CENDOL

Pada suatu siang, di tengah cuaca yang sedang panas terik, seorang laki-laki brewok berniat membeli cendol untuk melepas dahaga.

Laki-laki brewok : Mas, beli cendolnya satu.
Tukang Cendol : Iya Mas, saya buatkan, tunggu sebentar.

Semenit kemudian, sudah terhidang segelas cendol siap untuk diminum. Secepat kilat cendolnya sudah berpindah tempat dari gelas ke perut laki-laki brewok tersebut.

Karena ada suatu kejanggalan pada cendol tersebut dan merasa tertipu, akhirnya laki-laki brewok itu dengan penuh keheranan bertanya ke tukang cendol.

Laki-laki brewok: Mas, dagang yang jujur, jangan nipu dong, masak saya beli cendol koq isinya cuma gula merah dan es doang? Cendolnya mana?

Tukang cendol : Maap-maap neh, saya dagang bukannya nipu, Mas.
Ngaca dulu dong, tuh cendolnya nempel semua di brewok sampeyan ...."

"Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik dari padamu." (Yeremia 5:25)

Kiriman: Dewani <d_wani(at)xxxx>

Tinggalkan Komentar