Yohanes
Submitted by admin on Sel, 07/22/2008 - 06:50.
Seorang pria melewati sebuah meja di hotel dan melihat tiga orang pria dan seekor anjing sedang bermain kartu. Anjing itu bermain layaknya manusia.
Submitted by admin on Rab, 09/05/2007 - 03:49.
Ketika kami akan pindah ke kota lain, aku dan istriku memutuskan untuk mengemudikan mobil masing-masing. Nathan, anak laki-laki kami yang berumur delapan tahun, dengan khawatir bertanya, "Gimana caranya supaya Mama sama Papa gak terpisah mobilnya?"
Submitted by Team i-Humor on Kam, 10/19/2006 - 17:00.
Sarmin baru sekali ini ke Jakarta. Maklum dia baru saja menjual hasil panennya, jadi sekali-sekali ingin menikmati pelesiran di ibukota.
Untuk oleh-oleh para sanak saudara di kampung dia berniat membeli beberapa barang.
Suaru hari dia pergi ke Pasar Mangga Dua, karena katanya apa-apa murah disana. Setelah berkeliling, mampirlah dia ke sebuah kios pakaian. Pemilik kios itu adalah seorang Cina asli.
"Berapa baju yang ini?" "Ha-yya, GO CENG saja lah!"
Berkerut jidat Sarmin, karena tak tahu berapa GO CENG itu. Si empunya kios karena melihat Sarmin terdiam lantas berkata, "Boleh tawallah sedikit."
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 08/29/2004 - 17:00.
Seorang pendeta baru saja tiba di kota kecil. Ia meminta bantuan seorang pelajar sekolah dasar untuk menunjukkan jalan ke gereja tempatnya melakukan pelayanan nanti malam.
Setelah anak kecil itu menunjukkan arah jalan yang diminta, sang pendeta dengan penuh wibawa berkata, "Adik harus datang ke gereja nanti malam ya. Ajaklah semua teman-temanmu ke sana."
"Lho, buat apa Pak Pendeta?"
"Saya mau menunjukkan jalan ke surga buat kalian semua."
"Ah, pendeta jangan bercanda. Sedangkan jalan ke gereja saja Pak pendeta nggak tahu apalagi ke surga!!"
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 08/01/2004 - 17:00.
Bapak Pendeta udah bersiap-siap untuk membaptis seorang bayi. Bayi itu sudah berada dalam gendongannya, dan di hadapannya telah berdiri kedua orangtua si bayi. Tapi tiba-tiba ia lupa nama bayi tersebut. Ia berbisik pada bapak bayi, siapa nama anaknya. Si bapak berbisik "Di roknya."
Bapak pendeta tertegun sebentar. Dia merasa nama itu agak aneh. Tapi pasangan-pasangan muda masa sekarang memang sering memberi nama-nama yang aneh pada bayi mereka. Karena itu ia tetap meneruskan upacara, membaptiskan bayi itu.
Ketika dia membasahi kepala bayi itu dengan air seraya menyebut "Diroknya". Dilihatnya bagaimana terkejutnya kedua orangtua si bayi itu. Dan ketika kebaktian telah selesai, dia menjadi lebih terkejut lagi melihat ibu si bayi menangis tersedu. Ibu itu menuduh Pak pendeta mempermainkan mereka dengan memberi nama yang aneh seperti itu. "Tapi kata suami anda itulah namanya," sahut Pak pendeta, "Saya tidak bilang begitu," balas si ayah, seraya menunjuk secarik kertas yang disematkan di rok bayi itu. "Maksud saya, namanya ada di roknya." Nama Bayi itu ternyata Elizabeth Carol.
Submitted by Team i-Humor on Sel, 06/08/2004 - 17:00.
Dua orang teman lama, Peter dan Joshua, yang dulu sama-sama belajar di satu sekolah teologia bertemu. Mereka sangat senang dan ngobrol sana- sini, sampai akhirnya mereka membicarakan pelayanan masing-masing.
|
Peter
|
:
|
Bagaimana kabar pelayananmu? Kudengar gereja yang kau gembalakan mengalami pertumbuhan pesat dan sangat diberkati Tuhan.
|
|
Joshua
|
:
|
Ya begitulah..... jemaat saya yang mula-mula hanya 100 orang, kini sudah menjadi 700 orang dalam satu tahun.
|
|
Peter
|
:
|
Wah.... hebat ! Selamat ya.....
|
|
Joshua
|
:
|
Puji Tuhan, semua hanya karena Tuhan saja. Pelayananmu sendiri bagaimana? Sudah berapa jemaat yang kau gembalakan?
|
|
Peter
|
:
|
Saya selalu berdoa pada Tuhan supaya jemaat saya semakin sedikit bahkan habis.
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 05/16/2004 - 17:00.
Di suatu daerah, ada seorang Pendeta mengajak jemaatnya berdoa di suatu lapangan untuk meminta kepada Tuhan. Mereka berdoa agar turun hujan karena sudah lama di daerah itu tidak turun hujan.
Pendeta itu berkata kepada jemaatnya,
|
Pendeta
|
:
|
"Saudara-saudara percaya bahwa sekarang juga Tuhan akan menurunkan hujan?"
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 04/11/2004 - 17:00.
Karena terburu-buru mengantar anaknya yang berusia 8 tahun ke sekolah, seorang ayah berbelok ke kanan di perempatan padahal saat itu lampu lalu lintas sedang menyala merah.
"Gawat, Nak! Ayah baru saja melanggar lampu merah!" kata sang ayah.
"Tidak apa-apa, Yah!" kata anaknya, "Polisi di belakang kita juga baru saja melakukan kesalahan yang sama."
Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. (1Yohanes 1:8)
Sumber: Buffalosjokes.
Submitted by Team i-Humor on Sel, 04/06/2004 - 17:00.
Seorang petani membawa kudanya yang sakit ke dokter hewan di desa itu. Setelah mendiagnosa penyakit si kuda, dokter hewan memberikan obat yang berupa pil dan sebatang pipa sebagai alat untuk memasukkan pil-pil tersebut ke tenggorokan si kuda. Lebih lanjut ia menerangkan kepada si petani, bahwa pil-pil tersebut dimasukkan ke dalam pipa, lalu dimasukkan ke mulut kuda sampai batas tenggorokan, kemudian si petani harus meniup dari ujung yang lain guna mendorong pil-pil tersebut.
Sepekan kemudian ia bertemu dengan dokter hewan itu di pasar. "Bagaimana dengan kuda anda?", dokter hewan bertanya.
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 02/22/2004 - 17:00.
Seorang gadis lugu baru pertama kali mengunjungi kota Washington, DC. Dia sangat ingin mengunjungi sebuah tempat di kota itu. Karena tidak tahu arah yang pasti, dia lalu menanyakannya kepada seorang polisi yang ada di dekatnya.
"Permisi Pak," kata gadis itu, "Saya mau pergi ke ´Capitol Building´, bagaimana caranya ya?"
Dengan ramah polisi itu berkata, "Anda tunggu saja disini dan tunggulah bis nomor 54 dan bis itu akan membawa Anda langsung sampai ke ´Capitol Building´."
Gadis itu langsung mengucapkan terima kasih kepada si polisi dan polisi itu pergi.
Submitted by Team i-Humor on Kam, 10/16/2003 - 17:00.
Seorang suami sedang tidur lelap ketika istrinya membangunkannya dan berkata, "Sayang, ayo bangun ... aku mendengar suara aneh di belakang! Mungkin ada pencuri."
Selama menikah selama 20 tahun hal seperti itu hampir setiap hari terjadi. Istrinya selalu khawatir begitu mendengar suara-suara aneh dan berpikiran kalau ada pencuri yang akan masuk ke dalam rumah mereka. Kalau sudah dibangunkan begini mau tidak mau sang suami harus bangun dan memeriksa keadaan rumah, daripada tidurnya terganggu terus.
Tapi kali ini suara aneh itu betul-betul adalah suara seorang pencuri bersenjata yang sedang membobol pintu rumah mereka.
Submitted by Team i-Humor on Kam, 10/09/2003 - 17:00.
Dua orang kakek-kakek yang sudah pensiun sedang duduk di sebuah bangku di bawah pohon sambil ngobrol. Salah seorang kakek berkata kepada kakek yang satunya, "Bejo, sekarang aku berusia 73 tahun dan sekarang aku sering sakit-sakitan. Umurmu juga sama denganku, apakah kamu mengalami seperti yang aku rasakan?"
"Wahhh ... kalau aku malah merasa seperti bayi yang baru lahir," jawab Kakek Bejo.
"Benarkah!? Seperti bayi yang baru lahir!?" tanya kakek satunya tidak percaya.
"Iya ..., botak, ompong ..., bahkan saat ini aku sedang ngompol!"
Submitted by Team i-Humor on Sen, 06/30/2003 - 17:00.
Yuni masuk ke sebuah perpustakaan dan berdiri di depan seorang pegawai perpustakaan tersebut sambil berkata, "Saya mau komplain!"
"Ada apa, Nona?"
Minggu lalu aku meminjam sebuah buku dari perpustakaan ini, dan buku tersebut sangat tidak bermutu!"
"Memangnya kenapa, Nona?"
"Hurufnya kecil-kecil, tidak ada spasi, tidak ada paragrafnya, semuanya hanya huruf-huruf, tidak ada gambar menarik, dan yang paling menyedihkan, buku itu sama sekali tidak menceritakan apapun padahal ada banyak nama orang di dalamnya!"
Submitted by Team i-Humor on Sen, 06/09/2003 - 17:00.
Tersebar berita bahwa di sebuah Panti Jompo sering terjadi mukjizat. Warga kota berbondong-bondong datang berkunjung sambil berharap dapat menyaksikan mukjizat di panti jompo tersebut. Seorang kaya yang telah berhari-hari menunggu di tempat itu hampir putus asa karena tidak ada mukjizat apa pun, padahal ia sudah mengeluarkan banyak uang untuk biaya penginapan. Dengan sedikit rasa dongkol, ia mengeluh kepada seorang kakek, salah seorang penghuni panti jompo itu.
"Kakek, sudah lama tinggal di sini?"
"Sudah, Cu!"
Submitted by Team i-Humor on Sel, 04/29/2003 - 17:00.
"Saya tidak mampu mengikuti mata kuliah bahasa Inggris ini, Pak," kata seorang mahasiswa kepada dosen bahasa Inggrisnya. "Saya sudah berusaha keras untuk belajar, tapi semua keterangan dan pelajaran yang Anda berikan masuk di kedua kupingku, dan keluar lagi di kupingku yang lain."
"Kamu bilang ´masuk di kedua kupingmu dan keluar di kupingmu yang lain´?" tanya dosen itu dengan bingung, "Lho, kan kamu memang hanya punya dua kuping, kupingmu yang lain itu dimana?"
Dengan spontan mahasiswa itu berkata, "Nah ... Bapak dengar sendiri kan ... aku bukan hanya tidak bisa bahasa Inggris, tapi matematika juga!"
Submitted by Team i-Humor on Sel, 04/08/2003 - 17:00.
Di tengah suatu khotbah yang amat panjang dan berbelok-belok, seorang anak kecil dengan suara yang agak keras berbisik kepada ibunya, "Mami, Mami yakin kalau inilah satu-satunya jalan ke sorga?"
Kata Yesus kepadanya: /"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.* (Yohanes 14:6)
Sumber: Kumpulan Ilustrasi dan Humor Rohani 1, p.90.
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 11/24/2002 - 17:00.
Seorang pelayan rumah makan, berparas cantik, suatu ketika melayani turis asing yang langsung naksir melihatnya. Turis asing itu, tanpa sungkan-sungkan lagi, menyatakan cintanya dalam bahasa Inggris. Tapi si pelayan itu sedikitpun tidak paham bahasanya karena ia belum lama datang dari desa.
Mendengar perkataan turis asing itu, dengan langkah mantap dia masuk ke dalam dapur dan tidak beberapa lama dia keluar dan muncul di hadapan turis asing itu dengan membawa kain ´lap´.
/Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku.* (Yohanes 8:43)
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 11/17/2002 - 17:00.
Seorang guru taman kanak-kanak berjalan keliling kelasnya untuk melihat yang dikerjakan murid-muridnya pada pelajaran menggambar.
Ketika ia sampai pada seorang anak perempuan, ia bertanya apakah yang sedang digambarnya. Anak itu menjawab, "Saya sedang menggambar Tuhan."
Guru itu bertanya, "Tetapi tak ada orang yang tahu Tuhan itu seperti apa."
Jawab anak itu, "Sebentar lagi mereka akan tahu."
Kata Yesus kepadanya: /"Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."* (Yohanes 20:29)
Sumber: Kiriman dari Franky Nathanael <franky@>.
Submitted by Team i-Humor on Sab, 10/19/2002 - 17:00.
Seorang konglomerat mengajak dua anaknya jalan-jalan. Si anak lalu mengajak ayahnya untuk makan di sebuah restoran Jepang. Mereka mengambil baki masing-masing dan mulai memesan makanan.
Anak pertama menghampiri kasir, mengeluarkan uang Rp 50.000,00 kemudian pergi tanpa minta kembalian. Kemudian anak kedua juga melakukan hal yang sama, membayar dengan Rp 50.000,00 tanpa meminta uang kembalian.
Lalu giliran sang konglomerat yang bertanya berapa harga makanan yang ia pesan. Ternyata Rp 9.000,00. Si konglomerat mengeluarkan uang Rp 10.000,00 dan menunggu kembaliannya.
Submitted by Team i-Humor on Rab, 03/06/2002 - 17:00.
Seorang anak laki-laki dengan bahagia menyambut neneknya dan memeluknya sambil berkata, "Aku sangat senang bertemu denganmu, Nek. Sekarang mungkin Ayah akan segera melakukan sebuah aksi yang sudah Ayah janjikan."
Sang Nenek kebingungan. "Aksi apa yang akan dilakukan Ayahmu, sayang?"
Lalu sang cucu menjawab, "Aku dengar Ayah berkata pada Ibu bahwa Ayah akan pergi mendaki gunung bila nenek datang mengunjungi kita lagi!"
/Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."* (Yohanes 15:17)
Sumber: Funjokes.com.
|
|
| |