Humor Gereja

Tim i-Humor's picture

PIPI KIRI DAN KANAN

Setiap kali ke sekolah Minggu, Yohanes mendengarkan pesan gurunya yaitu, "Kasihilah sesamamu manusia, jika pipi kkananmu ditampar, berikan pipi kirimu." Sepulang sekolah Minggu Johannes ditampar temannya, Markus.

Setelah Markus menampar pipi kanannya, Yohanes berkata, "Markus... kamu lupa menampar pipi kiriku... Ayo, ini pipiku...!"

Markus: (Sambil berlari ketakutan Markus berpikir) Dia sakit ya...??

Tim i-Humor's picture

BOM

Ada seorang wartawan yang sedang mewawancarai seorang pendeta yang gerejanya dibom. Puji Tuhan ketika dibom gereja itu kosong sehingga tidak ada korban.

Wartawan: Bagaimana perasaan Bapak setelah gereja Bapak dibom?
Pendeta: Wah, Tuhan itu sangat baik Mas, dan saya sangat bersyukur.
Wartawan: Lho, mengapa Pak Pendeta malah senang?

Pendeta: Tenang dulu. Memang gereja itu sudah ingin kami renovasi, maka bom itu mememudahkan kami untuk membongkarnya.

Tim i-Humor's picture

KHOTBAH TENTANG DOSA KEBOHONGAN

Pengkhotbah memberitahu umatnya, "Minggu depan saya merencanakan untuk berkhotbah tentang dosa kebohongan. Untuk membantu Anda memahaminya, saya ingin Anda semua membaca Markus pasal 17."

Pada hari Minggu berikutnya, ketika bersiap menyampaikan khotbahnya, ia berkata, "Saya ingin tahu berapa banyak di antara Anda telah membaca Markus 17."

Semua orang mengacungkan jarinya. Pengkhotbah itu tersenyum dan berkata, "Markus hanya memiliki 16 pasal. Sekarang saya akan memulai khotbah saya tentang dosa kebohongan."

Tim i-Humor's picture

BERDOA MENURUT DAFTAR

Pendeta Andreas baru 3 bulan melayani di sebuah gereja. Pada suatu kebaktian Minggu, ia disodori daftar yang cukup panjang dari orang-orang yang sakit. Ia merasa kesulitan menghafal. Selain karena panjangnya daftar, ia juga belum mengenal semua anggota jemaat. Ia sudah berusaha mengingat sedemikian rupa daftar orang yang sakit, tetapi di tengah doa syafaatnya ia hanya ingat separuh dari daftar tersebut. Maka ia mengatakan, "Tuhan kami juga mendoakan Saudara-Saudara lainnya yang sakit sesuai dengan daftar anggota jemaat yang sakit, yang disodorkan pada saya hari ini."

Tim i-Humor's picture

BUKA CABANG DI SURGA

Pengusaha: Pak Pendeta, surga itu ramai atau sepi?

Pendeta: Mengapa Bapak bertanya begitu?

Pengusaha: Kalau surga ramai dan prospeknya bagus. Saya sedang berpikir untuk buka cabang perusahaan di sana!

Tim i-Humor's picture

DILARANG PARKIR DI SINI

Seorang pendeta mendapat kesukaran sehubungan dengan tempat parkir yang telah disediakan untuk dirinya di halaman gereja. Agaknya, para pengunjung gereja memarkir mobil mereka semaunya, walaupun jelas-jelas sudah ada tanda bahwa tempat itu diperuntukkan bagi orang tertentu.

Pendeta itu mengira bahwa tandanya kurang jelas sehingga ia minta ditambahkan, "Disediakan untuk pendeta". Namun kenyataannya, pengunjung gereja masih memarkir kendaraan mereka di tempat itu juga. Mungkin diperlukan tanda yang lebih tegas lagi, pikir sang pendeta. Kemudian ia mengubahnya menjadi: "Tuhan menyediakan tempat ini untuk hamba-Nya". Namun, hal ini pun tidak membuahkan sesuatu yang diharapkan.

Tim i-Humor's picture

KENANGAN PENGERAS SUARA

Seorang pria ingin membantu pelayanan gereja dengan menyumbang sebuah pengeras suara. Pendeta gereja tersebut sangat senang dan mengumumkan hal ini kepada jemaat.

Dia menjelaskan bahwa perangkat pengeras suara tersebut disumbangkan oleh seorang jemaat. Sang pendeta berkata, "Pengeras suara ini diberikan sebagai bentuk pelayanan dari seorang jemaat dan juga untuk mengenang sang istri yang telah meninggal."

Ternyata, semasa hidupnya, istri pria tersebut selalu berbicara dengan volume suara yang keras.

Tim i-Humor's picture

GEREJA DAN JERAMI

Pada suatu hari minggu, seorang petani sedang mengumpulkan jerami saat seorang pendeta datang berkunjung. Pendeta itu bertanya kepada petani tersebut apakah ia sudah ke gereja atau belum.

"Jujur, aku akan lebih memilih duduk di atas tumpukan jerami dan memikirkan gereja daripada aku duduk di gereja namun pikiranku tertuju pada jerami."

Tim i-Humor's picture

KHOTBAH PERTAMA KALI

Seorang pemuda berdiri di atas mimbar untuk membawakan khotbah pertamanya. Ia sangat gugup sampai-sampai ia hampir tidak dapat berbicara. Namun, ia telah menulis khotbah bagus yang panjang, jadi ia terus membacanya.

"Yang keras!" teriak seorang pria yang duduk di bagian belakang. "Kami tidak bisa mendengarmu di sini!"

Tim i-Humor's picture

KRITIK KHOTBAH

Pada akhir ibadah, seorang jemaat menemui pendeta tamu yang baru saja selesai berkhotbah dan mengkritiknya, "Tadi itu adalah khotbah terburuk yang pernah kudengar!"

PENDETA VS PETUGAS PARKIR

Seorang pendeta meninggalkan pesan pada secarik kertas yang diletakkan di antara kaca dan "wiper" mobilnya. Pesan itu berbunyi: "Sudah sepuluh kali saya berkeliling blok ini, tidak ada tempat parkir yang saya temukan, maka saya terpaksa parkir di sini. Ampunilah kami akan segala kesalahan kami."

UANG NGOBROL

Uang kertas 1 dolar ketemu dengan uang kertas 20 dolar, lalu bilang, "Hey, ke mana saja kamu? Aku jarang lihat kamu akhir-akhir ini."

Uang kertas dua puluh dolar menjawab, "Aku habis pergi dari kasino, naik kapal pesiar, lalu ke pertandingan bola, ke supermarket, dan hal-hal semacam itulah .... Kalau kamu?"

ROMO BARU

Seorang romo baru saja ditempatkan di sebuah rumah pastoran baru. Dan untuk pertama kali dia bertemu dengan seorang pembantu pastoran bernama Inem.

Tim i-Humor's picture

PENGINJILAN

"Pak Pendeta, apa rahasianya sehingga penginjilan Anda sangat berhasil?" tanya seorang jemaat kepada gembalanya.

Tim i-Humor's picture

TETANGGA BELAKANG

Pada suatu hari, seorang Pendeta mengunjungi seorang bapak tua yang tinggal di suatu tempat yang agak terpencil.

Tinggalkan Komentar