GORDON

Tim i-Humor's picture

Pada masa-masa kejayaan kerajaan Inggris, Kementerian Luar Negeri menempatkan Miles Cavendish di Khartoum, Libya. Pemerintah kolonial menghias alun-alun kota dengan patung dramatis Jenderal Charles George Gordon yang sedang menunggang kuda. Gordon gugur dengan gagah berani pada tahun 1885 ketika Khartoum jatuh ke tangan pasukan Mahdi setelah pengepungan selama sepuluh bulan. Diabadikan dengan batu, Gordon sekarang akan mengawasi kota di atas kudanya yang penuh semangat.

Cavendish memiliki seorang putra. Anak laki-laki tersebut diberi nama Charles -- menurut Jenderal Gordon, tentunya. Cavendish merupakan seorang pegawai negeri sipil Inggris yang berdedikasi. Hatinya dipenuhi oleh semangat kewajiban kekaisaran dan kebanggaan diri. Ia menjadikan kewajiban bagi dirinya sendiri untuk membuat putranya terkesan dengan pentingnya patung tersebut. "Itu adalah Gordon," katanya kepada putranya, dan menundukkan kepalanya sendiri sambil mengheningkan cipta. Anak itu sangat menyukai patung tersebut dan hampir setiap hari ia pergi ke alun-alun untuk melihat Gordon. Ketika Kementerian Luar Negeri menginformasikan kepada Cavendish bahwa ia akan dipindahkan dari Khartoum ke Lahore, permintaan terakhir putranya sebelum meninggalkan kota adalah untuk pergi ke alun-alun untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Gordon. Sembari Miles memerhatikan, matanya dipenuhi dengan air mata. Dia berkata kepada dirinya sendiri, "Memang benar, ia mendetakkan detak jantung seorang Inggris sejati. Anak itu benar-benar diberi nama dengan tepat!"

Di atas kapal uap menuju Lahore, anak itu berpaling kepada ayahnya dengan serius dan berkata, "Ayah, aku punya satu pertanyaan yang selalu ingin aku tanyakan."

"Iya, anakku?"

"Ini tentang Gordon. Ada satu hal yang tidak aku mengerti."

"Apa itu, anakku?"

"Tolong beri tahu aku. Siapa pria aneh yang duduk di atas Gordon itu?"

[Diterjemahkan dari: http://www.jesussite.com/resources/jokes/]

"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya, ia tidak akan menyimpang dari jalan itu." (Amsal 22:6, AYT)

Tinggalkan Komentar