor's picture

CUMA JADI CONTOH TERBURUK

Seorang wanita kaya sedang menyusuri trotoar ketika ditegur oleh perempuan gelandangan yang lusuh dan kumal. Gelandangan itu minta beberapa ribu rupiah untuk makan.

Wanita itu mengambil dompetnya, mengeluarkan uang seratus ribu rupiah dan bertanya, "Jika kamu kuberi uang ini, apakah kamu lebih memilih untuk membeli sekotak cokelat daripada makanan?"

"Tidak, Nyonya, aku berhenti makan cokelat sejak beberapa tahun lalu," jawab gelandangan itu.

"Apakah kamu akan menghabiskannya untuk berbelanja?" wanita itu bertanya lagi.

"Tidak, Nyonya, aku tidak mau membuang waktu untuk berbelanja," jawab gelandangan itu. "Aku memakai seluruh waktuku untuk bertahan hidup."

"Apakah kamu akan menggunakannya untuk pergi ke salon?" wanita itu bertanya sekali lagi.

"Anda sudah gila?" jawab gelandangan itu. "Aku tidak pernah merapikan rambutku selama dua puluh tahun."

Wanita itu berkata, "Oke. Aku tidak akan memberimu uang ini. Sebaliknya, aku akan mengajakmu makan malam di restoran dengan suamiku."

Gelandangan itu terkejut. "Tidakkah nanti suami Anda akan memarahi Anda? Lihat saja, aku kotor dan mungkin berbau sangat busuk."

Wanita itu berkata, "Tidak masalah. Suamiku perlu melihatmu agar dia tahu apa jadinya seorang wanita jika tidak diberi uang untuk belanja, perawatan rambut, dan membeli cokelat." (t/dicky)

Tim i-Humor's picture

MENULIS LAMBAT

(di tengah peperangan...)

Komandan: "Hei, dalam keadaan genting seperti ini kamu malah menulis surat! Ayo cepat, musuh sudah di depan mata!"

Prajurit: "Tunggu sebentar, Pak. Ini mungkin akan menjadi surat terakhir saya untuk istri saya di kampung."

Komandan: "Kenapa menulismu lama sekali?" (dengan nada tinggi)

Prajurit: "Istri saya tidak lancar membaca, Pak. Kalau saya menulisnya cepat-cepat kasian dia bisa ketinggalan membacanya."

Komandan: $&@%$@%*&*@!

Tinggalkan Komentar