KHOTBAH TENTANG HARI PENGHAKIMAN

Tim i-Humor's picture

Dalam suatu khotbah yang berapi-api dengan tema kematian dan penghakiman akhir, pak pendeta berkata dengan penuh semangat, "Setiap anggota dari gereja ini akan mati dan menghadapi penghakiman akhir." Melirik ke bawah ke arah bangku depan, ia memerhatikan seorang pria dengan senyum yang lebar di wajahnya. Pak pendeta kemudian mengulangi perkataannya dengan lebih keras. "Setiap anggota dari gereja ini akan mati dan menghadapi penghakiman akhir!" Pria tersebut menganggukkan kepala dan tersenyum lebih lebar lagi. Hal ini sangat melukai hati pak pendeta. Ia menggedor mimbar dengan penuh empati ketika ia menyampaikan ultimatum: "Setiap anggota dari gereja ini akan mati dan menghadapi penghakiman akhir!!!" Meski semua orang dalam jemaat itu terlihat muram, pria yang duduk di bangku depan tadi masih tersenyum. Akhirnya pak pendeta turun dari mimbar, berdiri di depan pria itu, dan berteriak, "Saya bilang, setiap anggota dari gereja ini akan mati!" Pria itu justru terus tersenyum dengan sangat lebar. Seusai ibadah, pak pendeta langsung menghampiri pria tersebut.

"Saya tidak mengerti," kata pak pendeta dengan putus asa. "Ketika saya mengatakan bahwa setiap anggota dari gereja ini akan mati, senyum Anda justru terlihat makin lebar. Mengapa?"

"Saya bukan anggota dari gereja ini," jawab pria tersebut.

[Diterjemahkan dari: http://www.laughfactory.com/jokes/religious-jokes/4]

"Takut akan TUHAN itu suci, bertahan selama-lamanya. Penghakiman TUHAN itu benar, dan semuanya adil" (Mazmur 19:9, AYT)

Tinggalkan Komentar