- 28/08/2008 - 05:38
Kisah Para Rasul

CEGUKAN
Submitted by Team i-Humor on Sel, 07/08/2003 - 17:00.Seorang laki-laki masuk ke sebuah apotek dan bertanya kepada si apoteker, apakah ada obat yang dapat menghilangkan cegukan.
Tiba-tiba si apoteker langsung menampar pipi pria tersebut.
"Kenapa Anda melakukan hal itu pada saya?" tanya si pria itu.
"Ohh ... itu adalah obat untuk mengatasi cegukan ... lihat Anda sudah tidak cegukan lagi!" kata si apoteker dengan bangganya.
"Memang saya tidak cegukan! Istrikulah yang sedang cegukan sekarang ini!"

ANEH
Submitted by Team i-Humor on Sab, 08/10/2002 - 17:00.|
Peter
|
:
|
"Hei, kenapa engkau memakai sepasang kaos kaki yang aneh seperti itu, yang di sebelah kanan biru dan yang di sebelah kiri hijau!?"
|
|
Jim
|
:
|
"Iya, ini betul-betul aneh, aku juga bingung. Soalnya di rumahku masih ada lagi satu pasang kaus kaki yang persis sama dengan kaus kaki yang aku kenakan ini."
|

SALAH
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 03/03/2002 - 17:00.Seorang laki-laki berjalan perlahan-lahan bersama orang banyak yang berdesakan sesudah menonton sepakbola. Tiba-tiba dilihatnya seseorang yang sudah dikenalnya berdiri di depannya. Sambil menepuk punggung orang itu keras-keras dia berkata, "Hai, Elmer, lama sekali tidak berjumpa. Apa kabar?"
Tetapi alangkah malunya dia ketika ternyata orang itu sama sekali tidak mengenalnya. "Maaf," katanya. "Saya kira Anda sahabat saya, Elmer. Sekali lagi maaf."
"Saya memaafkan Anda," kata si orang asing. "Tapi seandainya saya Elmer, mengapa Anda memukulnya begitu keras?"

HADIAH
Submitted by Team i-Humor on Sen, 02/25/2002 - 17:00.Seorang anak gubernur berusia lima tahun senang sekali memikirkan pesta ulang tahun yang akan dilangsungkan untuknya. "Mudah-mudahan banyak hadiah yang akan kuterima dalam pesta petang ini."
"Tidak baik memikirkan apa yang akan kau terima," kata ibunya. "Kau harus belajar bahwa kebahagiaan sejati berasal dari pikiran mengenai memberi."
"Baiklah," kata si kecil. "Mudah-mudahan banyak hadiah yang akan diberikan teman-temanku dalam pesta petang ini."
Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: /Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."*?? (Kisah Para Rasul 20:35)
Sumber: Aneka Kisah dan Gambar Hua Ha Ha Ha, p.104.

KETURUNAN
Submitted by Team i-Humor on Sab, 02/23/2002 - 17:00.Pulang sekolah, sambil berlari-lari Romi mendapati ibunya sambil bertanya:
"Bu, Pak Guru tadi bilang, sebenarnya kita ini keturunan monyet. Apa benar begitu, Bu?"
"Enggak tahu juga," sahut ibunya enggan. "Wong ... ibu belum mengenal semua keluarga ayahmu!"
Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. (Kisah Para Rasul 17:29)

SEBENTAR
Submitted by Team i-Humor on Sab, 01/12/2002 - 17:00.Seorang turis yang baru saja tinggal di Indonesia ingin berpergian ke Papua. Dengan bahasa Indonesia yang masih terbata-bata dia menelepon sebuah agen perjalanan.
"Berapa lama perjalanan menuju Papua?" tanya turis kepada petugas.
"Sebentar, Tuan" jawab petugas sambil mencari-cari buku informasi.
"Oh, terima kasih," jawab si turis sambil menutup telepon dengan wajah cerah.
Pergilah kepada bangsa ini, dan katakanlah: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap. (Kisah Para Rasul 28:26 )
Sumber: Kumpulan Banyolan Pilihan Ngebet Ketawa.

LAMPU
Submitted by Team i-Humor on Mgu, 11/11/2001 - 17:00.Di sebuah rumah sakit jiwa (RSJ) seorang pasien melaporkan ulah temannya kepada Mantri RSJ.
"Pak mantri ... pak Mantri liatin tuh si Bejo lagi gelantungan .... dan dia merasa dirinya adalah lampu ... wah gila deh tuh si Bejo ... ...... ??!!!" kata si pasien.
Pak Mantri senang sekali mendapat laporan dari pasien tersebut karena dia merasa bahwa terapinya terhadap pasien tersebut berhasil, buktinya dia sudah bisa tahu bahwa tindakan si Bejo adalah tindakan gila.
"Ya udah ... kamu yang udah agak waras, suruh si Bejo turun", kata Pak Mantri sambil tersenyum bahagia.

FOTOGRAFER
Submitted by Team i-Humor on Rab, 10/24/2001 - 17:00.Seorang fotografer dari sebuah surat kabar terkenal ditugaskan kantornya untuk meliput peristiwa kebakaran di sebuah hutan. Dia diperintahkan oleh atasannya untuk mengambil beberapa gambar yang memperlihatkan keberanian para pemadam kebakaran dalam usaha memadamkan api.
Pada waktu si fotografer tiba di tempat kejadian, ternyata dia tidak bisa mengambil gambar yang bagus karena asap yang begitu tebal dan banyaknya kerumunan orang. Dia berpikir bahwa mustahil bisa melakukan tugasnya dengan baik. Akhirnya dia mengajukan permohonan kepada atasannya untuk menyewa sebuah pesawat kecil agar dia dapat mengambil gambar dengan leluasa dari atas. Sang atasan menyetujui. Fotografer tersebut diberitahu untuk segera menuju ke bandara karena di sana pesawat sudah menunggunya.

SUMBANGAN
Submitted by Team i-Humor on Sen, 11/29/1999 - 17:00.Bu Endah sedang kecapekan dan depresi karena mengurus 4 orang anak majikannya yang masih kecil-kecil. Tiba-tiba pintu rumah diketuk, dan ternyata ada Ibu Amal, seorang aktivis gereja. Dia datang membawa map sambil berkata, "Sore Bu, maaf, begini nih, gereja kami kan sedang berencana membangun sebuah tempat penampungan anak-anak. Nah, barangkali ibu mau membantu menyumbangkan sesuatu untuk rumah penampungan tersebut...?"
"Oh ... ada!" kata Bu Endah dengan pandangan kesal, "Saya mau menyumbang 2 anak laki-laki, 1 balita dan 1 bayi, atau paling tidak salah satunya."

BAPAK MAU SELAMAT ?
Submitted by Team i-Humor on Sel, 10/19/1999 - 17:00.Ada seorang teman saya, kebetulan memiliki wajah yang lumayan sangar lah, tapi sudah bertobat, dan seperti kebiasaannya setiap dia mau ke gereja, baik naik kendaraan umum maupun bajaj, dia selalu bersaksi tentang Tuhan Yesus. Nah pas waktu sesudah kejadian tragedi Mei 1998, dia mau ke gereja.
Kebetulan susah sekali mencari kendaraan umum, akhirnya dia panggil bajaj.
Singkat cerita setelah sampai di gang, 1 blok sebelum sampai gereja, temen saya ini turun, kebetulan waktu itu lampu malamnya ada yang rusak jadi rada remang-remang. Dia mendekati si tukang bajaj, dengan wajah tersenyum (biar senyum juga masih keliatan rada sangar, hehehe), dia berkata ke tukang bajajnya : " Bapak mau Selamat ? " Eh si tukang bajajnya kaget dan ketakutan, langsung aja dia tancap gas kabur... Yang bingung temen saya, lah wong belum di bayar bajajnya udah kabur dulu... dan biasanya respon yang lainnya tidak seperti tadi, akhirnya malam-malam setelah pulang dia berdoa sama Tuhan : " Tuhan, kok orang tersebut kabur sich ?, emangnya ada apa dengan saya ? ", dan jawab Tuhan : " Kamu sudah benar pengucapannya tapi cuma satu kesalahanmu, yaitu menyampaikan kata-kata tersebut tidak tepat waktu dan tempat". Teman saya baru ingat bahwa memang sekarang ini lagi rawan, abis tragedi mei ... Akhirnya dia ketawa sekeras-kerasnya : HAHAHAHAHAHAHAHA.. dia mengucap syukur dan berkata : " Terima kasih Tuhan, mungkin waktunya tidak tepat, tempatnya tidak tepat, tapi Tuhan tetap menjaga aku dan tak kekurangan apapun juga, karena aku bisa naik bajaj .. GRATIS"

DETEKTIF
Submitted by Team i-Humor on Rab, 07/28/1999 - 17:00.Pada suatu hari diadakan kontes detektif professional sedunia. Yang berhak memasuki babak final adalah tiga orang detektif diantaranya seorang dari Amerika, Inggris dan Indonesia. Kasus yang harus mereka pecahkan adalah mengidentifikasi sebuah mummi yang diketemukan di pegunungan Andes.
Detektif pertama dari Amerika dengan metoda radio-karbon berhasil mengidentifikasi bahwa si mummi berumur 2222 tahun.
Detektif kedua dari Inggris mengidentifikasi bahwa umur mummi 2222 tahun dan pada waktu meninggal si mummi berumur 22 tahun.

BERTOBATLAH
Submitted by Team i-Humor on Sel, 06/09/1998 - 17:00.Di suatu hari, seorang kepala sekolah kebetulan tidak langsung pulang karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Karena lelah, ia pergi berjalan-jalan ke kebun dan melihat sekumpulan murid sekolah itu sedang berkerumun sehingga mengundang kecurigaan kepala sekolah ini. Padahal, baru seminggu yang lalu mereka itu dihukum karena tertangkap basah mencuri buah-buahan dari kebun sekolah.
"Selamat siang, anak-anak!"
"Selamat siang, Bu!"
"Sedang apa kalian di sini?"
"Mencari burung, Bu."